Jakarta, IDN Times - Parlemen Eropa mulai bereaksi atas kontroversi yang menyelimuti FIFA dan Presidennya, Gianni Infantino, setelah penundaan hukuman striker Amerika Serikat, Folarin Balogun. Sejumlah anggota menyatakan segera melakukan penyelidikan terhadap FIFA atas dugaan pelanggaran etika dan manipulasi dalam hukuman tersebut.
Sejak Selasa (7/7/2026), sejumlah anggota parlemen mendorong 27 asosiasi sepak bola di Uni Eropa untuk bergerak untuk menyeret Infantino ke meja hijau. Mereka diharapkan bisa mengambil langkah formal terhadap FIFA agar terjadi investigasi terkait kartu merah Balogun yang ditangguhkan hingga bisa main kontra Belgia dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026.
"Kami merasa, ini waktunya bagi Asosiasi Sepak bola Eropa, yang terafiliasi dengan FIFA, mengintervensi dan bertanya soal bagaimana pengambilan keputusan terkait kasus Balogun," begitu pernyataan dalam surat yang disirkulasikan oleh Parlemen kepada 27 asosiasi sepak bola di Uni Eropa, dilansir Euronews.
