Lucas Paqueta tercatat telah membela Brasil 62 kali per 2 Juni 2026. Gelandang kidal setinggi 1,8 meter itu berhasil mencetak 13 gol dan 8 assist. Terdapat tiga laga ketika pria yang lahir pada 27 Agustus 1997 ini membuat kedua kontribusi tersebut secara bersamaan. Berikut detailnya.
3 Laga Pertama Lucas Paqueta Cetak Gol dan Assist untuk Brasil

1. Lucas Paqueta menjadi bintang dalam kemenangan 4-0 Brasil atas Bolivia pada 29 Maret 2022
Lucas Paqueta mencetak gol dan assist dalam laga yang sama untuk pertama kalinya bersama Brasil pada 29 Maret 2022. Mereka menjalalni matchday terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL sebagai tamu di Estadio Hernando Siles. Kontribusi dari Paqueta membantu Brasil menang 4-0. Ia menjadi pemain yang membuka papan skor pada menit 24. Paqueta menuntaskan umpan cerdik dari Bruno Guimaraes yang melakukan nutmeg kepada Jose Maria Carrasco. Richarlison menggandakan keunggulan beberapa saat sebelum babak pertama selesai setelah menuntaskan bola liar di tiang jauh yang berasal dari tendangan Antony yang mengalami defleksi.
Paqueta lantas membalas budi kepada Guimaraes pada menit 66. Pemain yang memakai nomor punggung 7 ini mendapat bola liar dari hasil tackle Franz Gonzales kepada Gabriel Martinelli. Paqueta langsung melepaskan umpan cip setelah melihat Guimaraes menusuk ke kotak penalti. Guimaraes menyelesaikannya dengan tembakan voli kaki kanan pada sentuhan pertama. Paqueta menyudahi penampilannya usai digantikan Arthur Melo pada menit 77. Richarlison kemudian mengukir brace sekaligus menyudahi pesta Brasil pada menit 90+1. Ia dengan mudah mendorong rebound di depan gawang yang berasal dari percobaan Rodrygo yang ditepis kiper Bolivia, Ruben Cordano.
2. Lucas Paqueta membantu Brasil mengalahkan Paraguay 4-1 pada 28 Juni 2024
Setelah 29 Maret 2022, Lucas Paqueta baru kembali membuat gol dan assist dalam laga yang sama untuk Brasil pada 28 Juni 2024. Mereka melakoni matchday kedua fase grup Copa America 2024 melawan Paraguay di Allegiant Stadium, Amerika Serikat. Vinicius Junior memecah kebuntuan pada menit 35 setelah menuntaskan wall pass dari Paqueta. Empat menit sebelumnya, Paqueta sebetulnya mendapat kesempatan untuk membuka papan skor lewat titik putih. Brasil menerima hadiah penalti usai Andreas Cubas melakukan handball. Sayangnya, eksekusi Paqueta dengan teknik stutter melebar. Savinho lantas menggandakan keunggulan Brasil pada menit 43 dengan memaksimalkan rebound di tiang jauh. Vinicius mengemas brace pada menit 45+5. Ia berhasil mengeblok usaha Omar Alderete dalam membuang bola di depan gawang.
Alderete menebus kesalahannya itu pada menit 48 lewat sebuah tendangan jarak jauh. Namun, gol tersebut hanya menjadi hiburan. Brasil menambah satu gol sebelum pertandingan selesai melalui eksekusi penalti Paqueta pada menit 90+1. Mereka kembali mendapat hadiah 12 pas berkat handball yang kali ini dilakukan Mathias Villasanti. Paqueta tetap melepaskan tendangan dengan teknik stutter. Ia bahkan menaruh bola ke arah yang sama. Namun, lajunya lebih rendah dan pelan. Ia pun sukses mengecoh Rodrigo Morinigo yang meloncat ke sisi berlawanan. Sebagai catatan, Paraguay menyudahi pertandingan dengan sepuluh orang. Meski sudah mengantongi kartu kuning, Cubas menerima kartu merah langsung pada menit 81 akibat menendang Douglas Luiz usai sama-sama terjatuh ketika berduel.
3. Lucas Paqueta mencetak gol dan assist sebagai pengganti pada 31 Mei 2026
Laga ketiga ketika Lucas Paqueta menciptakan gol dan assist untuk Brasil terjadi pada 31 Mei 2026. Hebatnya, ia melakukannya sebagai pengganti. Mereka beruji coba dengan Panama di kandang, Estadio Jornalista Mario Filho, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala Dunia 2026. Paqueta baru bermain mulai babak kedua setelah menggantikan Bruno Guimaraes. Ketika masuk lapangan, timnya sudah unggul 2-1 berkat gol Vinicius Junior (2’) dan Casemiro (39’). Sementara, satu gol Panama dibuat Amir Murillo (14’).
Rayan mencetak gol ketiga Brasil pada menit 53. Paqueta kemudian mencatatkan namanya di papan skor 7 menit berselang. Ia menyelesaikan umpan tarik dari Douglas Santos dengan tendangan kaki kiri kencang di dalam kotak penalti. Igor Thiago membuat Brasil unggul 5-1 pada menit 65 usai mengeksekusi hadiah penalti yang berasal dari pelanggaran Orlando Mosquera kepadanya. Danilo Santos lantas menciptakan gol pemungkas Brasil pada menit 81. Ia mendapat umpan lob terukur dari Paqueta. Panama menambah satu gol hiburan lewat Carlos Harvey pada menit 84.
Tiga laga di atas merupakan gambaran dari peran krusial yang bisa dimainkan Lucas Paqueta di Timnas Brasil. Ia mampu menjadi kreator maupun penuntas peluang. Sang pelatih, Carlo Ancelotti, tentu berharap kualitas terbaik anak asuhnya itu dapat keluar di Piala Dunia 2026 demi mengejar target juara.