Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gravina Mundur dari Kursi Presiden FIGC

- Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Bosnia-Herzegovina, menjadi kegagalan ketiga beruntun di ajang tersebut.
- Gabriele Gravina resmi mundur sebagai Presiden FIGC dalam pertemuan darurat di Roma sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan tim nasional.
- FIGC akan menggelar Kongres Luar Biasa pada 22 Juni 2026 untuk memilih presiden baru, sementara Gravina dijadwalkan menghadiri rapat dengan DPR Italia pada 8 April.
Jakarta, IDN Times - Gabriele Gravina resmi mundur dari jabatannya sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Kamis (2/4/2026). Tindakan ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban Gravina, usai Italia gagal melaju ke Piala Dunia 2026.
Italia kembali menjadi penonton Piala Dunia 2026 akibat keok dari Bosnia-Herzegovina lewat drama adu penalti, Rabu (1/4/2026). Ini menjadi ketiga kalinya buat Italia secara beruntun gagal main di Piala Dunia akibat tak bisa bersaing dalam fase kualifikasi.
1. Memang sudah seharusnya mundur
Gravina memang didesak mundur oleh penggemar dan sederet tokoh sepak bola lokal karena dianggap gagal memimpin FIGC usai Italia tersingkir dalam play-off dua edisi secara beruntun. Bahkan, desakan mundur juga datang dari elite pemerintah ketika Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, merasa FIGH harus dibenahi secara total.
"Jelas, sepak bola Italia perlu dibangun kembali, dan proses ini harus dimulai dengan pembaruan kepemimpinan FIGC," kata Abodi, dikutip dari Football Italia.
2. Mundur dalam pertemuan darurat
Pengunduran diri Gravina terjadi dalam pertemuan darurat dewan umum FIGC hari ini di Roma. Pertemuan itu dihadiri para presiden dari komponen federasi.
Dengan begini, FIGC akan mengadakan Kongres Luar Biasa pada 22 Juni 2026 di Roma untuk memilih presiden yang baru. Tapi, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa yang bakal menjadi kandidatnya.
"Gravina mengundurkan diri, presiden FIGC yang baru akan dipilih pada 22 Juni," begitu pernyataan FIGC di laman resminya.
3. Siap temui DPR Italia
FIGC menyatakan Gravina bersedia untuk menggelar rapat dengar pendapat di hadapan Komite VII DPR Italia Bidang Kebudayaan, Sains, dan Pendidikan pada 8 April 2026. Dia akan memaparkan keadaan sepak bola Italia kepada publik setelah Gli Azzurri gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
"Di sinilah Presiden Gravina akan menyampaikan, selengkap dan sekomprehensif mungkin, laporan tentang kekuatan dan kelemahan olahraga ini, serta membahas beberapa isu yang telah dibahas selama konferensi pers yang diadakan setelah pertandingan tim nasional di Zenica," bunyi pernyataan FIGC.



















