4 Klub Premier League yang Dikalahkan Grimsby Town di Piala Liga

Grimsby Town membuat kejutan pada putaran kedua Carabao Cup 2025. Mereka berhasil menyingkirkan Manchester United lewat adu penalti pada Kamis (28/8/ 2025). Pertandingan ini awalnya berakhir imbang 2-2 sebelum Grimsby menang 12-11 dalam drama penalti yang menegangkan.
Hasil ini bukan satu-satunya kejutan yang pernah dibuat Grimsby di Piala Liga Inggris. Klub yang kini bermain di League Two itu ternyata total sudah empat kali menumbangkan klub English Premier League (EPL) di Piala Liga. Yuk kita lihat klub English Premier League (EPL) apa saja yang pernah dikalahkan Grimsby Town di Piala Liga.
1. Leicester City (1997) gagal menang meski sudah unggul ebih dulu dari Grimsby Town
Grimsby Town memulai sejarah dalam mengalahkan klub English Premier League pada 1997. Klub berjuluk The Mariners ini sukses mengalahkan Leicester City 3-1 di Blundell Park pada putaran kedua League Cup 1997/1998. Kemenangan ini terasa sangat spesial karena Grimsby berhasil meraihnya setelah tertinggal lebih dulu dari The Foxes.
Ian Marshall mencetak gol pembuka untuk Leicester City pada menit ke-17. Namun, gol dari Kevin Jobling dan dua gol dari Steve Livingstone pada menit ke-70-an membawa Grimsby berbalik unggul hingga akhir laga. Hasil ini mengejutkan karena Leicester datang sebagai juara bertahan Piala Liga musim sebelumnya, yaitu 1996/1997.
2. Liverpool (2001) menerima kekalahan melalui gol jarak jauh di menit terakhir
Pertandingan di Anfield ini berlangsung dramatis karena membutuhkan waktu 120 menit untuk mendapatkan pemenang. Laga berjalan alot hingga memasuki babak perpanjangan waktu karena skor tetap imbang 0-0. Akhirnya, gol yang ditunggu tiba, Liverpool unggul lebih dulu melalui gol Gary McAllister lewat titik putih pada menit ke-101.
Namun, Grimsby Town tidak mau menyerah. Marlon Broomes berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-113. Petaka bagi seluruh pendukung The Reds, Phil Jevons menjadi pahlawan The Mariners dengan sepakan jarak jauhnya yang merobek gawang Liverpool pada menit 120. Kekalahan ini tambah menyakitkan bagi Liverpool, karena mereka menatap laga ini dengan statistik lima pertandingan tak terkalahkan.
3. Tottenham Hotspur (2005) tetap kalah meski banyak menurunkan pemain bintang
Grimsby Town mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0 berkat gol semata wayang Jean-Paul Kamudimba Kalala pada menit 89. Kemenangan ini sangat mengejutkan karena Spurs menurunkan skuad utamanya pada laga ini. Nama-nama seperti Jermain Defoe, Robbie Keane, Paul Robinson, dan Michael Carrick, turun sejak menit awal.
Namun, Grimsby tetap disiplin dalam bertahan meski melawan banyak nama-nama bintang. Pertahanan rapat tersebut membuat Robbie Keane dan Jermain Defoe kesulitan untuk menceploskan gol ke gawang The Mariners. Laga ini disaksikan 8.206 penonton yang memenuhi Blundell Park, markas Grimsby Town.
4. Manchester United (2025) menjadi korban terbaru Grimsby Town di Piala Liga
Grimsby Town kembali menciptakan keajaiban di Piala Liga. Kali ini, Manchester United menjadi korban setelah takluk di tangan tim yang saat ini berlaga di kasta keempat Liga Inggris, League Two. Mereka berhasil menang 12-11 lewat adu penalti setelah laga berakhir imbang sama kuat 2-2.
Pertandingan sendiri berjalan sangat dramatis. Apalagi saat Grimsby Town unggul 2-0 pada babak pertama lewat gol Charles Vernam dan Tyrell Warren. Tertinggal dua gol, membuat Setan Merah memasukkan sejumlah pemain inti, seperti Bruno Fernandes dan Mason Mount.
Upaya ini membuahkan hasil, Manchester United sukses menyamakan kedudukan 2-2 hingga babak perpanjangan. Pertandingan pun harus melewati babak adu penalti untuk menentukan siapa pemenangnya. Sayangnya, tendangan penalti Mbeumo yang membentur mistar gawang memastikan kemenangan untuk Grimsby Town atas Manchester United.
Empat kemenangan ini menunjukkan bahwa Grimsby Town memiliki sejarah spesial di Piala Liga. Mereka berhasil mengalahkan tim-tim kuat dari English Premier League (EPL) meskipun hanya berstatus tim divisi bawah. Fakta ini membuktikan bahwa di sepak bola, tim dari divisi bawah tidak bisa diremehkan saat bertanding melawan klub-klub yang berasal dari kasta tertinggi.