- 2022:
Marco Bezzecchi Belum Menyerah Mengejar Juara MotoGP 2026

- MotoGP 2026 menyisakan tiga seri; Marc Marquez memimpin klasemen dengan 44 poin atas Jorge Martin dan berpeluang mengunci gelar di GP Qatar.
- Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 332 poin, tertinggal 67 poin dari Marquez, setelah performanya sempat merosot akibat insiden, hukuman, dan cedera.
- Bezzecchi bertekad tampil maksimal di Qatar demi menjaga peluang titel, meski belum pernah podium balapan utama di Lusail dan hanya sekali meraih poin sprint.
MotoGP 2026 menyisakan tiga pekan balap. Marc Marquez sedang berada di puncak klasemen dengan keunggulan 44 poin atas Jorge Martin. Pembalap Ducati Lenovo Team itu punya kans mengunci gelar juara di GP Qatar pada 6--8 November 2026.
Di sisi lain, Marco Bezzecchi yang menduduki peringkat ketiga belum menyerah dalam persaingan titel juara. Secara matematis, pembalap Aprilia Racing tersebut masih penantang gelar juara. Namun, jarak poinnya dari Marquez kian menipiskan peluangnya untuk merengkuh titel prestisius tersebut.
1. Marco Bezzecchi sempat memimpin klasemen pembalap sebelum anjlok imbas penurunan hasil sejak GP Hungaria 2026
Marco Bezzecchi sejatinya tampil cemerlang pada tujuh balapan awal MotoGP 2026. Pembalap asal Italia itu membukukan 6 podium dan 4 kemenangan balapan utama meski kurang konsisten saat balapan sprint. Hasil tersebut sempat menempatkan Bezzecchi di puncak klasemen dengan keunggulan 17 poin atas Jorge Martin di GP Italia.
Namun, pencapaian Bezzecchi mengalami penurunan saat GP Hungaria. Ia gagal finis usai terlibat insiden di tikungan 1 pada lap pembuka balapan utama. Bahkan, ia dihukum larangan ikut balapan utama GP Republik Ceko karena memukul marshal setelah terjatuh pada balapan sprint.
Nasib sial Bezzecchi tidak berhenti sampai di situ. Ia gagal mendulang poin pada balapan utama GP Belanda karena terjatuh di tikungan 15 pada lap kedua. Kemudian, ia absen pada sisa pekan balap GP Jerman lantaran mengalami cedera patah tulang selangka kiri imbas highside yang terjadi di tikungan tujuh Sirkuit Sachsenring saat sesi kualifikasi kedua (Q2).
Rentetan hasil buruk tersebut menyebabkan peringkat Bezzecchi merosot. Ia menutup paruh MotoGP 2026 dengan berada di posisi keempat dengan perolehan 186 poin. Di sisi lain, Marc Marquez yang sempat tertinggal 102 poin justru berada di posisi ketiga dengan keunggulan 4 poin atas Bezzecchi.
Sepanjang paruh kedua MotoGP 2026, mampu mencatatkan lima podium dari tujuh balapan utama. Dari torehan tersebut, Bezzecchi mencetak satu kemenangan di GP Indonesia. Mengacu data MotoTiming per 5 November 2026, Bezzecchi bertengger di peringkat ketiga dengan perolehan 332 poin. Ia berjarak 67 poin dari Marquez yang berada di posisi puncak.
2. Marco Bezzecchi bertekad tampil maksimal meski tertinggal dari Marc Marquez di klasemen pembalap
Marco Bezzecchi memang menunjukkan penampilan yang cukup konsisten pada paruh kedua MotoGP 2026. Namun, pembalap bernomor motor 72 itu mengakui cedera yang dialami pada pekan balap GP Jerman membuatnya harus mengejar ketertinggalan dari pesaing. Hal ini mendorongnya untuk kembali tampil lebih eksplosif demi hasil lebih baik.
Mengenai peluang perebutan gelar juara, Bezzecchi menyadari dirinya berada dalam posisi sulit. Secara matematis, Bezzecchi masih berkesempatan merebut titel juara meski tertinggal dari Marc Marquez di klasemen pembalap. Namun, performa Marquez yang lebih baik sepanjang paruh kedua perlu menjadi perhatian Bezzecchi. Tidak mengherankan apabila Bezzecchi bertekad mengeluarkan kemampuan terbaik agar persaingan tetap berlanjut setidaknya hingga GP Valencia.
"Tentu saja, situasinya tidak mudah karena Marc tampil bagus. GP Malaysia berlangsung pada fase kejuaraan saat kami tidak memerlukan balapan yang sulit seperti ini. Akan tetapi, inilah kenyataannya. Jadi, kami harus bekerja lebih keras dan akan memulainya dari GP Qatar," tegas Marco Bezzecchi dilansir Motorsport.
3. Marco Bezzecchi belum mengantongi torehan mengesankan saat pekan balap GP Qatar di kelas utama
Marco Bezzecchi memiliki torehan kurang mengesankan di Sirkuit Lusail, Qatar, sejak debut di MotoGP pada 2022. Ia belum pernah naik podium pada balapan utama. Prestasi terbaiknya adalah finis kesembilan dalam musim perdananya memperkuat Aprilia Racing pada 2025.
Bezzecchi juga baru sekali meraup poin pada balapan sprint GP Qatar. Itu terjadi setelah finis kesembilan pada 2025. Adapun daftar hasil balapan sprint dan utama Bezzecchi di GP Qatar berdasarkan data MotoTiming per 5 November 2026 adalah sebagai berikut:
Balapan utama: DNF
- 2023:
Balapan sprint: Finis ke-13
Balapan utama: Finis ke-13
- 2024:
Balapan sprint: Finis kesebelas
Balapan utama: Finis ke-14
- 2025:
Balapan sprint: Finis kesembilan
Balapan utama: Finis kesembilan
Hasil tersebut bukanlah modal bagus menyongsong pekan balap GP Qatar 2026. Meski begitu, hal ini tidak serta-merta menutup kans Bezzecchi menorehkan capaian lebih bagus pada akhir pekan ini. Walau demikian, ia harus mewaspadai performa Marc Marquez saat beradu cepat di Sirkuit Lusail. Apalagi, Marquez pernah meraih kemenangan di sana sebanyak dua kali pada 2014 dan 2025.






















