Performa 6 Debutan NBA All-Star Game pada Edisi 2026

- Deni Avdija menjadi starter di dua laga Team World, mencetak 5 poin, 1 rebound, dan 4 assist.
- Jamal Murray tampil selama 21 menit di Team World, dengan perincian 8 poin, 4 rebound, dan 8 assist.
- Norman Powell memulai laga sebagai pemain cadangan di Team World, mencetak total 5 poin, 2 rebound, dan 2 assist.
NBA All-Star Game 2026 telah berlangsung pada Senin (16/2/2026). Pada edisi kali ini, Team Stars yang diisi oleh deretan pemain muda, berhasil keluar sebagai juara setelah melewati sistem round-robin dan Championship.
NBA All-Star Game 2026 memberi kesan bagi enam pemain debutan yang baru pertama kali tampil di ajang ini. Seperti apa performa keenam pemain tersebut pada NBA All-Star Game pertamanya?
1. Deni Avdija menjadi starter di dua laga Team World
Deni Avdija baru menjalani debut di NBA All-Star Game pada edisi 2026. Meski begitu, ia langsung mendapatkan kesempatan untuk bermain sebagai starter di Team World. Pemain Portland Trail Blazers asal Israel ini tampil 15 menit dari 2 laga. Hasilnya, ia mencetak 5 poin, 1 rebound, dan 4 assist. Sayangnya, Team World gagal menembus Championship dan tidak menjadi juara.
2. Jamal Murray tampil selama 21 menit di Team World
Serupa dengan Deni Avdija, Jamal Murray juga menjadi starter di dua laga yang dijalani Team World. Pemain asal Kanada tersebut mencatat 21 menit, dengan perincian 10 menit melawan Team USA Stripes dan 11 menit melawan Team USA Stars. Secara statistik, pemain Denver Nuggets tersebut menyumbang 8 poin, 4 rebound, dan 8 assist.
3. Norman Powell memulai laga sebagai pemain cadangan di Team World
Sempat masuk Team USA Stars, Norman Powell akhirnya bergabung dengan Team World pada NBA All-Star Game 2026. Namun, pemain Miami Heat ini memiliki nasib yang berbeda dengan dua nama sebelumnya. Pemain keturunan Jamaika ini memulai laga dari bangku cadangan. Meski begitu, ia bisa mencatat 14 menit dari 2 laga. Secara total, ia mencetak 5 poin, 2 rebound, dan 2 assist.
4. Chet Holmgren melempem di round-robin, tetapi bersinar di Championship
Chet Holmgren tergabung ke dalam Team USA Stars bersama deretan pemain muda. Pada round-robin, center Oklahoma City Thunder ini tampil melempem. Ia hanya mencetak 2 poin, 1 rebound, dan 1 assist dari 12 menit dalam 2 laga. Namun, pada partai Championship/final, ia tampil bersinar. Melawan Team USA Stripes, ia mencetak 8 poin dan 2 rebound dalam 6 menit.
5. Jalen Duren menjadi center utama Team USA Stars
Jalen Duren dipilih sebagai center utama di Team USA Stars. Pemain Detroit Pistons itu tak membuang kesempatan tersebut. Ia unjuk gigi dengan mencetak 9 poin, 7 rebound, dan 5 assist pada 2 laga (13 menit) round-robin. Sedangkan, pada Championship, ia mencetak 6 poin, dan 4 rebound dari 7 menit.
6. Jalen Johnson menjadi pemain cadangan di Team USA Stripes
Jalen Johnson menjadi pemain cadangan di Team USA Stripes. Meski begitu, small forward Detroit Pistons ini tetap memberikan kontribusi besar untuk keberhasilan timnya. Pada round-robin, ia mencetak 10 poin, 4 rebound, dan 1 assist dari 2 laga (12 menit). Pada Championship kontra Team USA Stars, ia mencetak 4 poin dan 1 assist selama 7 menit.
Chet Holmgren, Jalen Duren, dan Jalen Johnson yang tergabung dalam Team USA Stars berhasil menjadi juara turnamen NBA All-Star Game 2026. Ini menjadi pengalaman yang sangat baik bagi karier mereka ke depannya.

















