7 Pemain Indonesia yang Naik Peringkat BWF Usai Taipei Open 2026

- Usai Taipei Open 2026, tujuh wakil Indonesia memperbaiki ranking BWF dari 16 peserta yang tampil di turnamen Super 300 Taipei, 28 Juli–2 Agustus.
- Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjuarai ganda putra dan melonjak 20 posisi ke peringkat 58 dunia; Rehan/Gloria semifinalis, naik 21 tingkat ke posisi 74.
- Di sektor tunggal, Prahdiska, Yusuf, Richie, dan Dhinda naik ke peringkat 41, 46, 65, dan 69; Renaldi/Masita juga meningkat sembilan tingkat ke posisi 121.
BWF memperbarui daftar peringkat dunia usai Taipei Open 2026. Sejumlah pemain Indonesia turut mengalami perubahan posisi dalam artian positif. Kenaikan itu terjadi berkat hasil yang mereka raih selama di Taiwan.
1. Prahdiska Bagas Shujiwo naik dua tingkat
Prahdiska Bagas Shujiwo menjadi salah satu wakil Indonesia yang mengalami peningkatan peringkat BWF usai Taipei Open 2026. Meski langkahnya terhenti pada babak kedua karena kalah dari wakil Malaysia, Justin Hoh, melalui pertarungan tiga game, performanya tetap membawa tambahan poin dalam ranking dunia. Prahdiska naik dua tingkat dengan menempati posisi ke-41 dunia dalam daftar peringkat BWF terbaru.
2. Muhamad Yusuf kini menduduki peringkat ke-46 dunia
Muhamad Yusuf juga berhasil memperbaiki posisinya dalam daftar peringkat BWF terbaru usai tampil di Taipei Open 2026. Meski harus tersingkir pada babak kedua karena kalah dari wakil Jepang, Yudai Okimoto, dalam dua game langsung, ia memperoleh tambahan poin penting. Hasil tersebut membuat Yusuf naik satu tingkat dan kini menempati peringkat ke-46 dunia.
3. Richie Duta Richardo naik lima tingkat dari peringkat sebelumnya
Satu lagi tunggal putra Indonesia yang mengalami peningkatan peringkat BWF usai Taipei Open 2026. Ia adalah Richie Duta Richardo. Richie memang terhenti pada babak kedua karena kalah dari wakil Korea Selatan, Yoo Tae Bin, melalui pertandingan ketat tiga game. Meski demikian, hasil tersebut membuat Richie naik lima tingkat dengan berada di peringkat ke-65 dunia saat ini.
4. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi naik empat tingkat
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menjadi wakil Indonesia berikutnya yang mengalami peningkatan peringkat BWF usai Taipei Open 2026. Memulai turnamen dari kualifikasi, Dhinda melaju hingga ke babak kedua sebelum dihentikan wakil India, Devika Sihag, yang merupakan unggulan kedelapan, dalam dua game langsung. Hasil tersebut membuatnya naik empat tingkat dan kini menempati peringkat ke-69 dunia.
5. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin naik 20 tingkat
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi wakil Indonesia dengan peningkatan peringkat paling signifikan usai Taipei Open 2026. Berstatus sebagai unggulan kedelapan, pasangan ini tampil gemilang dengan merebut gelar juara ganda putra karena mengalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai, yang merupakan unggulan kelima, dalam dua game langsung di final. Keberhasilan tersebut membuat Leo/Daniel naik 20 tingkat dengan menduduki peringkat ke-58 dunia saat ini.
6. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja juga naik cukup signifikan
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia yang melaju hingga ke semifinal Taipei Open 2026. Langkah mereka terhenti karena kalah dari pasangan unggulan kedelapan asal Jepang, Yuta Watanabe/Maya Taguchi, pada empat besar. Meski gagal mencapai final, pencapaian tersebut membuat Rehan/Gloria naik 21 tingkat dan kini menempati peringkat ke-74 dunia.
7. Renaldi Samosir/Masita Mahmudin naik sembilan tingkat
Renaldi Samosir/Masita Mahmudin menjadi wakil ganda campuran Indonesia lainnya yang mengalami peningkatan peringkat BWF usai Taipei Open 2026. Meski harus tersingkir pada laga perdana karena kalah dari pasangan Malaysia, Chen Tang Jie/Clarissa San, melalui pertarungan tiga game, mereka tetap memperoleh tambahan poin. Hasil tersebut membuat Renaldi/Masita naik sembilan tingkat dengan menempati peringkat ke-121 dunia saat ini.
Perubahan peringkat BWF usai Taipei Open 2026 menunjukkan hasil yang beragam bagi para wakil Indonesia di lima sektor yang diikuti. Meski tidak semuanya berhasil melangkah jauh di turnamen, beberapa pemain dan pasangan mampu memanfaatkan kesempatan untuk mengumpulkan poin dan memperbaiki posisi di ranking dunia. Catatan ini menjadi modal penting bagi mereka untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.



















