Deportivo Alaves berhasil memulai LaLiga Spanyol 2026/2027 dengan meyakinkan. Mereka membantai Getafe 3-0. Sepanjang sejarahnya, ini merupakan kali ketiga ketika klub yang terbentuk pada 1921 tersebut menang dengan selisih minimal tiga gol pada pertandingan pembuka LaLiga.
3 Kemenangan Alaves dengan Selisih 3 Gol pada Pekan Pembuka LaLiga

1. Alaves mengalahkan Getafe 3-0 di kandang pada 15 Agustus 2026
Alaves bermain di kandang, Mendizorroza, saat melakoni pertandingan pembuka LaLiga 2026/2027 melawan Getafe pada 15 Agustus 2026. Meski begitu, tim tamu sebetulnya lebih dijagokan untuk menang. Itu karena mereka berakhir di posisi ketujuh pada musim sebelumnya. Sementara, Alaves hanya berada di peringkat 14. Terbukti, Getafe mampu menguasai permainan pada awal laga. Namun, situasi mulai berubah pada menit 42. Alaves mendapat keunggulan jumlah pemain berkat Kiko Femenia yang terkena kartu merah. Wasit Manuel Jesus Orellana Cid mengusir wing-back kanan tersebut dari lapangan setelah mengecek Video Assistant Referee (VAR) dan menyatakan bloknya kepada Abde Rebbach sangat berbahaya. Sebab, kaki Femenia memang begitu tinggi. Awalnya, Cid hanya memberinya kartu kuning.
Setelah perjuangan yang keras, Alaves akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit 73. Nahuel Tenaglia melakukan intersep di tengah lapangan. Bek tengah itu kemudian membagi bola kepada Mariano Diaz yang ada di kanan. Ia lantas terus berlari ke kotak penalti dan berhasil menanduk crossing yang dilepaskan Diaz. Diaz menasbihkan sebagai bintang utama dalam laga ini ketika menggandakan keunggulan pada menit 90+1. Ia melepaskan tendangan melengkung indah dari luar kotak penalti. Striker bernomor punggung 9 tersebut kemudian kembali menciptakan asis untuk gol penutup yang dicetak Mikel Rodriguez pada menit 90+4. Sebagai catatan, Diaz dan Rodriguez baru mulai bermain pada menit 57. Diaz menggantikan Aitor Manas dan Rodriguez mengisi tempat yang ditinggalkan Denis Suarez.
2. Alaves pulang dari markas Las Palmas dengan kemenangan 3-0 pada laga pembuka LaLiga 2000/2001
Sebelum 2026/2027, Alaves terakhir kali menang dengan selisih tiga gol pada pertandingan pembuka di LaLiga pada 2000/2001. Ini terjadi tepatnya pada 10 September 2000. Saat itu, mereka hadir sebagai tamu di markas Las Palmas, Estadio Insular. Berbanding terbalik dengan 2026/2027, Alaves justru difavoritkan untuk menang meski tampil di kandang lawan. Sebab, selain menempati posisi keenam pada musim sebelumnya, mereka cuma menghadapi klub promosi. Terbukti, Alaves sudah mencetak gol ketika laga belum genap berjalan semenit. Golnya bahkan tercipta dari skema yang mudah. Jordi Cruijff berhasil menanduk bola yang berasal dari lemparan ke dalam. Delfi Geli lantas menaruh si kulit bundar ke gawang Las Palmas juga dengan kepalanya.
Seperti pada 2026/2027, Alaves pun menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0. Pada kesempatan ini, Cruijff yang menyabet status pemain terbaik. Ia memang tidak mencetak gol. Namun, gelandang serang asal Belanda tersebut juga menjadi otak di balik dua gol terakhir. Ia memberikan umpan pendek pada menit 59 yang diselesaikan Javi Moreno dengan tembakan kaki kiri keras di kotak penalti. Lima menit berselang, Cruijff mengirim crossing menggunakan kaki kirinya yang sukses disontek Moreno pada sentuhan pertama. Alaves lantas menutup musim di peringkat sepuluh. Namun, penurunan itu terjadi karena mereka yang berbagi fokus dengan bertarung di UEFA Cup. Alaves bahkan mencapai final. Sayangnya, mereka kalah 4-5 dari Liverpool akibat golden goal.
3. Alaves membantai Racing Santander 8-2 pada pekan pertama LaLiga 1932/1933
Kemenangan pertama Alaves dengan selisih minimal tiga gol pada pekan pembuka LaLiga terjadi pada 1932/1933. Mereka menjamu Racing Santander di Mendizorroza pada 26 November 1932. Alaves memulangkan lawannya tersebut dengan skor 8-2. Alaves sudah unggul 4-1 pada babak pertama. Mereka mencetak gol melalui Baltasar Albeniz (8’), Irureta (10’), dan Candido Urretavizcaya (14’, 30’). Sementara, satu gol Racing berasal dari Jose Maria Arteche (38’).
Separuh gol terakhir Alaves lantas dibuat Irureta (46’), Albeniz (50’), Urretavizcaya (79’), dan David Lopez (83’). Sementara, Racing mendapat satu gol hiburan lainnya dari Dionisio San Emeterio (65’). Alaves kemudian duduk di posisi sepuluh di LaLiga 1932/1933. Sayangnya, itu merupakan tempat buncit pada musim tersebut. Alaves pun terdegradasi kembali. Sebagai catatan, LaLiga 1932/1933 merupakan musim ketiga Alaves bermain di kompetisi teratas.
Alaves terdegradasi di LaLiga 1932/1933. Mereka kemudian berakhir di posisi sepuluh di LaLiga 2000/2001. Lantas, bakal seperti apa nasib mereka di penghujung LaLiga 2026/2027 setelah kembali memulai musim dengan kemenangan berselisihkan tiga gol?
Curated For You
- 4 Laga Pertama Mariano Diaz Cetak Gol dan Asis, Terbaru di LaLiga16 Agu 2026, 13:52 WIB
- 6 Klub dengan Pelatih Baru di LaLiga 2026/2027, Bukan Cuma Real Madrid16 Agu 2026, 10:38 WIB
- LaLiga Gunakan Teknologi Bola Ala Piala Dunia di Musim 2026/2713 Agu 2026, 21:14 WIB