Wonderkid Manchester United Ngotot Mau Pergi, Kenapa?

- JJ Gabriel ingin segera meninggalkan Carrington, membuat petinggi Manchester United berupaya membujuknya.
- Ia disebut kecewa karena jalur karier yang dijanjikan belum terealisasi dan kesempatan bermain di tim senior minim.
- Real Madrid, Barcelona, dan PSG dilaporkan mengintip peluang, sementara Gabriel bisa pindah ke klub Uni Eropa saat berusia 16 tahun.
Jakarta, IDN Times - Manchester United tengah dilanda masalah internal yang mengejutkan publik Old Trafford. Wonderkid berusia 16 tahun mereka, JJ Gabriel, secara mendadak ingin segera angkat kaki dari Carrington.
Sikap Gabriel ini langsung membuat jajaran petinggi Setan Merah, termasuk CEO Omar Berrada dan Direktur Olahraga Jason Wilcox, kebingungan. BBC melansir, mereka tengah berupaya keras membujuk sang pemain untuk mengurungkan niatnya.
1. Janji manis klub yang dianggap sekadar omong kosong
Pangkal kekecewaan Gabriel disinyalir berasal dari janji-janji manis pihak manajemen tak kunjung terealisasi. Sumber terdekat pemain, menurut laporan BBC, berakar pada jalur karier yang dijanjikan kepada Gabriel.
Gabriel merasa dianaktirikan karena minimnya kesempatan bermain di tim senior. Gabriel kecewa karena gagal mendapat kesempatan tampil bersama tim senior di berbagai laga uji coba pramusim, hingga kompetisi resmi musim ini.
Dalih manajemen, fisik Gabriel belum siap untuk bertarung di level tertinggi. Alasan ini ditolak mentah-mentah oleh pihak sang pemain yang membandingkannya dengan keberhasilan Max Dowman (15 tahun) di Arsenal dan Lennart Karl (17 tahun) di Bayern Munich.
2. Diincar tiga raksasa Eropa
Situasi panas ini langsung diendus oleh sejumlah klub raksasa Eropa yang sedang memburu talenta muda potensial. Real Madrid, Barcelona, dan Paris Saint-Germain (PSG) dilaporkan tengah mengintip peluang untuk membajak Gabriel dari Old Trafford
Gabriel jelas menjadi properti panas saat ini. Bayangkan, ia menyabet gelar Pemain Terbaik U-18 Premier League musim lalu, saat usianya baru menginjak 14 tahun. Status itu didapat setelah menorehkan 23 gol.
3. Ancaman lepas secara gratis tanpa kompensasi
Skenario terburuk yang menghantui manajemen Setan Merah adalah kehilangan Gabriel secara cuma-cuma. Hal ini bisa terjadi ketika sang pemain resmi menginjak usia 16 tahun pada 6 Oktober 2026.
Pasalnya, Gabriel memiliki paspor Uni Eropa, yang membuatnya bebas pindah ke klub di wilayah tersebut. Kasus serupa pernah terjadi ketika West Bromwich Albion harus kehilangan Louie Barry (16 tahun) yang dipinang Barcelona pada 2019 lalu.





















