Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Langganan Baterai Jadi Andalan VinFast Gaet Konsumen EV

Langganan Baterai Jadi Andalan VinFast Gaet Konsumen EV
Chief Marketing Officer at VinFast, Astrid Ariani Wijana dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya Sih
  • VinFast memperkenalkan layanan langganan baterai untuk mengurangi kekhawatiran konsumen terhadap risiko dan biaya penggantian baterai mobil listrik.
  • Astrid Ariani Wijana menjelaskan bahwa konsep ini masih baru di Indonesia dan membutuhkan edukasi karena konsumen belum terbiasa membeli mobil tanpa memiliki baterainya.
  • Melalui skema langganan, harga mobil jadi lebih terjangkau, garansi baterai dijamin selama masa berlangganan, dan penggantian dilakukan jika performa turun di bawah 70 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – VinFast menawarkan layanan langganan baterai sebagai salah satu cara untuk menjawab keraguan masyarakat dalam mengadopsi mobil listrik. Skema tersebut memungkinkan risiko terkait baterai ditanggung oleh produsen, bukan konsumen.

Chief Marketing Officer VinFast Indonesia, Astrid Ariani Wijana, mengatakan layanan langganan baterai menjadi salah satu hal yang paling banyak membutuhkan edukasi saat VinFast pertama kali masuk ke Indonesia. Sebab, konsep membeli mobil tanpa memiliki baterai masih belum umum di kalangan masyarakat.

"Teknologi mobil listrik kan kayak sesuatu yang baru, gak semua orang paham. Kalau dulu tuh, yang saya rasakan banget, itu sebenarnya bukan teknologi listriknya, tapi servis berlangganan baterainya," katanya dalam Indonesia Summit 2026 dengan topik The New Influence: What Shapes Millennial and Gen Z Lifestyles in Digital Era di Jakarta, pada Rabu (17/6/2026).

Menurut dia, layanan langganan baterai tersebut lahir dari berbagai kekhawatiran yang kerap muncul terkait penggunaan mobil listrik. Banyak calon konsumen yang masih ragu beralih ke kendaraan listrik karena khawatir baterai mengalami kerusakan setelah digunakan selama beberapa tahun dan membutuhkan biaya penggantian besar.

Astrid menjelaskan, melalui skema langganan, baterai tidak menjadi milik konsumen. Dengan demikian, harga kendaraan yang dibeli menjadi lebih rendah. Harga mobil yang lebih terjangkau juga dinilai dapat membuat skema pembiayaan atau cicilan menjadi lebih ringan.

"Nah, justru berdasarkan insight ketakutan-ketakutan maupun kekhawatiran yang dimiliki oleh mereka yang mencegah mereka mengadopsi mobil listrik itu yang membuat VinFast keluar dengan services battery subscription, yang disebut berlangganan baterai," ujarnya.

Selain itu, VinFast memberikan garansi baterai selama masa berlangganan. Perusahaan juga menjaga kesehatan baterai agar tetap berada di atas 70 persen. Jika performa baterai turun di bawah batas tersebut, konsumen dapat melakukan penggantian baterai melalui VinFast.

Menurut Astrid, skema tersebut dirancang untuk menghilangkan kekhawatiran konsumen terkait risiko kepemilikan baterai yang selama ini menjadi salah satu hambatan dalam adopsi mobil listrik.

"Jadi, performa baterai kalau sampai turun di bawah 70 persen, konsumen tuh tinggal datang ke VinFast dan sudah, ganti baterainya. Jadi beneran risiko baterai itu dihilangkan, gitu," kata Astrid.

Share Article
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More