Jempol John Herdman Buat Debut Bersejarah Emil Audero vs Real Madrid

- Emil Audero menjalani debut bersama Rayo Vallecano saat menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu.
- Rayo Vallecano kalah 1-4, tetapi Emil mencatatkan tujuh penyelamatan, enam di antaranya dari dalam kotak penalti.
- John Herdman memuji penampilan Emil dan menilai kehadirannya di kompetisi elit Eropa dapat menginspirasi pemain muda Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, telah melakoni debutnya bersama Rayo Vallecano pada Minggu (13/9/2026). Debutnya cukup bersejarah, mengingat Emil langsung menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu.
Meski berakhir tragis 1-4, Emil berhasil memberikan kesan yang cukup baik di bawah mistar. Kiper yang dipinjam dari Como 1907 itu sukses melakukan sejumlah penyelamatan penting, yang menggagalkan Vallecano kebobolan lebih banyak.
1. Siapa saja yang bobol gawang Audero?
Gawang Emil sudah kebobolan lewat penalti Kylian Mbappe saat duel baru berusia 14 menit. Alvaro Carreras menggandakan keunggulan tuan rumah tiga menit kemudian, lalu Jude Bellingham membawa rekan-rekannya unggul 3-0 sejak menit 35 hingga jeda babak.
Di paruh kedua, pertahanan Vallecano tampil lebih disiplin dan memperkecil kedudukan lewat aksi Sergio Camello menit 51. Sayang, pertahanan solid mereka akhirnya kembali dijebol Mbappe pada masa injury time.
2. Lakukan tujuh penyelamatan penting
Meski kebobolan empat gol, Emil sebenarnya tampil impresif. Berdasarkan data Sofa Score, kiper berusia 29 tahun itu sukses melakukan tujuh penyelamatan yang enam di antaranya menghadapi tembakan dari dalam kotak penalti.
Pelatih Timnas, John Herdman, memberikan dua jempol atas performa yang dipertontonkan Emil di Bernabeu. Herdman tak menghakimi jumlah kebobolan yang diderita anak asuhnya, mengingat lawannya adalah raksasa Eropa dengan 15 trofi Liga Champions.
"Itu adalah pertandingan pembuka yang luar biasa berat untuk memulai karier di Spanyol. Menurut saya, itu panggung yang luar biasa besar bagi Emil," kata John Herdman saat ditemui di Jakarta, Senin (14/9/2026).
3. Emil menginspirasi pemain muda Indonesia
Herdman juga menilai penampilan Emil menginspirasi pemain muda Indonesia. Meski Emil berstatus naturalisasi, namun kehadirannya di kompetisi elite Eropa menunjukkan kalau peluang besar bisa diraih melalui kerja keras.
"Saya rasa, Emil mewakili negara kita dengan kebanggaan yang sangat besar. Melihat seorang pemain Indonesia bermain melawan Real Madrid seharusnya menginspirasi setiap pemain muda Indonesia, serta mengingatkan apa pun mungkin terjadi di negara ini. Apa pun mungkin terjadi," ujar Herdman.



















