3 Kemenangan Tandang Terakhir Chelsea atas Liverpool di EPL

- Chelsea sedang terpuruk di Premier League 2025/2026 dengan enam kekalahan beruntun dan hanya satu gol, membuat mereka turun ke posisi sembilan klasemen.
- Dalam 13 lawatan terakhir ke Anfield hingga Mei 2026, Chelsea hanya mampu menang tiga kali, dengan kemenangan terakhir terjadi pada musim 2020/2021 lewat gol Mason Mount.
- Tiga kemenangan tandang bersejarah Chelsea atas Liverpool terjadi pada musim 2013/2014, 2014/2015, dan 2020/2021 yang masing-masing ditentukan oleh gol Demba Ba, Diego Costa, serta Mason Mount.
Chelsea tampil buruk menjelang akhir musim English Premier League 2025/2026. Dalam enam laga sejak pekan 30 hingga 35, mereka selalu kalah dan hanya mencetak satu gol. Tren negatif itu membuat The Blues turun ke peringkat 9.
Peluang Cole Palmer dan kolega untuk segera bangkit pun dipastikan tak mudah. Sebab pada pekan 36, mereka akan datang ke markas Liverpool. Sejarah pertemuan di Anfield pun lebih berpihak kepada The Reds. Dalam 13 lawatan terakhir ke markas Liverpool di Premier League per 6 Mei 2026, Chelsea hanya meraih 3 kemenangan.
1. Berkat gol tunggal Mason Mount, Chelsea menang pada 2020/2021
Chelsea mencatatkan 2 keimbangan dan 2 kekalahan dalam lawatan ke markas Liverpool di Premier League mulai 2021/2022 hingga 2024/2025. Dengan demikian, laga tandang ke Anfield pada 2020/2021 menjadi terakhir kalinya bagi The Blues meraih kemenangan. Skuad yang kala itu ditangani oleh Thomas Tuchel pulang dari Anfield dengan poin penuh berkat gol tunggal Mason Mount. Sementara itu, lini serang tuan rumah yang dihuni Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah tak mampu menjebol gawang tim tamu yang dijaga Edouard Mendy.
Dalam duel tanpa penonton tersebut, Mount menciptakan golnya pada menit 42. Ia melakukannya dengan aksi individu ciamik di sisi kiri usai menerima umpan lambung N’Golo Kante dari lini pertahanan. Sepakan kaki kanannya melaju ke sisi kiri gawang dan tak mampu dijangkau Alisson. Pada menit 81, Mount ditarik keluar untuk digantikan Mateo Kovacic.
2. Chelsea menang 2-1 pada 2014/2015
Chelsea harus tertinggal lebih dahulu lewat gol Emre Can pada menit 9 saat datang ke markas Liverpool pada pekan 11 Premier League 2014/2015. Bek asal Jerman itu melepaskan sepakan kaki kanan dari luar kotak penalti. Bola sempat mengenai Gary Cahill dan berubah arah, yang membuat Thibaout Courtois tak mampu menyelamatkan gawang yang dijaga.
Lima menit usai tertinggal, Chelsea mampu menyamakan kedudukan lewat Cahill. Ketika terjadi kemelut di depan gawang tuan rumah, ia melepaskan sepakan kaki kanan dari jarak dekat yang dianggap wasit sudah menjadi gol sebelum bola diamankan kiper Liverpool. Diego Costa lantas muncul sebagai pahlawan kemenangan The Blues lewat golnya pada menit 67. Berawal dari pergerakan ciamik Cesar Azpilicueta di sisi kiri, Costa menerima bola di kotak penalti dan langsung menyambutnya dengan sepakan keras kaki kanan.
3. Chelsea mempermalukan Liverpool dengan unggul 2-0 pada 2013/2014
Chelsea mencatatkan kemenangan dengan cara yang menarik saat melawat ke markas Liverpool pada pekan 36 Premier League 2013/2014. Tim besutan Jose Mourinho membuka keunggulan lewat gol Demba Ba pada injury time babak pertama (45+3’). Gol ini kemudian dikenang banyak pencinta sepak bola karena berawal dari insiden terpelesetnya Steven Gerrard di tengah lapangan dan membuat bola dicuri Demba Ba.
Lalu, The Blues memastikan diri sebagai pemenang dalam laga ini berkat gol kedua yang tercipta pada injury time babak kedua, tepatnya pada menit 90+4. Kali ini, sosok yang mencatatkan namanya di papan skor ialah Willian. Memanfaatkan kosongnya lini pertahanan Liverpool karena lebih fokus menyerang, Willian mampu mencuri bola dan menyodorkannya kepada Fernando Torres. Dengan hanya tersisa kiper Liverpool di lini pertahanan, Torres memberi assist untuk Willian yang dengan begitu mudah mencetak gol.
Chelsea mengusung misi bangkit saat datang ke markas Liverpool pada pekan 36 Premier League 2025/2026, Sabtu (9/5/2026) pukul 18.30 WIB. Tiga kemenangan di atas bisa menjadi modal penting di tengah situasi tim yang makin terpuruk. Namun, mereka juga harus siap menelan pil pahit lantaran Liverpool juga tentu berambisi besar untuk menang demi mempertahankan posisi mereka di zona Liga Champions Eropa.
















