Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pengembangan kompetisi sepak bola, khususnya liga putri, harus mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Menurutnya, kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari belasan ribu pulau membuat biaya operasional klub menjadi tantangan tersendiri. Erick menyebut PSSI harus berhitung secara kalkulatif agar klub tidak mengalami kesulitan finansial akibat kompetisi.
"Jangan sampai juga kita melahirkan liga, ya, tanpa ada yang menjaga keberlanjutan liga itu. Di banyak negara udah banyak yang bubar juga. Ya, di Amerika pernah bubar. Bayangin, Amerika, juara dunia sepak bola wanita, bubar liganya. Sekarang baru bangun lagi karena ada Michelle Quan. Liga Putri di Belanda ada beberapa klub yang bubar," kata Erick Thohir.
"Nah, ini yang kita tidak mau. Kenapa kita mulai juga dengan kor 6 klub dengan kor juga hanya di sekitar Jabodetabek dulu. Karena cost structure. Ya, tidak mungkin kita memaksa klub-klub ya untuk travel jauh-jauh. Akhirnya nanti masalah kesejahteraan pemain bermasalah lagi. Gajinya telat, ya ada yang nggak dibayar," ujar Erick Thohir.