Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Gol Olivier Giroud sebagai Pengganti yang Berbuah Kemenangan 1-0
ilustrasi pemain (unsplash.com/tmystrishr)
  • Olivier Giroud telah mencetak 362 gol sepanjang karier klub dan tim nasional per Oktober 2026, dengan tiga gol sebagai pemain pengganti yang memastikan kemenangan 1-0.

  • Pada 20 November 2010, Giroud mencetak gol sundulan delapan menit setelah masuk sebagai pengganti, membawa Montpellier menang 1-0 atas Nice di Ligue 1.

  • Bersama Lille, Giroud mencetak penalti penentu melawan Freiburg pada Januari 2026 dan voli rebound kontra Lens pada Oktober 2026, keduanya memastikan kemenangan 1-0.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Olivier Giroud tercatat sudah mencetak 362 gol sepanjang kariernya, baik di level klub maupun tim nasional, berdasarkan data Transfermarkt per Oktober 2026. Dari jumlah yang begitu banyak tersebut, terdapat tiga yang layak mendapat predikat paling krusial. Pasalnya, striker kidal setinggi 1,93 meter yang lahir pada 30 September 1986 ini menciptakannya sebagai pengganti dan berhasil membawa timnya menang 1-0.

1. Sundulan Olivier Giroud membuat Montpellier menang 1-0 atas Nice pada 20 November 2010

Gol tunggal kemenangan pertama dalam karier Olivier Giroud yang dicetak sebagai pengganti tercipta pada 20 November 2010. Saat itu, ia memperkuat Montpellier melawan Nice di Stade du Ray, Nice, Prancis, dalam laga pekan ke-14 Ligue 1 Prancis 2010/2011. Giroud mulai terlibat dalam pertandingan pada menit 75 usai menggantikan Souleymane Camara.

Pemain yang memakai nomor punggung 17 tersebut akhirnya menghadirkan momen penentu 8 menit setelah beraksi. Giroud berhasil menanduk crossing yang dilepaskan Marco Estrada dari sisi kiri. Ia melakukannya dengan menaklukkan Gregory Paisley dalam duel udara. Hasil sundulannya sempat mengenai tanah sebelum masuk ke gawang yang dijaga David Ospina.

2. Lille mengalahkan Freiburg 1-0 pada 29 Januari 2026 berkat gol penalti Olivier Giroud pada menit tambahan

Setelah 20 November 2010, Olivier Giroud baru kembali mencetak gol yang menghasilkan kemenangan 1-0 dan menciptakannya sebagai pengganti pada 29 Januari 2026. Ia mempersembahkannya untuk Lille. Mereka menjamu Freiburg di Decathlon Arena-Stade Pierre-Mauroy, Lille, Prancis, untuk memainkan matchday terakhir fase liga Liga Europa 2025/2026. Lille sangat membutuhkan kemenangan demi lolos ke babak gugur. Namun, mereka menghadapi Freiburg yang lebih unggul karena sudah mengamankan tiket tersebut. Hasilnya, pertandingan pun berjalan ketat. Kedua tim sama-sama menciptakan peluang emas.

Lille kemudian mendapat angin besar pada menit 74. Mereka unggul jumlah pemain berkat Maximilian Eggestein yang mendapat kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras kepada Matias Fernandez-Pardo. Delapan menit berselang, Bruno Genesio akhirnya membuat pergantian. Pelatih Lille itu menarik keluar Romain Perraud serta Felix Correia dan memasukkan Calvin Verdonk serta Olivier Giroud. Saat pertandingan tampak akan selesai dengan skor imbang 0-0, Lille berhasil mendapat hadiah penalti pada menit 90+2 berkat pelanggaran Cyriaque Irie kepada Matias Fernandez-Pardo. Giroud lantas dipercaya sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna. Pemain dengan nomor punggung 9 ini menaruh bola ke kiri atas gawang yang dijaga Noah Atubolu.

3. Olivier Giroud menjadi supersub dalam kemenangan 1-0 atas Lens pada 30 Oktober 2026

Gol tunggal kemenangan ketiga yang dibuat Olivier Giroud sebagai pengganti tercipta dalam pertandingan istimewa. Ia dan Lille melakoni melakoni Derby du Nord melawan Lens pada 30 Oktober 2026. Mereka bermain di kandang, Decathlon Arena-Stade Pierre-Mauroy, dalam rangkaian pekan kesembilan Ligue 1 2026/2027 ini.

Setelah memulai pertarungan dari bangku cadangan, Giroud akhirnya masuk ke lapangan pada menit 73. Ia menggantikan Ethan Mbappe. Giroud kemudian mencetak gol krusialnya pada menit 86. Ia menjadi orang tercepat yang berhasil menguasai rebound di kotak penalti yang berasal dari tendangan jarak jauh Nabil Bentaleb yang ditepis Robin Risser. Giroud lantas menuntaskan peluang dengan tembakan voli kaki kiri pada sentuhan pertama.

Tiga gol di atas memiliki nilai yang unik bagi Giroud karena ia mencetaknya sebagai pengganti dan berhasil mempersembahkan kemenangan 1-0. Menariknya, ada jeda hingga 16 tahun antara gol pertama dan kedua serta ketiganya. Namun, itu justru bisa menjadi gambaran perjalanan kariernya. Ia baru memulai kiprahnya ketika melakukannya untuk pertama kali dan tengah berada pada fase akhir kala membuat yang kedua serta ketiga. Lantas, akankah Giroud menambah koleksi gol serupa?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article