Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lini Depan Moncer, Inggris Hajar Kroasia di Piala Dunia 2026
Luka Modric (kiri) berduel dengan Harry Kane (kanan) di laga Grup L Piala Dunia 2026, Kamis (17/6/2026). (Photo by Richard Pelham / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
  • Inggris membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia lewat permainan agresif dan efektif sejak awal laga.
  • Harry Kane mencetak dua gol penting, termasuk penalti ulang dan sundulan dari sepak pojok, sementara Jude Bellingham menambah keunggulan di awal babak kedua.
  • Marcus Rashford menutup pesta gol Inggris pada menit ke-85 setelah memanfaatkan umpan Bukayo Saka, memastikan tiga poin perdana bagi The Three Lions.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Inggris sukses membungkam Kroasia dalam laga perdana mereka di Grup L Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. Efektivitas The Three Lions sukses mengunci kemenangan dengan skor 4-2.

Inggris memang tampil agresif sejak peluit kick-off dibunyikan. Skuad berjuluk The Three Lions itu memainkan bola dengan cepat dan memanfaatkan lebar lapangan untuk membongkar pertahanan Kroasia. Meski demikian, ancaman paling berbahaya mereka justru lahir dari situasi bola mati.

Kroasia yang lebih sering tertekan sesekali mampu melancarkan serangan balik berbahaya. Selain itu, pertahanan rapat skuad berjuluk Vatreni itu juga cukup solid meredam agresivitas lini depan Inggris yang dihuni banyak pemain bintang.

Namun, Kroasia harus tertinggal lebih dulu setelah kapten mereka, Luka Modric, melakukan pelanggaran di kotak penalti pada menit ke-9. Modric berniat menyapu bola, tetapi kakinya justru menghantam paha Noni Madueke yang datang dari belakang.

Harry Kane sempat gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya mampu ditepis Dominik Livakovic. Nahas, penalti itu harus diulang karena Livakovic dinilai bergerak lebih dulu dari garis gawang. Pada kesempatan kedua, eksekusi Kane sempurna untuk membawa Inggris unggul 1-0.

Meski tertinggal, Kroasia tampil lebih efektif dalam skema permainan terbuka. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-36, lewat aksi Martin Baturina.

Gol berawal dari serangan balik yang dipimpin Petar Sucic. Alih-alih menusuk ke kotak penalti, Sucic yang cerdik justru mengirim umpan tarik yang disambut sempurna oleh Baturina. Tembakan kerasnya tak mampu dibendung dan membuat skor kembali imbang 1-1.

Inggris kembali memimpin pada menit ke-42. Lagi-lagi, Kane menjadi pembeda. Berawal dari sepak pojok, striker Bayern Munich itu tak terkawal. Dia muncul dari belakang saat menyambar umpan Declan Rice dengan tandukan tajamnya.

Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Kroasia mampu menyamakan kedudukan tepat sebelum jeda. Pada menit 45+5, Petar Musa memanfaatkan umpan cerdik Ivan Perisic untuk membobol gawang Inggris dan menutup babak pertama dengan skor 2-2.

Pada paruh kedua, Inggris sukses memberikan kejutan kepada Vatreni. Jude Bellingham sukses menjebol gawang Kroasia saat duel di babak kedua baru berjalan dua menit. Tembakan datarnya dari sudut sempit berhasil meluncur ke pojok kiri gawang.

Daya kejut Inggris bertambah setelah itu. Bellingham dan Kane berkali-kali menggempur gawang Kroasia. Namun, mereka dibuat frustrasi oleh Livakovic dan para beknya yang jatuh bangun untuk mencegah Inggris menambah keunggulan.

Kroasia yang mengejar ketertinggalan langsung melakukan penyegaran. Mateo Kovacic, Igor Matanovic, Marco Pasalic, Andrej Kramaric, hingga Nikola Vlasic diturunkan untuk memberikan warna baru di atas lapangan.

Thomas Tuchel juga merotasi Inggris dengan menurunkan Morgan Rogers, Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Djed Spence. Penyegaran The Three Lions ternyata membuahkan hasil lebih dulu.

Rashford yang masuk menit ke-72 berhasil mencatatkan namanya di papan skor meni pada menit ke-85. Lewat serangan balik cepat, Rashford yang tak terkawal sukses mengontrol umpan tarik Saka dengan baik. Rashford melakukan satu sentuhan, lalu melepaskan tembakan datar yang meluncur deras ke pojok kanan gawang.

Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan The Three Lions dengan skor 4-2. Itu karena baik Inggris dan Kroasia gagal menambah gol hingga wasit meniup peluit panjang.

Editorial Team

Related Article