Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jadi Kontroversi, Kenapa Gol Kroasia ke Gawang Portugal Dianulir?

Jadi Kontroversi, Kenapa Gol Kroasia ke Gawang Portugal Dianulir?
Bola resmi Piala Dunia 2026, Adidas Trionda (Dokumentasi Adidas)
Intinya Sih
  • Gol Kroasia ke gawang Portugal dianulir lewat VAR setelah sensor bola Trionda mendeteksi sentuhan pemain yang membuat Pasalic dianggap offside.
  • Keputusan itu memicu kemarahan suporter dan kebingungan pemain Kroasia, termasuk Petar Sucic yang merasa gol seharusnya sah.
  • Pelatih Portugal Roberto Martinez menilai teknologi chip bola membantu keputusan wasit dan menganggap timnya beruntung atas hasil tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Drama tersaji pada menit-menit akhir laga Portugal versus Kroasia di Toronto Stadium, Jumat pagi WIB (3/7/2026). Dalam duel itu, kemenangan Portugal yang sudah di depan mata nyaris saja musnah.

Insiden bermula ketika terjadi kemelut di depan gawang Portugal setelah umpan panjang dilepaskan dari sisi kiri lini serang Kroasia. Bola sempat membentur kepala Renato Veiga dan diterima oleh Mario Pasalic, untuk diteruskan ke Josko Gvardiol.

Sentuhan terakhir Gvardiol sukses membuat bola menemui jala gawang Portugal dan suporter Kroasia sempat bersorak. Namun, mereka mendadak marah karena gol tersebut dianulir oleh wasit lewat peninjauan video assistant referee.

1. Suporter Kroasia sampai marah ke Portugal

Selebrasi Cristiano Ronaldo bersama penggawa yang lain saat Portugal cetak gol kemenangan atas Kroasia di 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (
Selebrasi Cristiano Ronaldo bersama penggawa yang lain saat Portugal cetak gol kemenangan atas Kroasia di 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (2/7/2026). (Photo by Cole Burston / AFP)

Usai keputusan itu, suporter Kroasia marah. Mereka melempari lapangan dengan botol-botol plastik usai keputusan itu. Sikap ini menjadi akumulasi dari kekecewaan suporter Kroasia sepanjang laga, karena setiap Cristiano Ronaldo memegang bola, sorakan selalu muncul.

Wasit berkilah jika proses gol berbau offside. Pasalic dianggap telah berdiri dalam posisi offside dan situasi itu terjadi karena bola merekam getaran sebelum mengenai kepala Veiga.

Dalam rekaman dari sensor di bola Trionda, Igor Matanovic dianggap telah melakukan sentuhan, sehingga Pasalic berada dalam fase permainan yang berujung pada posisi offside.

2. Gelandang Kroasia sampai bingung

Gelandang Kroasia, Petar Sucic, benar-benar tak habis pikir dengan keputusan tersebut. Terlebih, wasit sempat menjelaskan kepadanya tak melihat Matanovic menyentuh bola.

"Dia bilang tak lihat pemain kami menyentuh bola. Tapi, dia menyatakan jika sensor di bola yang mendeteksi getarannya. Saya gak mengerti apa ini. Benar-benar sulit dijelaskan. Kami berharap ada orang yang menjelaskan dengan detail, karena Matanovic tak menyentuh bola," ujar Sucic, dilansir ESPN.

Sucic menuturkan itu seharusnya menjadi gol. Prosesnya, diklaim Sucic, sudah benar dan tak ada indikasi offside.

"Tapi, kita harus lihat lagi dengan lebih baik, berkali-kali. Saya gak tahu. Hari ini kejadiannya seperti itu. Keberuntungan memihak mereka," kata Sucic.

3. Portugal yang beruntung

Di sisi lain, pelatih Portugal, Roberto Martinez, merasa tak ada yang harus diperdebatkan. Martinez menilai chip dalam bola Trionda sudah memberikan penjelasan detail dan menjadi pembeda dalam pertandingan.

"Kini, teknologi membantu. Tak ada keputusan yang buruk. Kami beruntung," kata Martinez.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More