Juara Umum 5 Edisi Terakhir Malaysia Open per 2025, China Dominan

- China nyaris menyapu bersih gelar juara di Malaysia Open 2019, dengan empat gelar juara dari sektor tunggal putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
- China keluar sebagai juara umum di Malaysia Open 2022 dengan satu gelar juara dari sektor ganda campuran, meskipun jumlahnya berkurang dari edisi sebelumnya.
- China juga berakhir sebagai juara umum di Malaysia Open 2023 dengan dua gelar juara dari sektor ganda putri dan ganda campuran.
Malaysia Open 2026 resmi dimulai sebagai turnamen BWF World Tour pertama musim 2026 pada Selasa (6/1/2026), di Stadium Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Turnamen BWF World Tour Super 1000 ini kembali menjadi panggung adu kekuatan para pemain top dunia dari berbagai negara.
Jika menilik lima edisi terakhir hingga 2025, China tampil sebagai negara yang paling menonjol. Mereka paling sering meraih gelar juara dan keluar sebagai juara umum. Berikut daftar juara umum lima edisi terakhir Malaysia Open per 2025.
1. China nyaris menyapu bersih gelar juara di Malaysia Open 2019
China menguasai Malaysia Open 2019. Negeri Tirai Bambu nyaris menyapu bersih gelar juara pada edisi ini. Mereka memboyong empat gelar juara dari sektor tunggal putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Tunggal putri menjadi satu-satunya sektor yang gagal meraih gelar juara.
Tidak hanya meraih empat gelar juara, China juga menciptakan all chinese final pada beberapa sektor. Dua wakil mereka saling sikut pada partai final di sektor tunggal putra, ganda putri, dan ganda campuran. Duel itu secara berurutan dimenangkan Lin Dan, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, dan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. Sementara itu, gelar juara di sektor ganda putra diraih Li Jun Hui/Liu Yu Chen.
2. China keluar sebagai juara umum di Malaysia Open 2022
Malaysia Open sempat berhenti digelar pada 2020 dan 2021 akibat COVID-19. Turnamen ini akhirnya bergulir lagi pada 2022 dan China masih tetap menjadi juara umum. Namun, gelar juara mereka kali ini tak sebanyak edisi sebelumnya. Mereka menjadi juara umum dengan menyabet satu gelar juara saja yang berasal dari sektor ganda campuran lewat pasangan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.
Meskipun hanya meraih satu gelar juara, China tetap dipastikan menjadi juara umum karena mempunyai jumlah finalis yang lebih banyak. Mereka meloloskan tiga wakil ke partai puncak termasuk Zheng/Huang. Adapun dua finalis lainnya adalah Chen Yu Fei dari sektor tunggal putri dan Zhang Shu Xian/Zheng Yu dari sektor ganda putri.
3. China juga berakhir sebagai juara umum di Malaysia Open 2023
Kesuksesan China di Malaysia Open masih berlanjut pada edisi 2023. Kali ini, mereka berakhir sebagai juara umum dengan membawa pulang dua gelar juara. Mereka meraihnya dari sektor ganda putri lewat Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dan ganda campuran lewat Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.
Chen/Jia menjadi juara dengan mengalahkan ganda putri Korea Selatan pada partai final. Sementara itu, Zheng/Huang menang atas ganda campuran Jepang pada laga final. China sejatinya juga meloloskan satu wakil lainnya ke partai final di sektor ganda putra lewat Liang Wei Keng/Wang Chang. Sayangnya, duet itu gagal membawa pulang gelar juara setelah kalah dari pasangan asal Indonesia.
4. China kembali menjadi juara umum di Malaysia Open 2024
Malaysia Open 2024 kembali dikuasai China. Hampir sama seperti edisi sebelumnya, mereka menjadi juara umum dengan meraih dua gelar juara. Bedanya, gelar juara mereka kali ini dari sektor ganda putra dan ganda putri. Selain itu, mereka juga meraih dua runner-up.
Gelar juara sektor ganda putra diraih Liang Wei Keng/Wang Chang. Di sektor ganda putri, gelar juara dimenangkan Liu Sheng Shu/Tan Ning yang mengalahkan duet asal China lainnya, Zhang Shu Xian/Zheng Yu, pada laga final. Sementara itu, satu runner-up lainnya diraih dari sektor tunggal putra lewat Shi Yu Qi yang tumbang pada laga final.
5. Korea Selatan memutus dominasi China dengan menjadi juara umum di Malaysia Open 2025
Dominasi China di Malaysia Open akhirnya runtuh pada edisi 2025. Kali ini, giliran Korea Selatan yang menyandang gelar juara umum. Kepastian itu didapat setelah mereka mengamankan 2 gelar juara melebihi negara lainnya termasuk China yang hanya meraih 1 gelar juara.
Korea Selatan merengkuh gelar juara di sektor tunggal putri dan ganda putra lewat pemain andalannya, An Se Young dan Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Dua pemain kenamaan mereka itu sama-sama menumbangkan wakil China pada partai final. An mengalahkan Wang Zhi Yi, sedangkan Kim/Seo menaklukkan Chen Bo Yang/Liu Yi.
Dominasi China dalam lima edisi terakhir Malaysia Open menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan utama di level Super 1000. Meskipun tergeser Korea Selatan pada edisi 2025, China tetap menjadi negara dengan raihan gelar juara terbanyak dalam rentang waktu tersebut.


















