Jakarta, IDN Times - Posisi Gianni Infantino di kursi Presiden FIFA semakin terancam. Itu setelah jajaran FIFA setuju untuk memenuhi permintaan UEFA untuk membuka dokumen terkait rencana penjualan saham Piala Dunia melalui FIFA Forward Enterprise (FFE).
Semua berawal ketika UEFA menuntut agar buku besar FIFA dibuka, terutama terkait FFE. Bukan sekadar tuntutan, melainkan ultimatum karena UEFA meminta persetujuan FIFA hingga Senin (2/11/2026). Mereka mau tahu bagaimana proses pengambilan keputusan hingga pengelolaan FFE yang sempat bikin heboh dan kontroversial.