Koleksi Trofi Pep Guardiola Bersama Manchester City, Gemilang!

- Pep Guardiola resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester City pada akhir musim 2025/2026 setelah satu dekade penuh prestasi gemilang bersama klub tersebut.
- Selama masa kepemimpinannya, Guardiola mempersembahkan total 20 trofi termasuk enam gelar Premier League, tiga Piala FA, lima Piala Liga, dan satu trofi Liga Champions pertama bagi Manchester City.
- Guardiola juga membawa The Citizens menjuarai Piala Super Eropa serta Piala Dunia Antarklub 2023/2024, menegaskan dominasinya di level domestik dan internasional sebelum meninggalkan warisan besar di Etihad Stadium.
Kebersamaan Pep Guardiola dengan Manchester City resmi berakhir pada akhir 2025/2026. Juru taktik asal Spanyol tersebut mengumumkan perpisahan dengan klub yang dilatih selama 10 musim, yang sekaligus mengakhiri periode gemilang The Citizens. Selama ditangani Guardiola, Manchester City memenangi 20 trofi. Berikut detailnya.
1. Pep Guardiola mempersembahkan 3 trofi Piala FA, 5 trofi Piala Liga, dan 3 trofi Community Shield
Pep Guardiola meninggalkan Manchester City dengan torehan tiga trofi di Piala FA. Setelah yang pertama didapat pada 2018/2019, The Citizens kembali merengkuh gelar juara pada 2022/2023. Lalu, trofi Piala FA terakhir Guardiola bersama Manchester City didapat usai mengalahkan Chelsea di final pada 2025/2026.
Guardiola juga menorehkan prestasi apik di Piala Liga Inggris bersama The Citizens. Di ajang ini, sang juru taktik membawa anak asuhnya menjadi juara sebanyak lima kali. Setelah menjadi juara dalam 4 musim beruntun pada 2017–2021, Manchester City kembali mengangkat trofi pada 2025/2026, usai menaklukkan Arsenal 2-0 di partai puncak.
Pria kelahiran 18 Januari 1971 itu juga merasakan manisnya gelar juara di Community Shield. Ia membawa anak asuhnya meraih trofi dalam 2 musim beruntun pada 2018–2020. Lalu, trofi terakhir didapat usai menaklukkan Manchester United pada laga penentuan 2024/2025.
2. Bersama Pep Guardiola, Manchester City mendominasi Premier League dengan enam trofi
Pep Guardiola membawa Manchester City tampil dominan di English Premier League. Dalam kurun waktu 10 musim, The Citizens memenangi enam trofi. Prestasi ini dimulai dengan merengkuh gelar juara secara beruntun pada 2017–2019.
Periode lebih gemilang dicatatkan Manchester City pada 2020–2024. Selama 4 musim beruntun, The Citizens tak tertandingi hingga selalu keluar sebagai juara. Secara total di Premier League bersama Guardiola, Manchester City mencatatkan 269 menang, 58 imbang, dan 53 kalah.
3. Pep Guardiola mempersembahkan trofi Liga Champions pertama untuk Manchester City
Musim 2022/2023 layak disebut sebagai periode terbaik Pep Guardiola menangani Manchester City. setelah meraih trofi Piala FA dan Premier League, The Citizens melengkapi treble winners dengan mengangkat trofi Liga Champions Eropa. Ini sekaligus menjadi trofi Liga Champions ketiga dalam karier kepelatihan Guardiola.
Manchester City benar-benar tampil dominan dalam perjalanan meraih gelar juara. Sejak laga pertama hingga final, mereka tak pernah merasakan kekalahan. Itu termasuk ketika mengalahkan Inter Milan dengan skor tipis 1-0 di final lewat gol tunggal Rodri.
4. Pep Guardiola membawa Manchester City meraih trofi Piala Dunia Antarklub dan Piala Super Eropa pada 2023/2024
Keberhasilan menjuarai Liga Champions membuat Manchester City berhak tampil di dua ajang internasional. Di Piala Super Eropa, The Citizens menjadi juara secara dramatis. Setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu, tim besutan Pep Guardiola menang 5-4 pada babak adu penalti.
Pada musim yang sama, Erling Haaland dan kolega juga merasakan manisnya gelar juara di Piala Dunia Antarklub. Mereka tampil impresif hingga selalu meraih kemenangan telak dalam dua laga berbeda. Usai menaklukkan Urawa Reds 3-0 pada semifinal, tim besutan Guardiola mengalahkan Fluminense dengan empat gol tanpa balas pada final.
Kepergian Pep Guardiola menandai berakhirnya salah satu era tersukses dalam sejarah Manchester City. Selama 1 dekade, ia mengubah The Citizens menjadi kekuatan dominan di Inggris dan Eropa dengan koleksi 20 trofi di berbagai kompetisi. Warisan yang ditinggalkannya akan selalu dikenang sebagai fondasi utama kesuksesan Manchester City pada era modern.














