4 Pemain Kolombia yang Direkrut Juventus per 18 Agustus 2026

- Jhon Lucumi direkrut Juventus dari Bologna seharga 18 juta euro pada musim panas 2026, menandatangani kontrak hingga 2030, dan menjadi pemain Kolombia keempat dalam sejarah rekrutan klub.
- Juan Cabal bergabung dari Hellas Verona pada 2024, tetapi menit bermainnya terganggu persaingan serta cedera hamstring, adductor, dan ACL; ia mencatat 2 gol serta 2 assist dalam 28 laga.
- Juan Cuadrado menyumbang 26 gol dan 65 assist dalam 314 laga sebelum pindah pada 2023, sedangkan Andres Tello tidak pernah debut untuk tim senior Juventus.
Selain merombak kekuatan sektor serangan, Juventus juga tidak lupa melakukan bongkar pasang jantung pertahanan dengan mengamankan tanda tangan Jhon lucumi seharga 18 juta (sekitar Rp371,6 miliar) dari Bologna. Kehadirannya tercatat menjadi pemain ketujuh yang didatangkan ke Allianz Stadium pada musim panas 2026. Bek kelahiran Santiago de Cali ini langsung menghuni daftar empat pemain berkebangsaan Kolombia yang pernah direkrut La Vecchia Signora per 18 Agustus 2026.
1. Jhon Lucumi menjadi rekrutan ketujuh Juventus pada musim panas 2026
Jhon Lucumi mengambil kesempatan mengukir petualangan baru dalam karier dengan memperkuat Juventus pada musim panas 2026. Ia bergabung setelah La Vecchia Signora membayar tebusan 18 juta euro (sekitar Rp371,6 miliar) kepada Bologna. Dirinya dipagari kontrak 4 tahun yang berlangsung sampai 2030. Kehadirannya berpeluang memperkaya pilihan bagi Luciano Spalletti dalam meramu kekuatan, khususnya di posisi bek tengah La Vecchia Signora.
Sebelum memutuskan berkarier di Turin, Lucumi didapatkan Bologna dari KRC Genk pada musim panas 2022. Pemain yang kini berusia 28 tahun ini sering dipasang sejak menit awal sebagai bek tengah. Ia bisa membaca permainan sehingga berguna untuk mengantisipasi jalur umpan lawan dan tidak ragu terlibat duel fisik demi merebut bola. Dengan tinggi 187 cm, dia tangguh dalam perebutan bola udara. Selain itu, kehadirannya dibutuhkan ketika memulai serangan dari lini belakang.
Lucumi sendiri berhasil menjelma menjadi salah satu pilar penting pertahanan Bologna. Ia berkontribusi membawa I Rossoblu memenangkan Coppa Italia 2024/2025. Selama tampil membela klub asal Emilia-Romagna tersebut, dirinya menyumbang 2 gol dan 4 assist dari total 152 pertandingan (12.448 menit) di berbagai kompetisi.
2. Juan Cabal lebih sering berkutat dengan berbagai cedera
Menjalani musim kedua membela Juventus, Juan Cabal tidak tampil secara reguler pada Serie A Italia 2025/2026. Dirinya kalah bersaing dengan Andrea Cambiaso dalam mengisi posisi bek kiri atau gelandang kiri. Selain itu, sumbangsihnya sempat terhalang lantaran cedera hamstring dan adductor. Ini berdampak terhadap menit bermain yang didapatkan. Pemain kelahiran Santiago de Cali tersebut tercatat merumput 12 kali (286 menit) dengan mencetak 2 gol. Di Berbagai ajang, dia membukukan 2 gol dan 1 assist dari 19 pertandingan bersama La Vecchia Signora.
Juventus mendapatkan jasa Cabal setelah menggelontorkan 12,8 juta euro (sekitar Rp264,4 miliar) kepada Hellas Verona pada musim panas 2024. Dirinya lantas memperoleh kontrak jangka panjang 5 tahun yang berlangsung sampai 2029. Tak berjalan lancar, pemain yang kini berusia 25 tahun tersebut sempat beristirahat panjang karena berkutat dengan cedera anterior cruciate ligament (ACL). Sejauh ini, dia dipasang dalam 28 pertandingan dengan mencatatkan 2 gol dan 2 assist di berbagai kompetisi.
3. Juan Cuadrado ikut mengawal Juventus menjuarai berbagai piala di kancah domestik
Juventus menggelontorkan biaya 20 juta euro (sekitar Rp413 miliar) demi mengamankan jasa Juan Cuadrado dari Chelsea pada musim panas 2017. Pemain yang kini berusia 38 tahun tersebut bukan sosok asing karena sebelumnya pernah mengembangkan potensi bersama La Vecchia Signora dengan status pinjaman. Ini menjadi modal berharga agar mempercepat waktu adaptasi.
Cuadrado sendiri merupakan sosok versatile yang mampu menjalankan berbagai peran di sisi kanan permainan Juventus. Pemain kelahiran Necocli ini mempunyai kecepatan serta keterampilan dribel untuk mengancam jantung pertahanan lawan. Dirinya rajin bergerak untuk memperkaya opsi umpan bagi rekan dan membuka ruang. Selain itu, dia mampu mendistribusikan umpan silang ke kotak penalti guna menciptakan peluang.
Ketika Juventus kehilangan penguasaan bola, Cuadrado rajin melakukan pressing agresif untuk menghambat progresi serangan lawan. Tak selalu berlangsung mulus, performanya sempat terhalang cedera. Pemain bertinggi 176 cm ini ikut mengawal Juventus menjuarai berbagai piala di kancah domestik. Ia mencetak 26 gol dan 65 assist dari 314 pertandingan bersama La Vecchia Signora. Setelah kontraknya habis, dia menerima pinangan dari rival, yaitu Inter Milan pada musim panas 2023.
4. Andres Tello tidak pernah mendapat kesempatan melakoni debut bersama skuad senior Juventus
Andreas Tello diboyong Juventus dengan status pinjaman dari Envigado FC pada musim dingin 2015. Ini menjadi pengalaman pertamanya mengembangkan karier di Eropa. Dirinya kemudian menimba ilmu bersama skuad U-19 La Vecchia Signora. Pemain kelahiran Medellin ini pernah menjalankan beberapa peran di sektor tengah dan belakang. Berkat performa yang ditunjukkan, ia dipermanenkan seharga 1,8 juta euro (sekitar Rp37,2 miliar) pada musim panas 2015.
Sayangnya, Tello sendiri ternyata tidak pernah memperoleh kesempatan debut bersama skuad senior Juventus. Sebab, pemain yang kini berusia 29 tahun ini dipinjamkan kepada Cagliari, Empoli, dan SSC Bari demi tetap mengumpulkan jam terbang. Tak masuk rencana masa depan La Vecchia Signora, dirinya dilepas permanen kepada Benevento Calcio pada musim panas 2018.
Keempat pemain berkebangsaan Kolombia ini tercatat pernah direkrut oleh Juventus. Lucumi diproyeksikan memperdalam kekuatan di posisi bek tengah. Cabal belum banyak menunjukkan kontribusi karena sempat berkutat dengan berbagai cedera. Sementara, Tello baru bergabung dengan Deportes Quindio pada musim panas 2026 dan Cuadrado sedang berstatus tanpa klub.





















