Guardiola Berhasil Membawa ManCity LebihAkrab Dengan Trofi

- Pep Guardiola mulai melatih Manchester City pada musim 2016/17 dan berhasil mentransformasi klub setelah masa adaptasi di Premier League.
- Sejak 2017/18, ManCity selalu jadi penantang utama gelar dengan enam titel Premier League, termasuk empat kali beruntun dari 2020 hingga 2024.
- Guardiola juga membawa ManCity menjuarai berbagai kompetisi seperti Liga Champions, Piala FA, Carabao Cup, hingga Piala Dunia Antarklub sebelum kabar kepergiannya muncul.
Jakarta, IDN Times - Manchester City sejatinya merupakan tim yang tidak begitu dekat dengan trofi. Bahkan, setelah era Sheikh Mansour dimulai, trofi tidak langsung datang. Semua berubah seiring kedatangan Pep Guardiola.
Guardiola hadir pada musim 2016/17 di ManCity. Di musim perdana, dia tak langsung membawa ManCity meraiih trofi. Dia meenyesuaikan diri, mempelajari Premier League, dan akhirnya melakukan transformasi di klub pasca musim 2016/17.
1. Selalu membawa ManCity jadi penantang gelar liga
Memasuki musim 2017/18, Guardiola selalu membuat ManCity jadi penantang gelar liga. Hal itu tak lepas dari suksesnya transformasi yang dia lakukan, plus kemampuannya memahami Premier League selama semusim.
Tak heran, ManCity meraih enam titel Premier League sejak 2016 sampai sekarang, dan empat didapat secara beruntun mulai 2020 sampai 2024. Ini jadi torehan spesial, mengingat ManCity sebelumnya bukan siapa-siapa.
2. Akrab juga dengan trofi lain
Tak cuma membawa ManCity akrab dengan trofi Premier League, Guardiola juga bikin The Citizen akrab dengan trofi-trofi lain. Mereka jadi rutin juga merasakan trofi Piala FA, Carabao Cup, dan Community Shield.
Bahkan, Guardiola berhasil membawa ManCity juara Liga Champions pada 2022/23, serta jadi runner-up pada 2020/21. Dia juga membawa ManCity meraih trofi Piala Super Eropa dan Piiala Dunia Antarklub pada 2023.
Plus, Guardiola sempat membawa ManCity meraih treble domestik (meraih Premier League, Piala FA, dan Carabao Cup dalam satu musim). Itu terjadi pada 2018/19, dan ManCity jadi yang pertama melakukannya.
3. Warisan bagi ManCity seiring kepergian Guardiola
Akhir musim ini, Guardiola dikabarkan akan pergi dari ManCity. Banyak yang menyebut, sekarang ManCity tengah dalam masa transisi, dan hal tersebut menjadi alasan dari potensi kepergian Guardiola.
Kendati demikian, ManCity sejatinya tak perlu khawatir. Guardiola sudah meninggalkan sesuatu bagi mereka, yakni mentalitas juara dan keakraban dengan trofi. Mereka hanya tinggal perlu menjaganya.

















