Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Catatan Debut Emil Audero saat Melawan Real Madrid

5 Catatan Debut Emil Audero saat Melawan Real Madrid
ilustrasi kiper (unsplash.com/phoedobus)
  • Emil Audero menjalani debut sebagai starter Rayo Vallecano di Santiago Bernabéu, setelah datang dengan status pinjaman dari Como pada awal September.
  • Rayo Vallecano kalah 1-4 dari Real Madrid; Audero kebobolan gol Mbappe dua kali, Álvaro Carreras, dan Jude Bellingham, sementara Sergio Camello mencetak gol balasan.
  • Meski kebobolan empat gol, Audero membuat tujuh penyelamatan. Pelatih Beñat San José menilai penampilannya baik, tetapi belum memastikan kiper utama Rayo berikutnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Emil Audero akhirnya menjalani debut bersama Rayo Vallecano saat menghadapi Real Madrid pada pekan ke-5 La Liga, Sabtu (12/9/2026). Kiper berusia 29 tahun itu dipercaya menjadi starter di Santiago Bernabéu setelah bergabung dengan Rayo Vallecano dari Como dengan status pinjaman pada awal September. Namun, debut tersebut berakhir dengan kekalahan 1-4 untuk Rayo Vallecano.

Meski kebobolan empat gol, Audero tercatat melakukan sejumlah penyelamatan sepanjang pertandingan. Audero beberapa kali menggagalkan peluang Vinicius Junior, Arda Guler, Denzel Dumfries, Antonio Rudiger, dan Kylian Mbappe. Berikut lima catatan menarik dari debut Emil Audero bersama Rayo Vallecano di markas Real Madrid.

  1. 1. Menjadi kiper utama saat bertandang ke Santiago Bernabéu

    Audero langsung mendapatkan kepercayaan sebagai starter ketika Rayo Vallecano bertandang ke markas Real Madrid. Namanya tercantum dalam starting XI Rayo bersama Andrei Ratiu, Florian Lejeune, Pathe Ciss, Adria Pedrosa, Unai Lopez, Gnangoro Bouare, Pedro Diaz, Jorge de Frutos, Sergio Camello, dan Alvaro Garcia. Sebelumnya, Rayo Vallecano menurunkan Daniel Cardenas ketika menang 3-2 atas Racing Santander. Pertandingan ini menjadi penampilan pertama Audero untuk El Rayo setelah kedatangannya dari Como.

  2. 2. Emil Audero kebobolan empat gol dalam kekalahan Rayo Vallecano 1-4

    Gawang Audero sudah kebobolan tiga kali pada babak pertama melalui Kylian Mbappe, Alvaro Carreras, dan Jude Bellingham. Mbappe membuka skor melalui penalti pada menit ke-14, Carreras menggandakan keunggulan tiga menit kemudian, sedangkan Bellingham mencetak gol ketiga pada menit ke-35. Rayo baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui Sergio Camello pada menit ke-51 sebelum Mbappe mencetak gol keduanya pada masa injury time. Dengan hasil tersebut, Audero mengakhiri debutnya bersama El Rayo dengan kebobolan empat gol dari Real Madrid.

  3. 3. Emil Audero jatuh bangun selama pertandingan dan mencatatkan tujuh penyelamatan

    Meski kebobolan empat kali tetapi Audero juga mencatatkan tujuh kali penyelamatan dalam laga tersebut. Bahkan jumlah save nya menjadi salah satu statistik paling menonjol di sepanjang pertandingan. Audero terlihat harus jatuh bangun karena Rayo Vallecano terus menghadapi serangan bertubi-tubi dari Los Blancos.

    Beberapa penyelamatan Audero juga tercatat secara rinci dalam laporan pertandingan Real Madrid. Ia menggagalkan peluang Vinicius Junior pada menit ke-25, kembali menghentikan tembakan Vinicius pada menit ke-59, lalu melakukan penyelamatan beruntun dari peluang bola mati Madrid sebelum menggagalkan tembakan voli Mbappe pada menit ke-83. Hingga pertandingan berakhir, Audero masih beberapa kali dipaksa berkerja keras untuk menjaga gawang Rayo Vallecano dari tambahan gol Real Madrid.

  4. 4. Penyelamatan penting Emil Audero lebih banyak terjadi pada babak kedua

    Audero justru tampil lebih sibuk setelah Rayo Vallecano memperkecil ketertinggalan melalui Sergio Camello pada menit ke-51. Ia kembali menggagalkan tembakan Vinicius Junior pada menit ke-59, lalu melakukan dua penyelamatan krusial sekaligus dari situasi bola mati pada menit ke-77. Salah satu penyelamatan tersebut membuat bola yang disundul Denzel Dumfries kemudian membentur mistar gawang.

    Pada menit ke-83, Audero kembali menggagalkan peluang Kylian Mbappe melalui tembakan voli dari dalam kotak penalti. Ia kemudian masih berada di bawah tekanan hingga menit-menit akhir pertandingan, sebelum Mbappe mencetak gol keduanya pada menit ke-91. Empat gol yang bersarang di gawangnya membuat Audero harus mengakhiri debut bersama Rayo Vallecano dengan nol poin.

  5. 5. Debut ini bisa menjadi awal mengamankan posisi kiper utama

    Sebelum Audero dimainkan, Dani Cárdenas yang menjadi starter saat Rayo Vallecano menang 3-2 atas Racing Santander. Dalam laga tersebut, Cárdenas hanya mencatat dua penyelamatan dari empat tembakan tepat sasaran yang dihadapinya. Audero kemudian mengambil alih posisi tersebut ketika El Rayo bertemu Real Madrid.

    Performa Audero di laga debut ini membuat persaingan di posisi kiper Rayo Vallecano akan menarik. Meski begitu pelatih El Rayo, Beñat San José, belum bisa memastikan komposisi kiper utama walau ia menilai Audero tampil baik dan melakukan beberapa penyelamatan penting pada babak kedua. Karena itu, laga-laga berikutnya masih akan menjadi ujian bagi Audero untuk menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi pilihan utama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More