Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Lawatan Terakhir Chelsea ke Markas PSG di UCL per 10 Maret 2026
potret stadion Paris Saint-Germain, Parc des Princes (pexels.com/TBD Traveller)
  • Chelsea dan PSG kembali bentrok di babak 16 besar Liga Champions 2025/2026, dengan leg pertama digelar di Parc des Princes pada 12 Maret 2026.
  • Dari empat lawatan terakhir ke markas PSG, Chelsea hanya menang sekali pada musim 2004/2005, sementara tiga laga berikutnya berakhir dengan dua kekalahan dan satu hasil imbang.
  • Kemenangan Chelsea atas PSG di final Piala Dunia Antarklub 2025 menjadi modal penting jelang duel tandang mereka di Paris kali ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Laga penuh gengsi tersaji pada babak 16 besar Liga Champions Eropa 2025/2026. Chelsea bersua Paris Saint-Germain (PSG) untuk memperebutkan tiket perempat final. Pada leg pertama, duel dihelat di Parc des Princes, Prancis, Kamis (12/3/2026) pukul 03.00 WIB.

Dalam sejarahnya, Chelsea dan PSG sudah bertemu delapan kali di Liga Champions. Meski cukup sering, kedua tim terakhir kali bertemu adalah sedekade lalu. Bagi Chelsea, kunjungan ke markas PSG tak pernah mudah. Dalam riwayatnya, Chelsea kerap mengalami kesulitan. 

Jelang kunjungan tengah pekan nanti, begini empat partai tandang terakhir Chelsea ke markas PSG di Liga Champions per 10 Maret 2026. 

1. Chelsea mempermalukan PSG tiga gol tanpa balas pada kunjungan musim 2004/2005

Chelsea bertemu pertama kali dengan PSG di Liga Champions 2004/2005. Kala itu, kedua tim tergabung dalam Grup H. Bentrokan perdana terjadi pada matchday kesatu dengan dimenangkan Chelsea. Bertamu ke Parc des Princes, Chelsea menang telak 3-0. 

Saat itu, Chelsea merupakan kekuatan baru di Eropa. Sementara, PSG bukanlah raksasa seperti sekarang. Dengan ditangani Jose Mourinho, Chelsea bisa mengalahkan PSG di depan pendukungnya. Chelsea mampu mencuri tiga poin berkat brace Didier Drogba dan John Terry.  

2. Chelsea kembali bertamu ke markas PSG di Liga Champions 2013/2014

Setelah 9 tahun tidak berjumpa, Chelsea kembali bentrok kontra PSG. Kali ini, kedua tim bertarung pada perempat final. Namun, PSG sudah berbeda jauh dengan dihuni pemain bintang. Chelsea harus merasakan kekalahan dengan skor 1-3 di Parc des Princes. 

Sejatinya, pertarungan ketat tersaji sejak awal permainan. PSG mampu unggul cepat berkat gol Ezequiel Lavezzi pada menit 4. Namun, Chelsea bisa menyamakan kedudukan via gol penalti yang dicetak Eden Hazard pada menit 27. Skor 1-1 ini bertahan hingga babak pertama usai. 

Selepas jeda, PSG tampil lebih dominan. Gol bunuh diri David Luiz membuat PSG kembali memimpin 2-1. Chelsea sempat berupaya menyamakan kedudukan. Namun, PSG mencetak gol ketiganya sekaligus memastikan kemenangan melalui Javier Pastore pada menit 90+3.

3. Semusim berselang pada 2014/2015, Chelsea kembali bertemu PSG di babak 16 besar

Chelsea harus bertarung kembali dengan PSG di Liga Champions 2014/2015. Pada musim sebelumnya, Chelsea berhasil menyingkirkan PSG setelah menang agregat gol tandang. Kali ini, Chelsea kembali menyamabangi Ibu Kota Prancis pada babak 16 besar. 

Berbeda dari kunjungan musim sebelumnya, Chelsea berhasil membawa pulang satu poin. Skor 1-1 menjadi hasil akhir bagi kedua tim. Meski sebagai tim tamu, Chelsea mampu meladeni permainan sang tua rumah. Branislav Ivanonovic membawa Chelsea unggul 1-0 saat jeda. 

Memasuki babak kedua, PSG bermain lebih ofensif demi mencetak gol penyama. Hasilnya, Edinson Cavani menjebol gawang Chelsea pada menit 54. Setelah itu, kedua tim berupaya mencari gol penyama. Namun, tidak ada gol tambahan tercipta hingga peluit akhir dibunyikan.

4. Chelsea kembali menelan kekalahan di kandang PSG pada 2015/2016

Selama 3 musim beruntun, Chelsea bertemu lagi dengan PSG pada fase gugur Liga Champions. Pada musim 2015/2016, Chelsea harus bertandang lagi ke Parc des Princes. Sayangnya, tim yang saat itu dilatih Guus Hiddink menderita kekalahan 1-2. 

Sejatinya, Chelsea mampu memberikan perlawanan ketat di sepanjang laga kontra PSG. Pada babak pertama, kedua tim bermain imbang 1-1. PSG unggul terlebih dahulu melalui gol Zlatan Ibrahimovic. Sementara, Chelsea menyamakan skor berkat gol yang dibuat John Obi Mikel

Selepas turun minum, PSG tampil mendominasi hingga membuat Chelsea kesulitan keluar dari tekanan. Edinson Cavani kembali menjadi momok bagi lini pertahanan Chelsea. Golnya menit 78 membuat PSG unggul 2-1. Skor tersebut tidak berubah hingga akhir pertandingan.

Dari riwayat kunjungan di atas, Chelsea hanya bisa menang sekali di kandang PSG. Selebihnya, mereka terus menelan kekalahan. Namun, kondisi kini telah berbeda jauh. Pada pertemuan terakhir di final Piala Dunia Antarklub 2025, Chelsea mampu menang 3-0 atas PSG. Ini menjadi modal penting bagi Chelsea untuk mencuri kemenangan di Parc des Princes nanti. Mampukah Chelsea melakukannya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team