Kocak, Lamine Yamal Sapa Raja Spanyol Bak Teman Tongkrongan

- Lamine Yamal viral setelah menyapa Raja Spanyol Felipe VI dengan gaya santai dan akrab saat kunjungan skuad juara Piala Dunia 2026 ke Istana Zarzuela.
- Di Piala Dunia 2026, Yamal tampil menonjol dengan satu gol dan satu assist, serta menjadi pemain Spanyol dengan peluang terbanyak dan penerima operan terbanyak di lini depan.
- Perayaan kemenangan Spanyol di Madrid berlangsung megah, dihadiri sekitar dua juta orang yang memadati rute parade dari Moncloa hingga Plaza de Cibeles.
Jakarta, IDN Times - Tingkah Lamine Yamal kembali viral di media sosial setelah mengantarkan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026. Momen itu terjadi saat skuad La Furia Roja memenuhi undangan bertemu Raja Spanyol, Felipe VI, Senin (20/7/2026) waktu setempat.
The Guardian melansir, Istana Zarzuela menjadi titik pertama yang dikunjungi rombongan Luis de la Fuente setelah mendarat di Bandara Barajas, siang waktu setempat. Selain sang raja, mereka juga disambut Ratu Letizia, serta kedua putrinya.
1. Yamal santai banget di depan raja

Dalam video yang viral di media sosial, para pemain Spanyol tampak menyalami Raja Felipe VI dan anggota keluarga kerajaan dengan penuh hormat. Suasana berlangsung cukup formal, hingga tiba giliran Yamal.
Si Bocah Ajaib justru menyapa Felipe VI dengan sangat santai. Usai berjabat tangan, Yamal langsung merangkul sang raja layaknya sedang menyapa teman tongkrongan. Sang Raja membalas sapaan tersebut dengan senyum lebar, menambah suasana penuh keakraban.
2. Yamal tampil moncer di Piala Dunia

Di Piala Dunia 2026, Yamal tampil begitu eksplosif. Dia memang hanya menyumbang satu gol dan satu assist, namun kehadirannya di atas lapangan selalu berhasil membuat bek-bek lawan kalang kabut.
Yamal tercatat sebagai pemain Spanyol dengan peluang terbanyak (24) dan sebagai yang menerima operan di lini depan sebanyak 224 kali. Piala Dunia 2026 menjadi gelar keduanya di tim nasional, setelah Euro 2024.
3. Parade juara Spanyol meriah!

Gelar Piala Dunia 2026 milik Spanyol dirayakan dengan meriah di Kota Madrid, sepanjang sore hingga malam waktu setempat. Yamal dan kawan-kawan menaiki bus atap terbuka yang berjalan lambat membelah jalanan kota.
Laporan The Guardian, pemerintah pusat memperkirakan perayaan itu dimeriahkan hingga dua juta manusia yang memadati rute parade, dari Moncloa hingga ke Plaza de Cibeles, mengubah Kota Madrid menjadi lautan manusia.














