Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Liverpool Pelan-pelan Sudah Sesuai dengan Keinginan Iraola
Pelatih Liverpool, Andoni Iraola (AFP / Darren Staples)
  • Liverpool mengalahkan Tottenham 3-1 di babak ketiga Carabao Cup 2026/27, setelah gol Alexis Mac Allister, Cody Gakpo, dan Dominik Szoboszlai membalas perlawanan lawan.
  • Meski menurunkan banyak pemain lapis kedua, Liverpool tampil agresif dengan enam peluang pada babak pertama, tetapi sempat tertekan setelah Conor Gallagher memperkecil skor.
  • Andoni Iraola puas karena energi dan tekanan Liverpool mulai mendekati standar permainannya, menjadi sinyal positif di tengah performa liga yang baru menghasilkan satu kemenangan dan tiga imbang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Liverpool menang 3-1 melawan Tottenham di Anfield. Alexis Mac Allister, Cody Gakpo, dan Dominik Szoboszlai membuat gol untuk Liverpool. Conor Gallagher membuat satu gol untuk Tottenham. Pelatih Andoni Iraola senang karena pemain Liverpool berlari dan menekan lawan dengan kuat. Sekarang Liverpool pelan-pelan bermain seperti yang Iraola mau.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rotasi pemain tidak menghilangkan intensitas Liverpool, yang tetap mampu menekan Tottenham, menciptakan peluang, dan menjaga kemenangan di tengah tekanan. Penilaian Iraola terhadap energi kolektif serta pressing tim menunjukkan adanya fondasi permainan yang kian terbentuk, memberikan tanda positif ketika performa liga mereka masih mencari konsistensi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Liverpool harus bekerja keras mengalahkan Tottenham Hotspur pada laga babak ketiga Carabao Cup 2026/27. Meski demikian, performa The Reds mulai mendekati gaya yang diinginkan manajer Andoni Iraola.

Liverpool menghadapi Tottenham pada babak ketiga Carabao Cup di Anfield, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB. Iraola melakukan sejumlah rotasi dengan menurunkan banyak pemain lapis kedua.

1. Liverpool tampil agresif di laga tersebut

Meski demikian, Liverpool tetap tampil agresif sejak awal pertandingan. Mereka menciptakan enam peluang dan melepaskan dua tembakan tepat sasaran pada babak pertama.

Alexis Mac Allister membuka keunggulan Liverpool pada menit ke-21. The Reds kemudian menggandakan skor melalui Cody Gakpo pada menit ke-54.

Tottenham memperkecil ketertinggalan lewat Conor Gallagher pada menit ke-60. Gol tersebut membuat Liverpool berada dalam tekanan dan beberapa kali hampir kebobolan gol kedua.

Namun, Liverpool mampu bertahan hingga akhir pertandingan. Dominik Szoboszlai kemudian memastikan kemenangan 3-1 lewat golnya pada masa injury time.

2. Iraola puas dengan perkembangan permainan Liverpool

Kemenangan tersebut membuat Iraola senang. Menurutnya, Liverpool perlahan mulai menunjukkan permainan sesuai dengan keinginannya.

Hal tersebut menjadi perkembangan positif bagi The Reds yang performanya di kompetisi liga masih belum konsisten. Liverpool baru mencatatkan satu kemenangan dan tiga hasil imbang.

"Saya rasa laga berjalan dengan fase berbeda-beda. Kami menekan lawan habis-habisan dan unggul, lalu ketika kami unggul, mereka malah bisa menekan kami, khususnya bikin kami kesulitan dari bola mati. Saya rasa kami tampil oke," ujar Iraola, dilansir ITV Sport.

3. Iraola melihat energi yang diinginkannya

Iraola menyoroti energi yang ditunjukkan para pemain Liverpool sepanjang pertandingan. Menurutnya, tekanan yang diberikan kepada Tottenham ketika timnya tampil bagus sudah mendekati standar permainan yang ingin diterapkannya.

"Saya merasakan energi dan semua pemain Liverpool dalam menekan lawan, saat kami lagi bagus-bagusnya. Itu mendekati versi yang kami inginkan untuk musim ini," tutur Iraola.

Curated For You

Editorial Team

Related Article