Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, turut dibuat takjub dengan gol ketiga yang dicetak Szoboszlai. Namun sebenarnya, Iraola menilai gol Alexis Mac Allister (21') dan Gakpo (54') juga cukup menghipnotis.
"Saya pikir, sejujurnya, tiga gol yang kami cetak sangat bagus. Bagaimana proses terciptanya gol-gol tersebut. Gol pertama dan kedua juga sangat penting bagi kami. Namun, gol ketiga jelas merupakan worldie, sebuah gol yang luar biasa," kata Iraola selepas laga, dikutip dari laman resmi klub.
Iraola menilai Szoboszlai memiliki keistimewaan ketika melepaskan tembakan dari jarak jauh. Sebab, ketika Szoboszlai sudah bersiap menembak, orang-orang di sekitarnya selalu memiliki keyakinan bahwa bola bisa berakhir menjadi gol.
"Hal yang membuat Dom berbeda adalah, sebelum dia melepaskan tembakan, Anda sudah percaya bahwa dia mungkin akan mencetak gol. Ketika pemain lain menembak dari jarak sejauh itu, mungkin Anda berpikir, 'Terlalu jauh'. Namun, ketika Dom yang melakukannya, semua orang berpikir dia mungkin saja mencetak gol," ujar Iraola.