Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gatusso Diminta Bertahan

- Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, namun FIGC menegaskan dukungan penuh kepada Gennaro Gattuso untuk tetap melatih tim nasional.
- Presiden FIGC Gabriele Gravina meminta Gattuso dan Gianluigi Buffon bertahan, sambil memuji dedikasi mereka terhadap Gli Azzurri.
- Gattuso menyampaikan permintaan maaf atas kegagalan tersebut dan memilih belum membahas masa depannya karena masih terpukul secara emosional.
Jakarta, IDN Times - Masa depan Gennaro Gattuso sebagai pelatih langsung dipertanyakan usai gagal mengantar Italia ke Piala Dunia 2026. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pun memberikan sikap terkait situasi tersebut.
FIGC tidak menyalahkan Gattuso atas kegagalan tersebut. Mereka justru mendesak Gattuso untuk melanjutkan masa baktinya menukangi Gli Azzurri.
1. Permintaan langsung dari Presiden FIGC
Permintaan untuk tetap bertahan datang langsung dari Presiden FIGC, Gabriele Gravina. Tak hanya Gattuso, Gravina juga meminta Gianluigi Buffon yang berada di tim kepelatihan untuk tidak meninggalkan tim nasional.
"Saya ingin memuji Gattuso, karena merupakan pelatih hebat. Saya memintanya bertahan bersama Buffon untuk memegang tim ini," kata Gravina, dikutip Football Italia.
2. Gattuso sudah minta maaf
Kekalahan dari Bosnia-Herzegovina sebenarnya memukul batin Si Badak. Legenda hidup AC Milan itu meminta maaf karena gagal mengakhiri penantian publik Italia yang harus kembali menjadi penonton Piala Dunia sejak edisi di Brasil pada 2014 lalu.
"Saya pribadi meminta maaf karena gagal melakukannya, tetapi para pemain ini sudah memberikan segalanya," kata Gattuso yang berlinang air mata dalam sesi wawancara usai dibekuk Bosnia-Herzegovina, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
3. Gattuso belum pikirkan masa depan
Gattuso, yang mental dan emosinya sedang terguncang, belum mau membicarakan masa depannya. Momentumnya dirasa kurang tepat untuk memikirkan hal tersebut.
"Rasanya membicarakan masa depan saya hari ini tidak penting. Terpenting sebenarnya adalah lolos ke Piala Dunia. Kami bisa mengambil sisi positif dari performa ini, tetapi tetap terasa menyakitkan. Kami kecewa," ujar Gattuso.


















