Hong mengaku, menerima jabatan sebagai pelatih Korea Selatan bukan keputusan yang mudah. Namun, sejak memutuskan menerima amanah tersebut, Hong bertekad menjalankan tanggung jawabnya hingga tuntas tanpa pernah memikirkan alasan lain untuk mundur.
"Jabatan pelatih tim nasional bukanlah keputusan yang mudah bagi saya. Namun, sejak memutuskan untuk menerima posisi itu, saya tidak memikirkan alasan lain. Saya percaya satu-satunya hal yang harus saya lakukan adalah menjalankan tanggung jawab yang telah dipercayakan hingga akhir,” kata Hong, mengutip Newsis.
Hong mengaku selama dua tahun terakhir, setiap keputusan yang diambilnya selalu diawali dengan pertanyaan "apakah langkah tersebut benar-benar menjadi pilihan terbaik bagi sepak bola Korea Selatan?", termasuk saat tengah menyiapkan pertandingan.
Hong mengakui tidak semua keputusannya selalu tepat. Hong menerima sepenuhnya kegagalan tim di Piala Dunia.
"Saya tidak bisa mengatakan, setiap keputusan yang diambil selalu benar. Namun, satu-satunya tolok ukur dari semua keputusan saya selalu adalah sepak bola Korea Selatan. Posisi pelatih adalah jabatan yang harus bertanggung jawab atas hasil tanpa memerlukan penjelasan apa pun," kata Hong.