5 Pencetak Gol Termuda di UEFA Super Cup, Brian Madjo Pecahkan Rekor!

- Brian Madjo mencetak gol pada usia 17 tahun 7 bulan, memecahkan rekor pencetak gol termuda UEFA Super Cup saat Aston Villa kalah 1-2 dari PSG pada 2026.
- Madjo menyamakan skor lewat umpan silang John McGinn, sebelum Desire Doue memastikan kemenangan PSG. Ia melampaui rekor lama Patrick Kluivert, yang mencetak gol pada usia 19 tahun 7 bulan 6 hari.
- Daftar pencetak gol termuda berikutnya mencakup Marco Asensio, David Fairclough, dan John Arne Riise; masing-masing turut mencetak gol dalam kemenangan Real Madrid atau Liverpool di UEFA Super Cup.
Aston Villa mesti menderita kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) pada partai UEFA Super Cup 2026. Mentas di Red Bull Arena Salzburg, Austria, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB, Aston Villa kalah 1-2. Meski gagal juara, salah satu pemain Aston Villa mampu mencetak sejarah. Brian Madjo mencuri atensi dengan membuat gol untuk Aston Villa. Ia memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda di UEFA Super Cup pada usia 17 tahun 7 bulan.
1. Brian Madjo memecahkan rekor pencetak gol termuda pada usia 17 tahun 7 bulan
Brian Madjo mencuri atensi ketika dipercaya starter oleh pelatih Aston Villa, Unai Emery. Usianya yang baru 17 tahun membuatnya menjadi sorotan di UEFA Super Cup 2026. Bertugas sebagai striker, ia menunjukkan permainan mengesankan hingga mampu mencetak gol.
Ketika Aston Villa tertinggal 0-1 dari PSG, Madjo berhasil menyamakan skor. Golnya tercipta berkat umpan silang John McGinn. Torehan gol ini membuatnya memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda. Sayangnya, Aston Villa mesti kalah 1-2 setelah PSG kembali mencetak gol via Desire Doue. Kendati begitu, Madjo menunjukkan sinarnya sebagai pemain muda.
2. Patrick Kluivert sempat memegang rekor ini ketika berusia 19 tahun 7 bulan 6 hari
Sebelum dipecahkan Brian Madjo pada 2026, Patrick Kluivert merupakan pencetak gol termuda di UEFA Super Cup. Momen ini terjadi 2 dekade silam ketika usianya 19 tahun 7 bulan 6 hari. Kala itu, Kluivert membela Ajax Amsterdam yang bersua Real Zaragoza pada 1996. Namun, duel ini berakhir 1-1 pada leg pertama.
Pada leg kedua, Ajax berhasil mengalahkan Real Zaragoza dengan skor meyakinkan 4-0. Meski begitu, Kluivert tidak mencetak gol. Ajax menjuarai UEFA Super Cup 1995 berkat brace Danny Blind, Finidi George, dan Winston Bogarde. Ajax mengangkat trofi juara melalui kemenangan agregat 5-1 atas Real Zaragoza.
3. Marco Asensio mencetak gol saat berusia 20 tahun 6 bulan 19 hari
Marco Asensio masuk tiga besar pencetak gol termuda di UEFA Super Cup ketika membela Real Madrid pada 2016. Saat itu, usianya baru 20 tahun 6 bulan 19 hari. Ia menjebol gawang Sevilla melalui tendangan jarak jauh ciamik untuk mencetak gol pertama bagi Real Madrid.
Setelah itu, Sevilla berbalik unggul 2-1 berkat gol Franco Vazquez dan Yevgen Konoplyanka. Real Madrid menyamakan skor via Sergio Ramos. Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal berakhir. Real Madrid memastikan kemenangan 3-2 berkat gol Dani Carvajal pada extra time.
4. David Fairclough membuat gol untuk Liverpool ketika berusia 20 tahun 10 bulan 17 hari
David Fairclough cukup lama memegang rekor pencetak gol termuda di UEFA Super Cup. Momen ini terjadi ketika dirinya memperkuat Liverpool saat melawan Hamburger SV. Pada edisi 1977, ia sukses mencetak gol ketika usianya masih 20 tahun 10 bulan 17 hari. Namun, Liverpool hanya bermain imbang 1-1 pada leg pertama di markas Hamburger SV.
Pada leg kedua yang dihelat di Anfield, Liverpool menang telak 6-0 atas klub Jerman tersebut. Fairclough kembali menyumbang satu gol pada laga ini. Terry McDermott menjadi bintang berkat torehan hattrick. Sementara, gol lainnya dibuat Phil Thompson, dan Kenny Dalglish. Liverpool memastikan keluar sebagai juara UEFA Super Cup 1977 melalui agregat 7-1.
5. John Arne Riise (20 tahun 11 bulan) mencetak gol untuk Liverpool di UEFA Super Cup 2001
John Arne Riise mengikuti jejak David Fairclough di UEFA Super Cup. Ia membuat gol untuk Liverpool ketika berhadapan dengan Bayern Munich. Kala itu, usianya baru 20 tahun 11 bulan. Lesakan kaki kirinya membuka keunggulan Liverpool pada babak pertama.
Liverpool menambah keunggulan 3-0 melalui Emile Heskey dan Michael Owen. Bayern Munich sejatinya sempat mendekat dengan membuat dua gol via Hasan Salihadmidzic dan Carsten Jancker. Beruntungnya, Riise yang bertugas di lini pertahanan menjaga untuk tidak kebobolan lagi. Liverpool juara setelah mengalahkan Bayern Munich dengan skor tipis 3-2.
Dari sederet pemain di atas, karier mereka membentang dengan gemilang. Brian Madjo punya kans untuk bersinar berbekal talentanya. Meski golnya belum bisa membantu Aston Villa juara UEFA Super Cup, ia sudah dipercaya mentas di panggung besar saat muda. Dengan masih banyak waktu untuk berkembang, ia bisa menjadi striker ganas pada masa mendatang.


















