Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Laga Terakhir AC Milan di Serie A 2025/2026, Gagal Penuhi Target!

5 Laga Terakhir AC Milan di Serie A 2025/2026, Gagal Penuhi Target!
ilustrasi AC Milan (pixabay.com/chatst2)
Intinya Sih
  • AC Milan gagal menutup musim Serie A 2025/2026 dengan baik meski fokus di liga domestik, setelah performa mereka menurun drastis pada lima laga terakhir.
  • Dari posisi kedua pada pekan ke-33, Rossoneri terpuruk akibat hasil imbang dan kekalahan beruntun melawan Juventus, Sassuolo, serta Atalanta sebelum sempat menang tipis atas Genoa.
  • Kekalahan mengejutkan 1-2 dari Cagliari di laga terakhir membuat AC Milan finis di peringkat kelima dan gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

AC Milan menutup 2025/2026 dengan hasil memalukan. Sejak awal, Rossoneri mengarungi musim ini tanpa bermain di kompetisi Eropa. Hal itu sebenarnya memberi mereka kesempatan untuk lebih fokus ke kancah domestik. Namun, skuad asuhan Massimiliano Allegri tetap gagal meraih prestasi.

AC Milan sebenarnya sempat terlibat persaingan juara Serie A musim ini. Namun, performa mereka belakangan menurun hingga tak mampu mengejar Inter Milan di puncak klasemen. Target mereka pun berubah menjadi sekadar finis di empat besar klasemen demi lolos ke Liga Champions Eropa musim depan.

Sialnya, target itu pun gagal mereka dapatkan. Sempat menghuni tangga kedua pada pekan 33, AC Milan akhirnya hanya finis di peringkat lima. Sebabnya adalah deretan hasil buruk dalam lima laga terakhir. Inilah ulasan kelima laga tersebut.

1. AC Milan ditahan imbang Juventus tanpa gol pada laga pekan 33

Hingga pekan 33 Serie A 2025/2026, AC Milan bertengger di peringkat kedua klasemen. Mereka tertinggal 12 poin dari Inter Milan hingga sudah hampir pasti gagal juara. Namun, Rossoneri amat mungkin finis empat besar karena sudah unggul delapan poin dari tim di peringkat kelima. Sialnya, situasi mulai memburuk pada pekan 34.

AC Milan saat itu hanya bermain imbang 0-0 dengan Juventus di San Siro. Hasil itu tak mengejutkan karena duel kedua tim memang senantiasa berjalan sengit. Namun, Rossoneri jadi turun ke peringkat ketiga. Jarak mereka dengan peringkat kelima mengecil jadi enam angka. AC Milan pun dituntut bangkit pada pekan berikutnya demi mempertahankan posisi.

2. Sepuluh pemain AC Milan tumbang 0-2 di markas Sassuolo

Misi AC Milan untuk bangkit berantakan pada pekan 35. Bertandang ke markas Sassuolo, Rossoneri digebuk dua gol tanpa balas. Gawang mereka bahkan sudah bobol saat laga baru berjalan 5 menit. Pencetak golnya adalah Domenico Berardi, pemain yang kini punya koleksi 12 gol dalam 21 laga melawan AC Milan.

Setelah tertinggal, keadaan makin sulit bagi AC Milan karena mereka harus bermain dengan sepuluh orang. Fikayo Tomori diusir wasit pada menit 24 karena dua kartu kuning. AC Milan lalu kebobolan lagi pada awal babak kedua hingga kalah 0-2. Rossoneri memang belum tergusur dari peringkat ketiga, tetapi mereka makin terancam oleh tim-tim di bawahnya.

3. AC Milan digebuk Atalanta di kandang sendiri pada pekan 36

AC Milan kembali ke kandang sendiri pada laga pekan 36 melawan Atalanta. Namun, bukannya bangkit, Rossoneri malah keok lagi. Atalanta sukses meneruskan rekor apik mereka atas AC Milan dalam beberapa tahun terakhir. La Dea meraih kemenangan kelima mereka dalam tujuh duel terakhir, kali ini dengan skor 3-2.

Atalanta bahkan sebenarnya bisa menang lebih telak karena sempat unggul 3-0. Jelang akhir laga, AC Milan membuka peluang comeback dramatis. Mereka mencetak dua gol balasan pada menit 88 dan 94. Sayangnya, tuan rumah kehabisan waktu untuk mengejar gol ketiga. Hasil itu pun membuat AC Milan turun ke peringkat empat klasemen.

4. AC Milan kembali ke jalur kemenangan saat bertamu ke Genoa

AC Milan akhirnya kembali ke jalur kemenangan pada pekan 37. Bertamu ke markas Genoa, mereka unggul tipis 2-1. Hasil itu tak diraih dengan mudah. AC Milan harus menunggu hingga babak kedua untuk membuka skor via penalti Christopher Nkunku. Mereka juga baru bisa menggandakan skor pada menit 81.

Genoa lalu sempat mengejar berkat gol balasan Johan Vasquez. Namun, tim tamu berhasil menjaga keunggulan hingga akhir. AC Milan pun menutup pekan 37 dengan naik lagi ke peringkat tiga klasemen. Dengan jarak dua poin atas tim peringkat kelima, peluang AC Milan untuk finis di empat besar terbuka lebar.

5. Kekalahan mengejutkan dari Cagliari pada pekan terakhir membuat AC Milan gagal finis empat besar

Jelang pekan penutup Serie A 2025/2026, AC Milan layak pede lolos ke UCL musim depan. Pasalnya, nasib mereka berada di tangan mereka sendiri. Jika bisa mengalahkan Cagliari yang datang berkunjung, Rossoneri akan dipastikan finis empat besar. Peluang AC Milan pun terbilang besar karena mereka punya rekor bagus atas sang lawan.

Ternyata, hasil yang terjadi sungguh di luar dugaan. AC Milan malah kalah 1-2 meski sempat unggul lebih dulu. Itu adalah kekalahan pertama mereka dari Cagliari di San Siro sejak 1997. Rossoneri pun disalip AS Roma dan Como 1907 yang meraih kemenangan. Mereka finis di peringkat kelima dan harus puas bermain di Liga Europa musim depan.

Deretan hasil buruk dalam lima laga terakhir Serie A 2025/2026 berujung fatal bagi AC Milan. Mereka hanya finis di peringkat lima dan gagal meraih tiket ke Liga Champions Eropa. Bisakah AC Milan meraih hasil lebih baik di Serie A musim depan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More