I.League Tambah Subsidi Klub Super League, Tembus Rp27 Miliar

- I.League menaikkan subsidi klub Super League musim 2026/27 dari Rp19 miliar menjadi Rp27 miliar per klub.
- Dana modal klub Championship turut meningkat dari Rp3 miliar menjadi Rp7,5 miliar sebagai deposit atau modal setor di PT Liga Utama Indonesia.
- Kewajiban pemain U-23 dihapus dan diganti insentif berdasarkan menit bermain; Super League 2026/27 dimulai 4 September melalui Bali United versus PSS Sleman.
Jakarta, IDN Times - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan akan ada kenaikan subsidi bagi klub-klub Super League di musim 2026/27. Nantinya, masing-masing klub akan dapat dana subsidi sebesar Rp27 miliar.
"Subsidi masih sama seperti musim yang lalu ya, tetapi yang kita berikan sesungguhnya naik. Naik atau lebih besar ya, yang awalnya 19 miliar kemudian kali ini kita berikan sebesar 27 miliar," ujar Ferry di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
1. Dana modal klub Championship juga alami kenaikan

I.League menggelar RUPS PT Liga Indonesia Baru (LIB). (IDN Times/Sandy Firdaus) Tidak cuma klub-klub Super League, dana modal klub-klub Championship musim depan juga mengalami peningkatan. Dari Rp3 miliar, dana naik menjadi Rp7 miliar.
"Peningkatan modal ini yang awalnya hanya Rp3 miliar menjadi Rp7,5 miliar, yang artinya klub akan punya deposit, modal setor di PT Liga Utama Indonesia (LUI)," kata Ferry.
2. Akan ada insentif bagi klub yang memainkan pemain muda

Persija menghadapi Persib di Super League 2025/26. (Dok. Persija) Ferry juga mengungkapkan, I.League akan menyediakan insentif bagi klub-klub Super League yang menurunkan pemain muda di musim 2026/27, atau dalam hal ini pemain berusia di bawah 23 tahun (U-23).
Jadi, klub akan dapat dana tambahan di luar dana subsidi Rp27 miliar jika menurunkan pemain U-23. Sebagai gantinya, aturan kewajiban memainkan pemain U-23 akan dihapus.
"Pemain U-23 memang kami hapuskan per musim ini. Penggantinya akan diberikan insentif melebihi dari insentif biasa bagi klub-klub yang menggunakan pemain dengan menit bermain secara gradual," ujar Ferry.
"Semakin muda, semakin besar insentif yang akan kami berikan.Nah, kenapa ini kami lakukan? Karena memang kalau melihat benchmark dari klub-klub di luar, sekarang usia emasnya sudah betul-betul bergeser," lanjutnya.
3. Super League 2026/27 mulai pada 4 September
Persija lawan Persijap di Super League. (Dok. Persija) Super League 2026/27 akan dimulai pada 4 September, dengan laga Bali United lawan PSS Sleman sebagai penandanya di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Akan ada opening ceremony juga yang digelar.
Usai laga Bali United lawan PSS, rangkaian pekan pertama Super League 2026-27 akan berlanjut pada 5 dan 6 September. Sejumlah pertandingan menarik langsung tersaji di pekan pertama ini.
Runner-up Super League 2026/27, Borneo FC Samarinda akan melawan Persija Jakarta. Sementara juara bertahan musim lalu, Persib Bandung, akan menghadapi PSM Makassar.



















