Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pelatih dan Pemain Persija Kecewa Lawan Persib Tak di Jakarta

Pelatih dan Pemain Persija Kecewa Lawan Persib Tak di Jakarta
Persija lawan Persijap di Super League. (Dok. Persija)
Intinya Sih
  • Laga Persija kontra Persib yang seharusnya digelar di SUGBK Jakarta dipindahkan ke Stadion Segiri Samarinda karena izin kepolisian tidak turun.
  • Pelatih Mauricio Souza dan pemain Paulo Ricardo sama-sama kecewa karena kehilangan kesempatan bermain di hadapan suporter serta di lapangan berkualitas SUGBK.
  • Persija terakhir kali menjamu Persib di Jakarta pada 2019, dan sejak itu laga kandang selalu digelar di luar wilayah ibu kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Persija kecewa. Laga lawan Persib yang sedianya digelar di Jakarta, harus pindah ke Samarinda karena izin kepolisian tidak terbit.

Sejatinya, laga ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (10/5/2026). Namun, karena faktor keamanan, laga harus dihelat di Stadion Segiri, Samarinda. Kekecewaan pun dirasakan semua elemen tim.

1. Mauricio Souza menyesalkan ini

Pelatih Persija, Mauricio Souza, dalam sesi jumpa pers. (Dok. Persija)
Pelatih Persija, Mauricio Souza, dalam sesi jumpa pers. (Dok. Persija)

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyesalkan laga lawan Persib tak digelar di Jakarta. Apalagi, kualitas rumput SUGBK yang ciamik sangat membantu Persija dalam menerapkan pola permainan mereka.

"Tentu saja kami sangat menyesal pertandingan dipindah dari Jakarta. Padahal sangat penting bagi kami untuk bermain di hadapan suporter kami. Dan di lapangan, ya, GBK jauh lebih baik daripada lapangan tempat kita akan bermain nanti (Segiri)," kata Souza di Persija Training Ground, Kamis (7/5/2026).

2. Paulo Ricardo juga ikut kecewa

Pemain Persija Jakarta merayakan gol bersama rekan setimnya saat menghadapi Persis Solo di Stadion Gelora Bung Karno pada laga Super League 2025/26.
Persija lawan Persis di GBK dalam laga Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Selain Souza, pemain Persija Paulo Ricardo juga mengaku kecewa Persija tak bisa main di Jakarta saat lawan Persib. Apalagi, terakhir Persija main di SUGBK saat lawan Persis, performa apik sukses mereka tunjukkan.

"Jakarta adalah rumah kami. Di lapangan itu (SUGBK), jika saya tidak salah ingat di laga terakhir, kami bermain sangat baik. Tapi tak masalah, kami akan berjuang di manapun kami bermain," kata Ricardo.

3. Terakhir menjamu Persib di Jakarta pada 2019

Pemain Persija Jakarta merayakan gol di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat menghadapi Persis dalam laga Super League 2025/26.
Persija lawan Persis di GBK dalam laga Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Terakhir kali Persija menjamu Persib di Jakarta terjadi pada 2019. Ketika itu, Persija lawan Persib berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Laga berakhir dengan skor 1-1.

Pada 2018, Persija juga menjamu Persib di Jakarta, tepatnya di Stadion PTIK. Kala itu, mereka menang dengan skor 1-0, dan dua laga ini jadi terakhir kali Persija jamu Persib di Jakarta.

Setelah 2019, Persija tak pernah lagi menjamu Persib di Jakarta. Pada era bubble musim 2021/22, Persija bersua Persib di Bali saat berstatus sebagai tuan rumah.

Pada 2022/23 sampai 2024/25, Persija selalu menjamu Persib di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Meski Patriot ada di wilayah Jabodetabek, tetapi itu bukan wilayah Jakarta.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Related Articles

See More