Kasus Ricky Pratama Tak Akan Pengaruhi PSM Saat Lawan Persija

- PSM Makassar akan menghadapi Persija Jakarta di JIS pada pekan ke-22 Super League 2025/26, di tengah kasus dugaan penganiayaan yang menimpa pemainnya, Ricky Pratama.
- Pelatih Tomas Trucha menyatakan kasus Ricky diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang dan memastikan hal tersebut tidak mengganggu fokus serta persiapan tim menjelang laga penting ini.
- Ricky dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan kekerasan terhadap pacarnya saat tim hendak tandang ke Yogyakarta, dan kini tidak dibawa dalam skuad melawan Persija.
Jakarta, IDN Times - PSM Makassar akan melakoni laga berat pada pekan 22 Super League 2025/26. Mereka harus bersua Persija Jakarta, dengan masalah yang menimpa Ricky Pratama.
Beberapa hari sebelumnya, hadir pemberitaan yang menyebut Ricky diduga melakukan penganiayaan kepada sang pacar. Sang pemain sudah dilaporkan ke polisi pada 15 Februari lalu.
Nah, PSM membawa beban ini saat jumpa Persija di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20/6/2026). Akankah hal itu berpengaruh pada permainan PSM?
1. Pelatih PSM tak bisa bicara banyak

Pelatih PSM, Tomas Trucha, mengaku tak bisa bicara banyak soal Ricky ini. Sama seperti pernyataan resmi manajemen PSM, Trucha menyerahkan masalah Ricky ini ke pihak berwenang.
"Kami memiliki informasi yang kurang lebih sama seperti yang beredar. Pemain dan klub sedang bekerja sama dengan pihak berwenang. Saat ini kami menunggu proses dan umpan balik dari mereka,” ujar Trucha dalam sesi jumpa pers sebelum laga.
2. Tak mengganggu persiapan tim

Trucha menegaskan, kasus Ricky ini tidak mengganggu persiapan tim secara keseluruhan. Ricky sempat mengikuti latihan tim, sampai akhirnya dia tak dibawa ke Jakarta agar bisa menyelesaikan kasus ini.
"Saya hanya bisa bekerja dengan pemain yang hadir di latihan. Semua berlatih dengan baik. Tapi untuk pertandingan ini (lawan Persija Jakarta), Ricky tidak ada dalam tim,” kata Trucha.
3. Terjadi saat PSM tandang ke Yogyakarta

Ricky disebut dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan tindakan kekerasan terhadap kekasihnya, AD (25), yang mengakibatkan korban mengalami luka memar.'
Kasus dugaan penganiayaan tersebut bermula saat PSM akan melakoni laga tandang ke PSIM Yogyakarta, Jumat (6/2/2026) lalu.
"Itu rencana PSM mau tandang ke Yogyakarta sebelum berangkat itu terjadi cekcok. Menurut klien kami mereka sudah menjalin asmara selama sampai 4 bulan. Klien kami tinggal dekat mess pemain PSM," kata kuasa hukum AD, Eko Saputra.
Buntut dari kasus ini, Ricky harus menjalani pemeriksaan, dan PSM menyerahkan semua ke pihak berwenang. Dia pun tidak ada di tim yang dibawa ke Jakarta untuk lawan Persija.

















