Tiga Nama yang Bisa Jadi Suksesor Guardiola di ManCity
.jpg)
- Pep Guardiola dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim, menandai berakhirnya era sukses satu dekade bersama klub tersebut.
- Luis Enrique disebut sebagai kandidat potensial karena gaya kepelatihannya mirip Guardiola dan rekam jejak sukses di Barcelona serta PSG.
- Cesc Fabregas dan Enzo Maresca juga masuk radar; Fabregas tampil impresif bersama Como, sementara Maresca punya pengalaman Premier League dan hubungan erat dengan ManCity.
Jakarta, IDN Times - Pep Guardiola disebut-sebut bakal menyudahi masanya di Manchester City. Sosok asal Spanyol itu diberitakan akan cabut dari ManCity pada akhir musim nanti.
Kepergian Guardiola ini menandai akhir sebuah era. Selama satu dekade, dia sudah mengubah ManCity jadi salah satu kekuatan nyata di sepak bola Inggris. Seiring kepergiannya. Siapakah yang bisa jadi suksesor Guardiola di ManCity?
1. Luis Enrique
Luis Enrique adalah kompatriot Guardiola semasa jadi pemain. Selepas jadi manajer, dia memiliki pendekatan yang dekat dengan Guardiola, plus pernah melanjutkan estafet kepelatihan di Barcelona B pada 2008.
Selama satu dekade terakhir, Enrique juga jadi salah satu manajer yang disegani di Eropa. Dia sempat mereguk sukses bersama Barcelona di level klub, lalu membawa Paris Saint-Germain (PSG) merengkuh gelar Liga Champions.
2. Cesc Fabregas
Selain Enrique, nama lain yang layak menjadi suksesor Guardiola adalah Cesc Fabregas. Sebagai pemain, dia mengidolakan sosok Guardiola. Kini sebagai manajer, dia memeragakan sepak bola atraktif.
Tidak jauh dengan identitas ala Barcelona, Fabregas mengembangkan taktiknya di Como berbasis penguasaan bola dan pressing agresif. Berkat itu, Como pun jadi salah satu kejutan di Serie A musim ini.
3. Enzo Maresca
Enzo Maresca jadi kandidat kuat pengganti Guardiola di ManCity. Dia memang punya hubungan kuat dengan Guardiola, karena pernah bekerja di akademi ManCity serta jadi bagian dari staf pelatih Guardiola.
Selama menangani Chelsea, Enzo Maresca membuat tim asal London itu punya identitas permainan. Dia memiliki pengalaman di Premier League juga, dan itu jadi nilai plus baginya untuk jadi suksesor Pep Guardiola di ManCity.

















