Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Laga Pertama Brighton Gagal Mencetak Gol pada 2026/2027
ilustrasi pertandingan Brighton (unsplash.com/Alex Simpson)
  • Brighton mencetak 34 gol dalam 13 laga awal 2026/2027, tetapi sudah tiga kali gagal membobol gawang lawan.
  • Pada playoff UECL melawan Tromso dan fase liga kontra Jablonec, Brighton mendominasi penguasaan bola serta tembakan, namun kedua laga tandang berakhir 0-0.
  • Brighton pertama kali mandul di EPL saat kalah 0-2 dari Liverpool, meski lebih menguasai bola; posisi mereka tetap peringkat tiga klasemen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Brighton & Hove Albion tampil luar biasa pada awal 2026/2027. Salah satu aspek paling memukau dari penampilan mereka adalah ketajaman lini depan. The Seagulls mencetak 34 gol dalam 13 laga pertama, setara dengan hampir 3 gol per laga. Namun, ada pula momen saat Brighton nihil gol dan sejauh ini sudah terjadi tiga kali.

1. Brighton tertahan tanpa gol di markas Tromso pada laga playoff UECL

Laga pertama Brighton pada 2026/2027 bukanlah di kancah domestik. Sebelum English Premier League (EPL) dimulai, Brighton lebih dulu melakoni laga playoff UEFA Conference League (UECL). Mereka harus melewati wakil Norwegia, Tromso, untuk lolos ke fase liga. Pada leg pertama, The Seagulls kebagian jatah menjadi tamu.

Meski bermain di markas lawan, Brighton tampil dominan. Mereka mencatat 68 persen penguasaan bola dan total 25 tembakan. Sayangnya, semua percobaan Brighton gagal menjadi gol, salah satunya karena penampilan apik kiper lawan. Di sisi lain, tim tamu juga beruntung karena dua peluang emas Tromso gagal dimaksimalkan.

Brighton pun harus puas menutup partai perdana pada 2026/2027 dengan hasil imbang 0-0. Namun, mereka menebusnya pada leg kedua dengan menghajar Tromso 4-0. Hasil itu membawa Brighton memasuki fase liga UECL dengan meyakinkan.

2. Brighton tampil amat dominan atas Jablonec tapi kesulitan membuat peluang bersih

Brighton kembali pamer ketajaman saat tampil di fase liga UECL 2026/2027. Mereka menang 4-0 saat menjamu Kauno Zalgiris pada matchday pertama. The Seagulls pun sempat memimpin klasemen sementara. Namun, mereka lagi-lagi kesulitan saat harus bermain di markas lawan pada laga berikutnya.

Anak asuh Fabian Hurzeler tertahan tanpa gol di Ceko, tepatnya di kandang FK Jablonec. Skenarionya pun mirip seperti saat dijamu Tromso. Penguasaan bola Brighton mencapai 71 persen dan ada total 26 tembakan. Namun, tim tamu malah lebih jarang membuat peluang bersih dibanding Jablonec yang mengandalkan serangan balik.

Skor imbang 0-0 pun sebenarnya terbilang cukup bagus bagi Brighton. Namun, mereka juga dirugikan karena tergusur ke peringkat sembilan klasemen sementara, alias di luar zona lolos langsung ke babak 16 besar. Berikutnya, mereka akan bertandang ke markas Getafe pada matchday 3.

3. Brighton pertama kali gagal bikin gol di EPL 2026/2027 saat dikalahkan Liverpool

Berselang 3 hari setelah bermain imbang dengan Jablonec, Brighton bertandang ke markas Liverpool pada pekan 8 EPL. Sebelumnya, Brighton amat tajam dalam tujuh laga pertama liga. Mereka tak pernah absen mencetak gol dan sukses membobol gawang lawan 23 kali. The Seagulls bahkan sempat menghajar juara bertahan Arsenal 3-0.

Brighton pun sebenarnya tampil cukup meyakinkan di Anfield. Mereka lebih banyak menguasai bola dan membuat tembakan. Namun, upaya Brighton hanya sebatas jadi peluang. Yasin Ayari khususnya disorot karena mendapat dua kans bagus, tetapi sepakannya hanya melambung tinggi dan membentur tiang.

Sebaliknya, Liverpool tampil lebih efektif. Mereka mencetak dua gol pada menit 17 dan 21 hingga menang 2-0. Brighton pun untuk pertama kalinya gagal mencetak gol dalam laga EPL 2026/2027. Beruntung, posisi mereka di peringkat tiga klasemen belum berubah.

Ketajaman lini depan menjadi kunci raihan memukau Brighton & Hove Albion pada awal 2026/2027. Namun, sewaktu-waktu mereka juga bisa gagal bikin gol. The Seagulls harus memastikan bahwa hal itu tak sering terjadi jika ingin mengejar prestasi musim ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article