Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kembalinya Mykhailo Mudryk ke Chelsea, Harapan atau Kemunduran?

Kembalinya Mykhailo Mudryk ke Chelsea, Harapan atau Kemunduran?
jersey dengan logo Chelsea (pexels.com/Simon Reza)
Intinya Sih
  • Mykhailo Mudryk kembali tampil dalam dua laga uji coba Chelsea setelah hampir 20 bulan absen akibat kasus doping meldonium, menyusul penyelesaian banding dan perubahan prosedur teknis.
  • Winger Ukraina itu memberi Xabi Alonso opsi cepat di sisi kiri; sebelum absen, ia mencatatkan 7 gol dan 7 assist dalam 41 laga Chelsea musim 2023/2024.
  • Mudryk harus memulihkan kebugaran, ritme, dan chemistry sambil menghadapi persaingan lini serang yang ketat; Alonso juga berpotensi mengubah perannya di lapangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mykhailo Mudryk kembali merumput bersama Chelsea setelah hampir 2 tahun absen dalam laga uji coba melawan Juventus di Hong Kong pada Rabu (5/8/2026) WIB dan AC Milan di Indonesia pada Sabtu (8/8/2026) WIB. Pesepak bola berpaspor Ukraina ini harus menepi sejak Desember 2024 setelah tersandung kasus doping akibat dinyatakan positif menggunakan meldonium, zat yang termasuk dalam daftar terlarang. Sempat terancam sanksi larangan bertanding selama 4 tahun, Mudryk akhirnya mendapat lampu hijau setelah proses bandingnya diselesaikan melalui Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) serta adanya perubahan prosedur teknis terkait meldonium.

1. Mykhailo Mudryk memberikan opsi alternatif bagi Xabi Alonso di sektor sayap

Kedatangan Mykhailo Mudryk untuk memperkuat Chelsea mendapat sambutan positif dari pelatih Xabi Alonso yang baru didatangkan pada 1 Juli 2026 dengan kontrak berdurasi 4 tahun. Eks pelatih Bayer Leverkusen ini bahkan telah memberikan kesempatan kepada sang pemain untuk tampil pada menit ke-82 saat menghadapi Juventus dan menit ke-85 saat menghadapi AC Milan. Walaupun belum memberikan kontribusi maksimal, comeback tersebut tetap menjadi momen emosional bagi Mudryk setelah 20 bulan tidak merasakan atmosfer pertandingan kompetitif di stadion.

Mudryk, yang kerap dimainkan sebagai winger kiri, menambah opsi bagi Alonso di lini serang. Dia dikenal sebagai pesepak bola yang mengandalkan kecepatan dan akselerasi untuk mengeksploitasi ruang kosong di pertahanan lawan. Keunggulan ini dapat menjadi senjata rahasia bagi The Blues ketika melancarkan counter-attack, terutama saat Mudryk membawa bola dari sisi kiri.

2. Mykhailo Mudryk mulai menunjukkan perkembangan yang menjanjikan bersama Chelsea sebelum absen panjang

Mykhailo Mudryk tiba di Stamford Bridge setelah didatangkan dari Shakhtar Donetsk dengan biaya transfer sekitar 89 juta poundsterling (Rp2,14 triliun), termasuk add-ons, dan menandatangani kontrak berdurasi 8,5 tahun. Karena nilai transfernya yang tergolong mahal dan durasi kontraknya yang panjang, banyak pihak menaruh ekspektasi lebih terhadap winger setinggi 1,75 meter ini. Ekspetasi tersebut tidak terlepas dari performanya bersama Shakhtar Donetsk yang mampu mencetak 10 gol dan 8 assist dari 18 kali penampilan di semua kompetisi, termasuk Ukrainian Premier League (UPL) dan UEFA Champions League (UCL), pada paruh pertama musim 2022/2023.

Debut sebagai pemain berseragam The Blues pada paruh kedua 2022/2023, Mudryk baru menunjukkan perkembangan signifikan pada musim berikutnya. Sepanjang 2023/2024, dia membukukan 7 gol dan 7 assist dari 41 penampilan dengan total 2.152 menit bermain sebelum harus menepi akibat hukuman skorsing. Torehan tersebut bahkan menempatkannya sebagai salah satu dari 10 pemain Chelsea dengan kontribusi gol dan assist terbanyak pada 2023/2024 berdasarkan data di situs resmi klub.

