Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hasil 3 Keikutsertaan Pertama Turki di Piala Dunia, Gagal pada 2026
ilustrasi fans Timnas Turki (pexels.com/Omar Ramadan)
  • Turki pertama kali tampil di Piala Dunia 1954, menang besar atas Korea Selatan namun tersingkir setelah dua kali kalah dari Jerman.
  • Pada edisi 2002, Turki mencetak sejarah dengan finis di peringkat ketiga setelah menyingkirkan Jepang dan Senegal sebelum kalah dari Brasil.
  • Di Piala Dunia 2026, Turki gagal lolos fase grup usai kalah dari Australia dan Paraguay, meski menutup turnamen dengan kemenangan atas Amerika Serikat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Piala Dunia 2026 menjadi keikutsertaan ketiga sepanjang sejarah Tim Nasional Turki. Mereka bersaing dengan Amerika Serikat, Paraguay, dan Australia pada fase grup. Sayangnya, kesempatan itu tak mampu dimaksimalkan. Arda Guler dan kolega harus pulang lebih awal karena gagal tampil kompetitif. Lalu, bagaimana hasil dari dua keikutsertaan sebelumnya?

1. Timnas Turki disingkirkan Jerman pada putaran pertama edisi 1954

Timnas Turki tampil pertama kali di Piala Dunia pada 1954. Pada laga pertama fase grup, mereka tak mampu berbuat banyak hingga takluk 1-4 dari Jerman. Turki sejatinya memulai laga dengan baik hingga unggul lebih dahulu lewat gol Suat Mamat pada menit 2. 

Namun, skuad besutan Sandro Puppo bangkit pada laga berikutnya. Tak tanggung-tanggung, mereka melibas Korea Selatan dengan skor telak 7-0. Dengan torehan poin yang sama dengan Jerman, Turki harus menjalani duel dengan Jerman pada putaran pertama untuk mengunci satu tempat pada perempat final.

Sayangnya, Turki kembali tak mampu memberi perlawanan terhadap Die Mannschaft. Bertanding di Hardturm pada 23 Juni 1954, mereka takluk dengan skor 2-7. Hasil negatif ini membuat langkah Turki resmi terhenti dan tak layak tampil pada perempat final.

2. Timnas Turki menempati peringkat ketiga pada 2002

Setelah penantian panjang, Timnas Turki akhirnya kembali tampil di Piala Dunia pada 2002. Mereka berhasil lolos dari fase grup dengan torehan empat poin. Setelah kalah dari Brasil pada laga pertama dan imbang dengan Kosta Rika pada laga kedua, mereka mengalahkan China dengan skor telak 3-0 pada laga ketiga. 

Turki melaju ke perempat final dengan mengalahkan Jepang yang berstatus sebagai tuan rumah pada babak 16 besar. Gol tunggal Umit Davala menjadi penentu hasil pada laga tersebut. Turki lantas melangkah lebih jauh usai menyingkirkan Senegal dengan sebuah gol pada babak tambahan waktu di perempat final.

Turki kembali dipertemukan dengan Brasil pada semifinal. Sayangnya, lagi-lagi Selecao menang dan membuat Turki harus melakoni duel kontra Korea Selatan dalam laga penentuan peringkat ketiga. Meski gagal mencapai final, setidaknya Turki menutup kiprah mereka dengan hasil positif berkat keunggulan tipis 3-2 atas Korea Selatan. Selain Hakan Sukur yang menyita perhatian dengan mencetak gol pada menit 1 dalam laga tersebut, ada Ilhan Mansiz yang tampil apik dengan mencetak brace.

3. Timnas Turki tersingkir pada fase grup edisi 2026

Usai lebih dari 2 dekade, Timnas Turki kembali ke Piala Dunia pada 2026. Mereka mengunci satu tempat pada fase grup usai mengalahkan Kosovo dengan skor tipis 1-0 pada fase play-off. Sayangnya, kesempatan yang menghampiri tak mampu dimaksimalkan.

Turki gagal meraih poin pada laga pertama. Bertanding dengan Australia di BC Place pada 14 Juni 2026, mereka takluk dengan skor 0-2. Setelah kebobolan oleh gol Nestory Irankunda pada menit 27, gawang tim besutan Vincenzo Montella kembali kebobolan oleh gol Connor Metcalfe pada menit 75. 

Hasil negatif kontra Paraguay pada laga kedua lantas memastikan terhentinya langkah Turki di ajang ini. Gol Matias Galarza pada menit 2 menjadi satu-satunya gol pada laga tersebut. Ketika telah dipastikan tersingkir, Turki justru baru meraih kemenangan pada laga ketiga. Arda Guler dan kolega membungkam Amerika Serikat dengan keunggulan tipis 3-2. 

Dari tiga keikutsertaan pertama di Piala Dunia, Timnas Turki mencatatkan hasil yang beragam, mulai dari tersingkir pada putaran pertama, meraih peringkat ketiga, hingga gagal melewati fase grup. Prestasi pada edisi 2002 masih menjadi pencapaian terbaik mereka sepanjang sejarah tampil di turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut. Kini, Turki harus kembali menunggu kesempatan berikutnya untuk membuktikan diri mampu mengulang, atau bahkan melampaui, pencapaian bersejarah tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article