Guardiola Santai soal Perburuan Gelar: Gak Rumit, Cuma Harus Menang

- Manchester City tertinggal lima poin dari Arsenal dan wajib menang di dua laga sisa sambil berharap The Gunners terpeleset untuk menjaga peluang juara Premier League.
- Pep Guardiola menegaskan fokus utama timnya adalah mengalahkan Bournemouth yang sedang dalam performa luar biasa dengan rekor 17 laga tanpa kekalahan.
- Guardiola menyadari Bournemouth lebih diuntungkan karena waktu istirahat lebih panjang, namun tetap menuntut semangat tinggi dari skuadnya demi mempertahankan asa juara.
Jakarta, IDN Times - Skenario Manchester City untuk mengangkat trofi Premier League musim ini menjadi lebih rumit. Posisi mereka menjadi kurang diuntungkan setelah Arsenal membungkam Burnley di pekan ke-37, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB.
The Citizens kini terpaut lima poin dari Arsenal. Selain harus menyapu bersih dua laga sisa kontra Bournemouth dan Aston Villa, mereka juga harus berharap The Gunners terpeleset di markas Crystal Palace pada laga pamungkasnya.
Peluang ManCity juga dipastikan buyar jika gagal membekuk Bournemouth pada dini hari WIB nanti. Namun menariknya, Pep Guardiola sang manajer ternyata menyikapi perburuan gelar tersebut dengan amat santai.
1. Fokus hajar Bournemouth dulu
Ketika ditanya mengenai pandangannya terkait persaingan gelar, Guardiola menyatakan, semua itu tidak rumit. Mereka cuma harus memenangi dua laga sisa, dan fokus lebih dulu untuk membungkam Bournemouth.
"Bournemouth, Bournemouth, Bournemouth. Tidak rumit, kami harus menang, lalu lanjut menghadapi Aston Villa. Satu-satunya peluang kami adalah menang. Kalau tidak, semuanya selesai," kata Guardiola di laman resmi klub.
2. Bournemouth ancaman besar
Namun, Bournemouth dipastikan menjadi ancaman besar bagi Erling Haaland dan kolega, apalagi bermain di Vitality Stadium. Rekornya begitu mentereng, tak terkalahkan dalam 17 laga terakhir.
Hanya saja, catatan tersebut justru mendongkrak ambisi ManCity. Selain untuk menjaga kans juara, mematahkan rekor fantastis The Cherries terasa begitu membanggakan.
"Tujuh belas pertandingan tanpa kalah. Rekor itu luar biasa. Apa yang mereka lakukan setelah kehilangan tiga pemain di lini belakang musim lalu yang sukses, lalu tetap bisa menjalani 17 laga tanpa kalah, itu luar biasa. Mereka selalu sulit dihadapi. Sejak musim lalu, pertandingan melawan mereka selalu berat," ucap Guardiola.
3. Bournemouth lebih diuntungkan?
Terlepas dari performa impresif Bournemouth, Guardiola menilai tuan rumah memiliki keuntungan dari segi waktu pemulihan. Bournemouth memiliki jeda 10 hari, sedangkan ManCity hanya punya tiga hari setelah membungkam Chelsea di final Piala FA pada akhir pekan lalu.
Tak hanya itu, Bournemouth juga masih memburu tiket Liga Champions sehingga dipastikan tampil habis-habisan. Guardiola pun meminta anak asuhnya juga menunjukkan semangat dan daya juang yang sama.
"Kami punya tiga hari persiapan, sedangkan mereka punya 10 hari. Mereka bermain untuk lolos ke Liga Champions. Ya memang seperti ini adanya, tapi kami tahu persis apa yang harus dilakukan," ujar Guardiola.




.jpg)













