Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Klub Eredivisie yang Gugur pada Fase Liga Kompetisi Eropa 2025/2026

ilustrasi sepak bola Eropa
ilustrasi sepak bola Eropa (unsplash.com/Janosch Diggelmann)

Eredivisie Belanda mengirimkan enam wakil ke kompetisi Eropa 2025/2026. Rinciannya adalah 2 klub ke Liga Champions Eropa, 3 klub ke Liga Europa, dan 1 wakil di Liga Konferensi Eropa. Hasilnya, hanya satu klub yang berhasil melaju ke fase knockout. AZ Alkmaar mencapai babak playoff Liga Konferensi dan akan berebut tiket ke babak 16 besar.

Sementara, lima klub Eredivisie lainnya gagal mencapai fase knockout Liga Champions dan Liga Europa. Mereka gugur pada fase liga karena finis di luar 24 besar klasemen. Inilah kiprah lima klub tersebut pada fase liga di masing-masing kompetisi.

1. PSV Eindhoven tersingkir dari Liga Champions akibat kalah dalam tiga matchday terakhir fase liga

Pertama, ada PSV Eindhoven, tim yang lolos ke Liga Champions 2025/2026 sebagai juara Eredivisie 2024/2025. Performa PSV di Eredivisie pada 2025/2026 pun masih luar biasa. Namun, mereka gagal menduplikasinya ke Eropa. PSV finis di peringkat 28 klasemen fase liga gara-gara selalu kalah dalam tiga matchday penutup.

Raihan PSV dalam lima laga pertama fase liga sebenarnya cukup apik. Mereka duduk di peringkat 15 berkat 2 kemenangan dan 2 hasil imbang. Dua kemenangan PSV pun terbilang fantastis, yaitu 6-2 atas Napoli dan 4-1 atas Liverpool. Namun, PSV terjun bebas dan tersingkir setelah dikalahkan Atletico Madrid, Newcastle United, dan Bayern Munich.

2. Ajax Amsterdam memulai kiprah di Liga Champions dengan buruk dan telat bangkit

Ajax Amsterdam juga gagal lolos ke fase knockout Liga Champions 2025/2026. Mereka tersingkir gara-gara performa buruk pada awal fase liga. Dalam lima laga pertama, Ajax selalu kalah. Mereka pun sempat menghuni dasar klasemen sebagai satu-satunya tim yang belum meraih poin hingga matchday kelima.

Ajax akhirnya mulai bangkit dengan memenangi laga matchday 6 dan 7. Namun, kebangkitan mereka terbilang sudah terlambat. Meski masih mungkin lolos jelang laga terakhir, peluang Ajax amat tipis. Kegagalan mereka pun akhirnya ditegaskan kekalahan 1-2 dari Olympiacos di Amsterdam. Dengan raihan enam poin, Ajax finis di peringkat 32 klasemen.

3. Go Ahead Eagles tersingkir dari Liga Europa meski sempat menduduki peringkat 12 klasemen

Tiga wakil Belanda di Liga Europa 2025/2026 juga tersingkir pada fase liga. Di antara ketiganya, peringkat paling lumayan justru diraih Go Ahead Eagles yang baru pertama kali main di Liga Europa. Mereka finis di peringkat 28 klasemen dengan tujuh poin hasil 2 kemenangan dan 1 hasil imbang.

Dua kemenangan Go Ahead Eagles diraih pada matchday 2 dan 3. Mereka menundukkan Panathinaikos dan Aston Villa dengan skor identik, 2-1. Go Ahead Eagles pun sempat bertengger di peringkat 12 klasemen. Sayangnya, mereka lalu kalah empat kali beruntun dan dipastikan tersingkir usai bermain imbang 0-0 dengan SC Braga pada laga penutup.

4. Feyenoord finis di bawah Go Ahead Eagles pada klasemen akhir Liga Europa

Sementara, Feyenoord finis di peringkat 29 klasemen akhir Liga Europa, alias setingkat di bawah Go Ahead Eagles. Feyenoord sebenarnya masuk pot 1 alias menjadi salah satu unggulan pertama saat undian fase liga. Namun, raihan mereka tak menggambarkan hal itu. Feyenoord hanya memenangi 2 laga dan kalah dalam 6 partai lainnya.

Berbekal dua kemenangan, Feyenoord sebenarnya masih punya asa lolos jelang laga terakhir. Namun, harapan itu lenyap setelah mereka dibekuk Real Betis. Tim asuhan Robin van Persie pun terancam puasa gelar pada 2025/2026. Mereka sudah gugur di Piala KNVB dan tertinggal jauh dari PSV Eindhoven di puncak klasemen sementara Eredivisie.

5. FC Utrecht hanya meraih satu poin di Liga Europa 2025/2026

Klub Belanda dengan raihan terburuk di kompetisi Eropa 2025/2026 adalah FC Utrecht. Mereka hanya jadi bulan-bulanan di fase liga Liga Europa. Dari 8 laga, Utrecht meraih 1 hasil imbang dan 7 kekalahan. Mereka finis di peringkat 34 dengan satu poin, hanya unggul selisih gol dari Malmo FF dan Maccabi Tel Aviv.

Satu-satunya poin FC Utrecht diraih pada laga matchday 4 melawan FC Porto. Saat itu, Utrecht sempat mengungguli Porto sebelum tertahan imbang 1-1. Selebihnya, Utrecht selalu kebobolan lebih dulu dan akhirnya kalah. Mereka juga tumpul dan hanya membuat lima gol, rekor terburuk ketiga di Liga Europa 2025/2026.

Dari enam klub Eredivisie yang tampil di kompetisi Eropa 2025/2026, lima sudah tersingkir pada fase liga. Hanya AZ Alkmaar yang masih bertahan, tetapi mereka pun harus melalui babak playoff untuk mencapai babak 16 besar Liga Konferensi. Bisakah AZ terus melaju demi menyelamatkan muka Eredivisie di Eropa musim ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

4 Bek Brasil yang Pernah Berkostum Tottenham per 30 Januari 2026

31 Jan 2026, 07:34 WIBSport