Hat-trick Kopa Trophy, Lamine Yamal Malah Singgung Rekannya

- Lamine Yamal mencetak sejarah sebagai peraih Kopa Trophy terbanyak setelah memenangkan penghargaan pemain muda terbaik dunia untuk ketiga kali beruntun di Ballon d'Or 2026.
- Yamal menilai rekan setimnya di Barcelona dan Timnas Spanyol, Pau Cubarsi, lebih pantas menerima penghargaan karena konsistensinya bermain di level tinggi.
- Meski bersyukur atas dukungan klub, tim nasional, keluarga, dan sahabat, Yamal mengakui sambil tertawa bahwa target utamanya adalah memenangkan Ballon d'Or.
Jakarta, IDN Times - Wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, baru saja mencatatkan sejarah dengan meraih Kopa Trophy atau penghargaan pemain muda terbaik dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun dalam malam penghargaan Ballon d'Or di London Palladium, Selasa dini hari WIB (27/10/2026). Dengan catatan itu, Yamal kini menjadi pemain yang paling banyak mengoleksi Kopa Trophy.
Namun, Yamal mengaku tak layak mendapatkan penghargaan itu. Dia merasa rekan satu timnya di Barcelona yang pantas mendapatkannya. Siapa ya?
1. Merasa Cubarsi lebih pantas

Bek Spanyol bernomor punggung 22, Pau Cubarsi, menembak saat pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. (AFP/Odd Andersen) Menurut Yamal, bek Barcelona dan Timnas Spanyol, Pau Cubarsi, lebih layak mendapatkan penghargaan tersebut. Menurutnya, Cubarsi telah berkembang menjadi bek yang tangguh dan telah mencatatkan konsistensi di berbagai kompetisi.
"Saya sebenarnya ingin melihat Cubarsi berada di sini karena penghargaan ini seharusnya menjadi miliknya. Dia sudah bermain pada level yang sangat tinggi selama beberapa tahun," kata Yamal, dilansir Goal International.
2. Namun, tetap bersyukur
Meski begitu, Yamal tetap bersyukur atas pencapaiannya. Dia berterima kasih kepada seluruh keluarga, rekan-rekan satu tim, hingga seluruh sahabat yang telah mendukungnya dalam mengembangkan karier di lapangan hijau.
"Merupakan sebuah kehormatan bisa berada di sini dan menerima penghargaan. Ini adalah tahun ketiga saya berdiri di sini untuk menerima penghargaan. Saya ingin berterima kasih kepada klub dan tim nasional," kata Yamal.
3. Diwarnai momen lucu dengan Henry

Penyerang Barcelona asal Spanyol bernomor punggung 10, Lamine Yamal (kiri), merayakan gol pertama timnya bersama gelandang Barcelona asal Spanyol bernomor punggung 7, Fermin Lopez, dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Valencia CF dan FC Barcelona di Stadion Mestalla, Valencia, pada 6 September 2026. (AFP/Jose Jordan) Ballon d'Or, tentunya menjadi idaman dari setiap pesepak bola di dunia, bukan Kopa Trophy. Dalam momen penghargaan, legenda Prancis, Thierry Henry, sadar Yamal memiliki ambisi untuk meraihnya ketimbang memenangkan Kopa Trophy. Dengan lugas, Henry bertanya kepada Yamal terkait ambisi sebenarnya, yakni memenangkan Ballon d'Or.
"Ini sudah yang ketiga, bukan? Tetapi, apakah ini penghargaan yang benar-benar ingin kamu menangkan?" tanya Henry.
"Tidak," begitu jawaban Yamal sambil tertawa, disambut reaksi meriah dari para hadirin.

















