6 Hal Serbapertama dari Kemenangan Marco Bezzecchi di MotoGP Amerika

- Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Amerika Serikat dengan dominan meski sempat mendapat penalti dan insiden di awal balapan, mengungguli rekan setimnya Jorge Martin.
- Bezzecchi mencatat lima kemenangan beruntun sekaligus memimpin seluruh putaran, menjadikannya pembalap pertama di era modern MotoGP yang mencapai prestasi tersebut bersama Aprilia.
- Kemenangan ini juga menjadikan Bezzecchi pembalap Italia pertama sejak Valentino Rossi yang mampu menang lima kali beruntun dan tiga seri pembuka musim secara berturut-turut.
Marco Bezzecchi mengukir prestasi usai merebut kemenangan di MotoGP Amerika Serikat. Pembalap tim Aprilia Racing itu mendominasi semua putaran main race di Circuit of the Americas (COTA). Ia menang dengan gap 2,036 detik dari rekan setimnya, Jorge Martin.
Kemenangan Bezzecchi bukannya tanpa drama. Rider Italia tersebut dihukum turun dua posisi start lantaran dinilai menghalangi laju Marc Marquez (Ducati Lenovo) di sesi kualifikasi. Ia turun dari P2 ke P4 di grid.
Saat balapan, Bezzecchi juga sempat terlibat insiden. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) mengasapinya pada beberapa tikungan lap pertama. Saat Bezzecchi kembali merebut posisi terdepan dari Acosta, keduanya bersenggolan yang menyebabkan aerodinamika bagian buritan RS-GP rusak. Meski begitu, Bezzecchi tetap mampu tampil dominan dengan melahap 20 lap yang ada.
Pembalap berusia 27 tahun itu menambah rentetan kemenangan beruntun yang dimulai sejak seri Portugal dan Valencia musim lalu. Ia lalu menang di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat musim ini. Dengan prestasinya tersebut, Bezzecchi mengukir sederet rekor serbapertama di MotoGP. Apa saja hal serbapertama tersebut? Begini ulasannya!
1. Marco Bezzecchi berada di urutan pertama sebagai pembalap yang paling banyak memimpin putaran beruntun
Marco Bezzecchi menang lima kali beruntun di MotoGP. Di lima seri tersebut, total putaran yang ia kuasai mencapai 121 lap. Dengan angka itu, Bezzecchi berada di urutan pertama sebagai pembalap yang paling banyak memimpin putaran secara beruntun. Ia mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Jorge Lorenzo sejak 2015, yaitu 103 putaran.
2. Bezzecchi adalah pembalap pertama yang menang lima kali beruntun sekaligus memimpin semua putaran di era modern MotoGP
Selain Bezzecchi, hanya ada tujuh pembalap lain yang bisa menang hingga lima kali beruntun. Mereka adalah Geoff Duke, John Surtees, Mike Hailwood, Giacomo Agostini, Mick Doohan, Valentino Rossi, dan Marc Marquez. Namun, di era modern MotoGP, hanya Bezzecchi yang menang lima kali beruntun sekaligus memimpin semua putarannya.
3. Bezzecchi adalah pembalap Aprilia pertama yang menang lima kali beruntun
Sebelum Bezzecchi, Aprilia tak pernah menang balapan MotoGP secara beruntun. Marco Bezzecchi adalah pembalap Aprilia pertama yang mampu menang lima kali berturut-turut. Pembalap kelahiran Rimini, Italia, itu sudah menang enam kali bersama pabrikan Noale. Kemenangan pertamanya terjadi di Inggris musim 2025.
4. Bezzecchi adalah pembalap Italia pertama yang menang lima kali beruntun sejak Rossi meraihnya pada 2008
Bezzecchi mengukir milestone sebagai pembalap Italia pertama yang mampu menang lima kali beruntun dalam 18 tahun terakhir. Prestasi Bezzecchi mengikuti prestasi mentornya, Valentino Rossi. Pada 2008, The Doctor yang memacu Yamaha menang di seri Amerika, Ceko, San Marino, Indianapolis, dan Jepang.
5. Bezzecchi adalah pembalap pertama yang menang tiga balapan pembuka MotoGP sejak Marquez melakukannya pada 2014
Di atas Aprilia RS-GP, Bezzechi menguasai Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat yang merupakan seri awal musim 2026. Hasil itu menjadikannya pembalap pertama yang bisa menang pada tiga balapan pembuka MotoGP sejak 2014. Kala itu, Marc Marquez menang beruntun pada 10 balapan awal musim itu, termasuk tiga balapan pembuka di Qatar, Amerika, dan Argentina.
6. Bezzecchi adalah pembalap Italia pertama yang menang tiga balapan pembuka sejak Rossi mencetaknya pada 2001
Hasil tiga kemenangan beruntun Bezzecchi sepanjang 2026 pun jadi pencapaian tersendiri bagi pembalap asal Italia. Bezzecchi tercatat sebagai pembalap Italia pertama yang bisa menang tiga balapan pembuka dalam 25 tahun terakhir. Ia melanjutkan prestasi yang diraih Valentino Rossi saat jadi kampiun di seri pembuka musim 2001 di Jepang, Afrika Selatan, dan Spanyol.
Marco Bezzecchi jadi bintang baru di ajang Grand Prix. Ia mengukir sederet prestasi mentereng yang tak banyak pembalap bisa melakukannya. MotoGP musim 2026 masih menyisakan banyak balapan. Prestasi apa lagi yang bisa diraih Bezzecchi?


















