Tim putri Universitas Pendidikan Indonesia (jersey merah muda) menang atas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan (jersey putih) dengan skor 1-0 di laga terakhir Campus League Futsal Regional Bandung 2026 yang berlangsung di GOR Futsal ITB Kampus Jatinangor (Dok. Campus League)
Pola pembinaan serupa juga terlihat dominan di sektor putri, di mana skuad UPI menjelma menjadi mesin pencetak talenta mematikan dengan catatan 51 gol sepanjang turnamen. Namun, di balik dominasi tersebut, evaluasi ketat tetap menjadi panglima tertinggi demi menyambut level kompetisi nasional yang jauh lebih kejam di Yogyakarta mendatang.
Pelatih Tim Putri UPI, Asep Sumpena, memandang bahwa pembinaan berkelanjutan menuntut timnya untuk tidak pernah merasa puas meski telah menguasai panggung regional.
"Sebetulnya di matchday awal kami masih menganalisa pertandingan lawan, melihat kekurangan dan kelebihan masing-masing tim, baru kami terapkan strategi tertentu. Alhamdulillah kami bisa menang tahun ini. Menuju The Nationals, persaingannya pasti lebih seru. Dari hasil di regional kami harus tetap evaluasi terutama dalam hal finishing dan ketenangan di depan gawang. Karena di The Nationals itu sudah best of the best timnya, tidak ada yang lemah, jadi kami harus siap. Kalau tahun lalu UPI peringkat ketiga, tahun ini harus jadi yang pertama," bebernya.
Konsistensi ketajaman lini serang UPI turut disokong oleh produk pembinaan individu yang matang, seperti Indah Aulia Ardana yang keluar sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi 15 gol. Bagi Indah, panggung Campus League adalah arena pembuktian bahwa kerja keras di sesi latihan rutin berbanding lurus dengan ketajaman di atas lapangan.
“Dari aku pribadi memang menargetkan untuk selalu mencetak gol setidaknya satu di setiap pertandingan. Alhamdulillah di Campus League kali ini, kami tampil luar biasa, kompak dan saya bisa menjadi top scorer. Semoga itu bisa berlanjut ke The Nationals yang pasti lebih kompetitif. Kami ingin fokus sama tim kami dulu, yang penting kami sudah siap untuk menghadapi tim manapun dan memenuhi target juara di Campus League tahun ini,” ujar Indah.
Pada akhirnya, panggung Regional Bandung telah menuntaskan tugasnya melahirkan para gladiator muda bermental baja. Estafet kini berlanjut ke babak nasional, di mana para jebotan terbaik dari berbagai penjuru tanah air akan saling menguji hasil pembinaan paling sempurna di bawah lampu terang The Nationals.