Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cek Fakta: Benarkah Pelatih Persik Tuding Persija Tim Mafia?

2 min read
Cek Fakta: Benarkah Pelatih Persik Tuding Persija Tim Mafia?
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres. IDN Times/istimewa
  • Unggahan Instagram mengeklaim pelatih Persik Marcos Reina menyebut laga melawan Persija sebagai pertandingan paling kotor dan menuding Persija sebagai tim mafia.

  • Berdasarkan pantauan jumpa pers pascalaga Persija kontra Persik, Reina tidak pernah melontarkan pernyataan tersebut dan justru memuji perjuangan para pemainnya.

  • Kritik Reina sebenarnya tertuju pada kondisi rumput Jakarta International Stadium yang dinilainya memengaruhi rencana permainan Persik maupun Persija.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sebuah unggahan sensitif berseliweran di media sosial pasca Persija Jakarta menang atas Persik Kediri di pekan tujuh Super League 2026/27 dengan skor 2-1 di Jakarta International Stadium, Senin (26/10/2026). Dalam konten tersebut, Persik seakan-akan melayangkan komentar bernada miring kepada Persija.

Lewat unggahan itu, pelatih Persik, Marcos Reina, digambarkan sedang melayangkan kritik keras kepada Persija, merasa timnya dirugikan dalam pertandingan paling kotor. Apakah benar?

  1. 1. Reina juga di-framing bilang Persija tim mafia

    Unggahan yang dipublikasikan oleh akun Instagram @mangdayz33, memberikan framing Reina kesal dengan pertandingan yang berat sebelah dan menyebut Persija sebagai tim mafia.

    "Ini (lawan Persija) pertandingan paling kotor di dunia. Persik Kediri melawan tim mafia," begitu tulisan dalam unggahan di akun tersebut.

    Konten ini pun mendulang lebih dari 1.300 likes dan banjir komentar. Banyak yang menyangsikan Reina melayangkan komentar bernada miring itu kepada Persija.

  2. 2. Apakah benar Reina berkata demikian?

    Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
    Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

    Nah, dalam sesi jumpa pers pasca laga Persija lawan Persik yang juga dipantau IDN Times, Reina tak pernah bicara seperti itu. Dia malah mengapresiasi kinerja anak-anak asuhnya, meski pada akhirnya kalah dari Persija.

    "Para pemain pantas mendapatkan apresiasi karena terus berjuang seperti ini dan mampu membuat Persija kesulitan hingga pertandingan berakhir. Saya bangga kepada tim," kata Reina.

    Artinya, unggahan yang dilayangkan akun @mangdayz33 adalah hoaks alias bohong. Justru, dari nadanya, Reina mengakui kualitas Persija sepanjang laga.

  3. 3. Justru mengkritik masalah rumput JIS

    Persija lawan Persik di Super League. (Dok. Persija)
    Persija lawan Persik di Super League. (Dok. Persija)

    Kritik yang terlontar dari mulut Reina hanya berkaitan dengan rumput Jakarta International Stadium (JIS) yang kurang bagus. Gara-gara rumput yang jelek, diakui Reina, kualitas permainan Persik jadi terganggu.

    "Seperti yang sudah saya sampaikan, kondisi lapangan sangat memengaruhi rencana permainan kedua tim, bukan hanya Persik. Apalagi, kami dan Persija punya gaya main yang mirip," ujar Reina.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More