Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

MU dan Arsenal Kesal Sama Wasit, Howard Webb Dalam Tekanan

2 min read
MU dan Arsenal Kesal Sama Wasit, Howard Webb Dalam Tekanan
ilustrasi wasit sepak bola (pixabay.com/planet_fox)
  • Howard Webb kembali disorot setelah Pro Ref mengakui kesalahan VAR dalam Derby Manchester: gol Haaland tetap sah meski Enzo Fernandez offside dan dinilai mengganggu permainan.
  • Arsenal meminta penjelasan atas penalti untuk Sunderland saat melawan mereka, sementara klub-klub mempertanyakan penerapan aturan tarik-menarik di kotak penalti yang dinilai belum konsisten.
  • Mantan wasit Dermot Gallagher menilai wasit dan VAR kehilangan fokus pada situasi penting, karena terlalu terpaku pada sentuhan Fernandez ketimbang dampak posisinya terhadap permainan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kepala Perwasitan Premier League, Howard Webb, berada dalam tekanan setelah kembali terjadi kesalahan besar yang melibatkan wasit. Manchester United (MU) dan Arsenal sampai kesal.

Webb kembali jadi sorotan usai adanya kontroversi terbaru terjadi dalam Derby Manchester pada akhir pekan lalu. Selaku Chief Refereeing Officer di Pro Ref, dia telah mengambil tindakan terhadap tim VAR yang bertugas dalam laga MU lawan Manchester City.

Pro Ref kemudian menghubungi MU untuk menjelaskan kesalahan tersebut. Mereka mengakui adanya error of judgment karena gol Haaland tidak dianulir meski Enzo Fernandez berada dalam posisi offside dan dinilai mengganggu jalannya permainan.

  1. 1. Arsenal juga minta penjelasan wasit

    Bukan hanya MU yang mempertanyakan keputusan perangkat pertandingan. Arsenal juga telah menghubungi Webb setelah pertandingan melawan Sunderland.

    Arsenal merasa keberatan dengan keputusan wasit John Brooks yang memberikan penalti kepada Sunderland akhir pekan lalu setelah Ezri Konsa dinilai melakukan pelanggaran terhadap Dan Ballard.

    Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyampaikan kekecewaannya setelah pertandingan. Arsenal kemudian meminta penjelasan mengenai alasan penalti tersebut diberikan.

    Wasit Premier League memang mendapat instruksi untuk memperketat pengawasan terhadap aksi saling tarik atau grappling di dalam kotak penalti. Namun, Arsenal diyakini merasa dirugikan karena situasi serupa dalam pertandingan lain tidak selalu dihukum.

  2. 2. Arahan baru untuk wasit tak terlaksana dengan baik

    Kekhawatiran tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesalahan individu, tetapi juga penerapan arahan baru pada musim ini, termasuk aturan mengenai aksi saling tarik di kotak penalti.

    Menurut laporan "Mirror", sejumlah klub mempertanyakan mengapa arahan tersebut belum diterapkan secara konsisten dan mengapa kesalahan besar masih terus terjadi.

    Webb telah hampir empat tahun memimpin sistem perwasitan di Inggris. Meski ada pengakuan bahwa dia berupaya mendorong perubahan dan memiliki komunikasi yang baik dengan klub, standar perwasitan tetap menjadi sumber frustrasi.

  3. 3. Wasit kerap hilang fokus

    Mantan wasit Premier League, Dermot Gallagher, menilai perangkat pertandingan kehilangan fokus dalam situasi penting, termasuk ketika menentukan apakah gol harus dianulir karena offside.

    Gallagher mengatakan perhatian wasit dan VAR terlalu terfokus pada apakah Fernandez menyentuh bola atau tidak dalam laga MU lawan ManCity. Padahal, ada hal lain yang harus diperhatikan.

    "Saya pikir mereka terlalu fokus pada apakah Fernandez menyentuh bola. Dia memang tidak menyentuhnya, tetapi mereka kehilangan fokus," kata Gallagher.

    Seiring protes MU dan Arsenal ini, telunjuk kembali mengarah pada Howard Webb. Perbaikan apa lagi yang akan dia lakukan agar integritas wasit di Inggrtis tetap terjaga?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More