Waduh, Musiala Kolaps saat Bela Bayern di Laga Uji Coba

- Jamal Musiala kolaps pada menit 83 saat Bayern Munich menghadapi Red Bull Leipzig dalam laga uji coba.
- Tim medis menyebut Musiala mengalami gangguan sirkulasi darah akibat suhu 33 derajat Celsius.
- Musiala diminta beristirahat dua hari, sementara Konrad Laimer dan Kim Min Jae juga dipantau karena cedera.
Jakarta, IDN Times - Insiden menegangkan terjadi dalam partai uji coba antara Bayern Munich versus Red Bull Leipzig, Sabtu (15/8/2026) atau Minggu dini hari WIB. Dalam duel itu, pemain Bayern, Jamal Musiala, kolaps jelang laga berakhir.
Musiala tiba-tiba jatuh saat pertandingan memasuki menit 83, hanya beberapa saat setelah mencetak gol pengunci kemenangan Bayern, 3-1. Saat itu, tubuh Musiala ambruk dan ditahan oleh rekannya, Ismael Saibari serta Joshua Kimmich.
Tim medis langsung berlari, menghampiri Musiala. Mereka memeriksa kondisinya hingga akhirnya melayangkan jempol ke arah bench, tanda Musiala baik-baik saja. Meski begitu, Musiala akhirnya digantikan oleh Bara Sapoko Ndiaye. Ada apa sebenarnya?
1. Gak kuat panas
Dari pemeriksaan tim medis di lapangan, dilansir Sport1, Musiala mengalami gangguan sirkulasi darah, berakibat pada pusing dan lemas. Hal itu terjadi karena Musiala tak kuat bertanding dalam suhu yang mencapai 33 derajat celsius.
"Hal terpenting, dia baik-baik saja," kata Direktur Olahraga Bayern, Max Eberl, usai laga, dikutip Bild.
2. Harus istirahat dua hari
Meski begitu, Musiala tetap harus dipantau kondisinya. Dia diminta beristirahat selama dua hari, agar tubuhnya bisa kembali fit.
Setelahnya, tim medis Bayern akan melakukan penilaian ulang untuk menentukan apakah Musiala boleh berlatih lagi atau masih harus mendapatkan masa istirahat tambahan.
3. Ada dua pemain Bayern yang cedera
Selain Musiala, Bayern juga dipusingkan oleh dua pemain yang cedera, Konrad Laimer serta Kim Min Jae. Keduanya tak bisa menyelesaikan pertandingan dan kondisinya masih harus dipantau lebih lanjut.
"Konny mengalami benturan dan kakinya langsung memar. Itu kenapa dia harus ditarik. Sebenarnya, sudah tak bisa berlari, dan harus didukung. Itu jelas terlihat karena larinya sudah tak lagi normal. Berapa lama pemulihannya? Saya gak bisa pastikan," ujar Eberl.




