3. Mykhailo Mudryk harus berusaha lebih keras untuk kembali mendapatkan tempat di skuad utama The Blues

Kalau Mykhailo Mudryk ingin kembali mendapatkan menit bermain seperti pada awal kariernya di Stamford Bridge, usaha yang harus dikeluarkannya tentu tidak sedikit. Pesepak bola dengan berat badan 61 kilogram tersebut sebetulnya sempat menjadi bagian dari rotasi utama untuk lini serang The Blues bersama Noni Madueke, Cole Palmer, dan Nicolas Jackson pada 2023/2024. Bahkan, empat pemain pertama ini pernah dimainkan bersamaan dalam formasi 4-2-3-1 ketika Chelsea menang telak 6-0 atas Everton pada 15 April 2024.

Situasi kini terasa lebih sulit bagi Mudryk jika ingin kembali mendapatkan tempat di skuad utama. Selain Palmer dan Jackson yang masih bertahan, dia harus bersaing dengan sejumlah pemain baru di lini serang, macam Joao Pedro, Jamie Gittens, Estevao Willian, Geovany Quenda, dan Morgan Rogers. Persaingan pun semakin ketat ketika The Blues merekrut Danny Welbeck, penyerang veteran Inggris yang sebelumnya bermain untuk Brighton & Hove Albion, pada bursa transfer musim panas 2026.

4. Mykhailo Mudryk harus mengembalikan kebugaran dan performanya sebelum kembali bermain kompetitif secara penuh

Tidak bermain dalam pertandingan kompetitif selama hampir 20 bulan tentu bukanlah waktu yang singkat. Xabi Alonso dalam konferensi pers di Hong Kong setelah melawan Juventus juga mengutarakan bahwa Mykhailo Mudryk sebetulnya sudah cukup fit untuk kembali bertanding. Namun, menerjunkannya langsung selama 90 menit penuh masih terlalu dini mengingat sang winger perlu mengembalikan kondisi fisik dan ritme pertandingannya secara bertahap.

Mudryk memerlukan ketajaman dan kesiapan fisik yang prima agar mampu bersaing di level kompetitif. Dia harus kembali beradaptasi dengan atmosfer pertandingan di English Premier League (EPL) yang terkenal dengan tekanan dan intensitasnya. Mudryk juga mesti membangun chemistry dengan rekan-rekan baru yang belum pernah bermain bersamanya sejak 2023/2024.

5. Mykhailo Mudryk berpotensi menjalani rotasi posisi di bawah kepemimpinan Xabi Alonso

Xabi Alonso dikenal sebagai pelatih yang tidak terlalu terpaku pada posisi natural pemainnya. Saat menakhodai Bayer Leverkusen, pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut pernah memainkan Florian Wirtz tak hanya sebagai gelandang serang, tetapi juga memberinya kebebasan untuk bergerak lebih dalam guna menjemput bola sebelum mengalirkannya ke lini serang. Alonso pernah menyulap Alejandro Grimaldo yang berposisi natural sebagai bek kiri untuk memberinya kebebasan bergerak ke lini tengah saat Bayer Leverkusen sedang menguasai bola.

Berkaca pada pendekatan tersebut, bukan tidak mungkin Mykhailo Mudryk nantinya juga mengalami perubahan peran jika ingin kembali mendapatkan menit bermain. Apalagi, Chelsea sudah terbiasa menerjunkan pemain di luar posisi naturalnya sejak era Enzo Maresca, sebut saja Reece James yang dapat menjalankan peran lebih sentral meski berposisi natural sebagai bek kanan dan Marc Cucurella yang kerap bergerak ke lini tengah meskipun posisi naturalnya ialah bek kiri. Mudryk sendiri pernah dimainkan sebagai gelandang serang, gelandang kiri, penyerang tengah, dan winger kanan, tetapi winger kiri tetap menjadi posisi yang paling dominan berdasarkan data statistik dari Transfermarkt.

Masa depan Mykhailo Mudryk di Stamford Bridge akan sangat bergantung pada kemampuannya beradaptasi dan mengembalikan performa terbaik seperti sebelum menjalani hukuman skorsing. Pesepak bola yang kini berusia 25 tahun tersebut bisa membawa harapan baru jika mampu menyesuaikan diri dengan atmosfer tim dan taktik Xabi Alonso. Sebaliknya, kiprah Mudryk justru bisa menjadi kemunduran kalau dia kesulitan beradaptasi dan tidak mampu menunjukkan performa terbaiknya kepada Chelsea.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More