Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kebangkitan Borussia Moenchengladbach Bersama Eugen Polanski

ilustrasi logo Borussia Moenchengladbach
ilustrasi logo Borussia Moenchengladbach (unsplash.com/ptrckschrdtr)
Intinya sih...
  • Borussia Moenchengladbach memecat Gerardo Seoane pada 15 September 2025
  • Polanski appointed as head coach after Seoane's dismissal
  • Moenchengladbach continues positive trend with Polanski, including a clean sheet against RB Leipzig
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Borussia Moenchengladbach secara perlahan mampu bangkit dari keterpurukan pada 2025/2026. Setelah sempat terseok-seok pada awal musim hingga begitu erat dengan juru kunci, klub berjuluk Die Fohlen ini kini bertengger di peringkat kesebelas di Bundesliga Jerman per 29 November 2025. Salah satu faktor kunci di balik perubahan momentum tersebut adalah keputusan manajemen untuk mengganti pelatihnya dari Gerardo Seoane ke Eugen Polanski.

1. Borussia Moenchengladbach memecat Gerardo Seoane pada 15 September 2025

Manajemen Borussia Moenchengladbach memecat Gerardo Seoane pada 15 September 2025. Keputusan ini diambil setelah klub hanya bisa meraih 1 keimbangan dan menelan 2 kekalahan dalam 3 laga pertama di Bundesliga 2025/2026. Langkah tersebut mungkin tampak terburu-buru. Namun, jika menarik data jauh ke belakang, kebijakan mencopot pria yang sudah menukangi mereka sejak 2023 itu menjadi masuk akal.

Sebab, Seoane sebetulnya juga tidak mampu mempersembahkan kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir di Bundesliga 2024/2025. Saat itu, hasil terbaik yang bisa ia berikan hanyalah 2 keimbangan. Seoane memang bisa membawa Moenchengladbach menang pada laga perdana pada 2025/2026. Namun, itu diraih di DFB-Pokal dan atas SVA Delmenhorst yang merupakan tim yang bertarung di liga kasta kelima di Jerman.

2. Borussia Moenchengladbach tanpa kemenangan dalam lima pertandingan pertama Eugen Polanski sebagai pelatih

Setelah resmi melepas Gerardo Seoane, manajemen Borussia Moenchengladbach lantas menyerahkan tanggung jawab pelatih kepada arsitek tim U-23 mereka, Eugen Polanski. Pria berusia 39 tahun itu dipilih selagi klub mempertimbangkan juru taktik anyar yang permanen. Pada laga debutnya, Polanski setidaknya berhasil membawa klub menahan Bayer Leverkusen 1-1.

Sayangnya, pada pertandingan berikutnya, Moenchengladbach kembali menelan kekalahan usai dibekuk Eintracht Frankfurt dengan skor 4-6. Mereka sedikit pulih dari hasil memalukan tersebut dengan bermain imbang tanpa gol kontra Freiburg. Namun, Moenchengladbach tersungkur lagi akibat kekalahan 1-3 dari Union Berlin dan 0-3 dari Bayern Munich.

3. Borussia Moenchengladbach mengangkat Eugen Polanski sebagai pelatih permanen setelah tiga kemenangan beruntun

Meski tidak mampu mempersembahkan kemenangan dalam lima pertandingan, manajemen Borussia Moenchengladbach masih memberikan kesempatan kepada Eugen Polanski untuk memimpin tim. Polanski akhirnya menjawab kepercayaan tersebut dengan membuat mereka mencicipi lagi kemenangan meski memang hanya di DFB-Pokal. Moenchengladbach sukses menekuk Karlsruher SC dengan skor 3-1 pada 28 Oktober 2025. Tiga hari berselang, Moenchengladbach kembali meraup tiga poin di Bundesliga usai membantai St. Pauli dengan skor 4-0. Tren yang positif itu mencapai klimaks memenangkan derbi pada 8 November 2025. Moenchengladbach sukses membungkam FC Koeln dengan skor 3-1.

Kompetisi lantas terhenti karena adanya jeda internasional. Pada momen ini, manajemen Moenchengladbach pun mengumumkan telah memilih Polanski sebagai pelatih permanennya yang anyar. Mereka memberinya kontrak sampai 2028. Selain karena tiga kemenangan beruntun dengan salah satunya atas rival, latar belakang Polanski sebagai legenda klub menjadi alasan lain para petinggi Moenchengladbach mengambil langkah ini. Lahir di Polandia, Polanski bergabung dengan akademi Moenchengladbach pada 1994 saat masih berumur 8 tahun. Ia berproses hingga akhirnya membela tim senior dan baru meninggalkan mereka pada 2008. Ia lantas kembali pada 2019 sebagai scout dan dipercaya untuk melatih tim U-17 sebelum U-23.

4. Borussia Moenchengladbach melanjutkan tren positif bersama Eugen Polanski dengan cleansheet beruntun

Penunjukkan Eugen Polanski sebagai pelatih permanen yang baru pada 18 November 2025 memberi kejelasan sekaligus motivasi tambahan bagi para pemain Borussia Moenchengladbach. Hasilnya, mereka bisa melanjutkan momentum positif yang tengah terjadi. Tim Kliendienst dan kolega membantai Heidnheim dengan skor 3-0 pada pekan kesebelas Bundesliga 2025/2026 (22/11/2025). Hebatnya, seperti ketika menghancurkan St. Pauli, mereka juga meraih kemenangan besar ini sebagai tamu.

Teranyar, ketika melakoni pekan ke-12 Bundesliga 2025/2026 pada Jumat (28/11/2029), Moenchengladbach kembali mencatatkan cleansheet. Mereka memang gagal menang karena hanya bermain 0-0. Namun, hasil ini didapat dari runner-up sementara, RB Leipzig. Para pemain Moenchengladbach bisa menjaga gawangnya dari kebobolan meski sang lawan begitu mendominasi pertandingan. RB Leipzig tercatat melepaskan hingga 20 tembakan, tetapi hanya 4 yang mengarah ke gawang.

Borussia Moenchengladbach sudah merasakan peningkatan sejak dilatih Eugen Polanski. Namun, musim dan kebersamaan mereka masih begitu awal. Oleh karenanya, menarik untuk menantikan apakah klub bisa menjaga konsistensi untuk waktu yang panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

3 Pemain Inggris yang Bobol Gawang Bayern Munich untuk Arsenal

30 Nov 2025, 04:34 WIBSport