Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jangan Kaget Jika Persija Nanti Kuat Secara Fisik Bersama Shin
Persija jalani TC di Thailand, fisik dan taktik digeber Shin Tae Yong. (Dok. Persija)
  • Shin Tae Yong menjadikan penguatan fisik sebagai fokus utama pemusatan latihan Persija di Hua Hin, Thailand, sejak 10 Agustus 2026.
  • Shin memetakan kondisi pemain lewat pengukuran massa otot dan lemak untuk menyusun program latihan yang berbeda sesuai kebutuhan masing-masing.
  • Persija menjalani latihan dua kali sehari: penguatan fisik pada pagi hari dan pematangan taktik pada sore hari, dengan intensitas lebih keras dibanding persiapan Piala Presiden 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Bagi pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, fisik adalah segalanya. Alhasil, penguatan dalam aspek fisik ini jadi salah satu fokus dalam pemusatan latihan tim di Hua Hin, Thailand, sejak 10 Agustus 2026.

"Dasar paling penting dalam sepak bola adalah fisik. Dengan kondisi fisik yang kuat, konsentrasi dan fokus pemain juga akan semakin baik. Jadi, fisik merupakan salah satu hal yang sangat penting," kata Shin dalam keterangan resmi Persija.

1. Menentukan pola latihan lewat massa otot dan lemak

Persija jalani TC di Thailand, fisik dan taktik digeber Shin Tae Yong. (Dok. Persija)

Di masa-masa awal TC, Shin sempat melakukan pemetaan kondisi awal fisik setiap pemain. Dia melakukan pengukuran massa otot dan lemak, sebagai langkah awal menentukan program latihan yang sesuai.

"Selesai mengukur massa otot pemain, masafat (lemak) pemain, jadi sudah tahu apa materi yang kita harus kasih kepada para pemain. Jadi akan berbeda-beda programnya setiap pemain," tutur Shin.

2. Program latihan yang keras, setara Timnas Indonesia

Persija jalani TC di Thailand, fisik dan taktik digeber Shin Tae Yong. (Dok. Persija)

Dibandingkan dengan periode persiapan Piala Presiden 2026, Shin menerapkan program latihan yang jauh berbeda di Thailand ini. Persija berlatih sebanyak dua kali dalam sehari, pagi dan sore.

Sesi pagi difokuskan pada penguatan fisik para pemain, sementara latihan pada sore hari difokuskan pada pematangan aspek taktikal. Jadi, tidak cuma fokus fisik, taktik juga jadi hal penting bagi Shin.

"Sekarang kami sudah berada di Thailand dan akan menjalani latihan dua kali sehari. Pada pagi hari kami fokus pada latihan penguatan, sedangkan sore hari kami fokus pada latihan taktik tim," tutur Shin.

3. Potensi kuatnya fisik para pemain Persija

Persija jalani TC di Thailand, fisik dan taktik digeber Shin Tae Yong. (Dok. Persija)

Shin memang dikenal sebagai pelatih yang memberikan perhatian besar terhadap kekuatan fisik pemain. Hal itu sudah terlihat saat dia menangani Timnas Indonesia pada periode 2020–2025.

Selama periode itu, Shin menjadikan latihan fisik sebagai bagian penting dalam program persiapan Timnas Indonesia. Sekarang, dia melakukannya bersama Persija. Jadi jangan heran jika kelak fisik pemain Macan Kemayoran begitu prima.

Curated For You

Editorial Team

Related Article