- 2013: Finis kedua;
- 2014: Finis pertama;
- 2015: DNF;
- 2016: Finis keempat;
- 2017: DNF;
- 2019: Finis kedua;
- 2021: DNF;
- 2023: DNF;
- 2024: Finis keempart;
- 2025: Finis ketiga.
Faktor yang Dapat Menyulitkan Marc Marquez di GP Inggris 2026

- Marc Marquez memasuki GP Inggris 7–9 Agustus 2026 dengan tiga kemenangan balapan utama dari empat seri terakhir, menempati posisi ketiga klasemen dan tertinggal 18 poin dari Jorge Martin.
- Silverstone dinilai sangat menuntut fisik karena tikungan cepat dan perubahan arah berkecepatan tinggi, sementara cuaca tak menentu dapat mengubah hasil; karakter serupa Assen sempat menyulitkan bahu Marquez.
- Rekor Marquez di Silverstone belum konsisten: ia baru sekali menang pada 2014, mencatat empat DNF, dan finis ketiga pada 2025.
MotoGP bakal menggelar pekan balap GP Inggris pada 7–9 Agustus 2026. Pembalap bakal adu cepat guna meraup hasil maksimal, tak terkecuali Marc Marquez. Pembalap Ducati Lenovo Team itu masih terlibat dalam persaingan titel juara MotoGP 2026.
Ia terpaut 18 poin dari Jorge Martin yang berada di puncak klasemen. Namun, Marquez bakal menghadapi tantangan sulit saat tampil di Sirkuit Silverstone akhir pekan ini. Hal tersebut berkaitan dengan karakteristik sirkuit yang berpotensi menjadi batu sandungan untuknya.
1. Marc Marquez mengantongi hasil oke pada 4 seri balap terakhir sebelum jeda musim panas MotoGP 2026
Marc Marquez datang ke Sirkuit Silverstone berbekal hasil mentereng dalam empat balapan terakhir MotoGP 2026. Pembalap bernomor motor 93 itu meraih tiga kemenangan pada balapan utama GP Hungaria, Republik Ceko, dan Jerman. Selain itu, Marquez finis terdepan pada balapan sprint GP Hungaria dan Jerman.
Capaian pada periode tersebut membuat Marquez mengumpulkan 119 poin dari 148 poin yang tersedia. Hal ini mengerek posisi pemilik tujuh gelar juara dunia itu di klasemen sementara. Marquez kini menduduki peringkat ketiga dengan perolehan 190 poin.
Sebelumnya, Marquez sempat terdampar di peringkat kedelapan pascabalapan GP Italia. Ia tertinggal 102 poin dari Marco Bezzecchi yang ketika itu menjadi pemuncak klasemen. Marquez mengaku senang atas pencapaiannya sebelum jeda musim panas, terutama saat sapu bersih kemenangan pada pekan balap GP Jerman.
"GP Jerman adalah akhir pekan yang sempurna karena kami bisa memanfaatkan tiap kesempatan dan mencetak poin. Ini membuatku naik ke posisi ketiga di klasemen. Aku menggunakan jeda musim panas tidak hanya untuk sedikit bersantai, tetapi juga untuk mengisi ulang energi dan melanjutkan latihan," kata Marc Marquez dilansir Crash.
2. Marc Marquez menyoroti faktor yang berpotensi menyulitkan sepanjang pekan balap MotoGP Inggris 2026
Meski menorehkan torehan bagus sebelum jeda musim panas, Marc Marquez tetap menyoroti faktor yang dapat menyulitkan pada pekan balap GP Inggris 2026. Pembalap asal Spanyol itu menyebut Sirkuit Silverstone sebagai sirkuit yang menuntut kondisi fisik pembalap. Itu tak lepas dari karakteristik sirkuit yang memiliki banyak tikungan cepat serta perubahan arah cepat berkecepatan tinggi.
"Silverstone adalah trek yang panjang dan sangat menuntut. Ada banyak kekuatan fisik yang dibutuhkan saat balapan di sana. Selain itu, faktor cuaca yang tidak menentu bisa sepenuhnya mengubah hasil balapan," jelas Marc Marquez dikutip situs resmi Ducati.
Karakteristik Sirkuit Silverstone bisa dibilang mirip dengan Sirkuit Assen. Keduanya punya banyak tikungan serta perubahan arah yang cepat. Hal inilah masalah yang Marquez hadapi sepanjang pekan balap GP Belanda 2026.
Alih-alih tampil agresif, Marquez lebih memilih pendekatan minim risiko agar kondisi bahunya tidak memburuk pascaoperasi yang dilakukan Mei 2026. Pendekatan itu setidaknya membuat Marquez menuntaskan balapan di zona poin. Kakak kandung Alex Marquez itu meraup total 13 poin setelah finis keenam pada balapan sprint dan berada di posisi ketujuh pada balapan utama.
3. Marc Marquez baru meraih kemenangan di Sirkuit Silverstone sepanjang kiprahnya di kelas utama
Rekam jejak Marc Marquez saat menjalani balapan di Sirkuit Silverstone memang tidak terlalu mengilap. Berdasarkan data per 6 Agustus 2026, Marquez baru mencetak satu kemenangan pada 2014. Ketika itu, ia finis terdepan saat memperkuat Repsol Honda.
Pada 2025, Marquez menuntaskan balapan utama GP Inggris di posisi ketiga. Ia berjarak 5,929 detik dari Marco Bezzecchi yang naik podium tertinggi. Adapun hasil balapan utama Marquez di Sirkuit Silverstone sepanjang kariernya di kelas utama adalah sebagai berikut:
Peningkatan performa pada fase akhir paruh pertama MotoGP 2026 bisa menjadi modal penting bagi Marc Marquez menyongsong GP Inggris. Namun, karaketistik Sirkuit Silverstone serta faktor cuaca dapat menyulitkan langkahnya untuk meraih hasil terbaik. Selain itu, Marquez juga harus mewaspadai kekuatan rivalnya yang terlibat dalam perebutan gelar juara. Akankah Marquez menambah jumlah kemenangannya di Sirkuit Silverstone pada balapan kali ini?


















