Maroko Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Permalukan Belanda

- Maroko melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belanda lewat adu penalti dengan skor akhir 3-2 di Estadio Guadalajara.
- Laga berlangsung ketat, Belanda sempat unggul lebih dulu melalui gol Cody Gakpo sebelum Maroko menyamakan kedudukan lewat tandukan Issa Diop di masa injury time.
- Ismael Saibari menjadi penentu kemenangan Maroko dalam drama adu penalti setelah eksekusinya sukses menaklukkan kiper Bart Verbruggen.
Jakarta, IDN Times - Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026. Mereka kalah dari Maroko dalam duel di Estadio Guadalajara, Selasa pagi WIB (30/6/202), lewat adu penalti dengan skor 2-3 (1-1).
Setelah babak pertama yang alot, laga berubah total pada paruh kedua. Usai hydration break di babak kedua, terjadi perubahan intensitas permainan yang signifikan.
Belanda yang melakukan penyegaran dengan masuknya Wout Weghorst dan Teun Koopmeiners, menggantikan Nathan Ake serta Bryan Brobbey, langsung mendapatkan efek instannya. Weghorst yang baru masuk, langsung menjadi pengubah situasi.
Menerima umpan panjang dari kiper Bart Verbruggen, Weghorst memantulkan bola ke arah Crysencio Summerville. Gangguan sempat diterima Summerville, hingga jatuh. Tapi, dia mampu melepaskan umpan ke Cody Gakpo dan meneruskannya menjadi gol lewat tembakan keras.
Setelahnya, Maroko meningkatkan intensitas serangan. Mereka terus menggempur pertahanan Belanda dengan permainan taktis dan begitu sabar dalam membongkar pertahanan.
Upaya Maroko berbuah manis di masa injury time. Belum genap semenit injury time, Maroko menjebol gawang Belanda lewat tandukan Issa Diop. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Di masa injury time, Maroko lebih dominan. Mereka mengambil inisiatif untuk terus menguasai bola, sementara Belanda dipaksa bertahan.
Peluang emas diciptakan Maroko pada menit 96. Soufiane Rahimi berhasil lolos dari tekel yang dilepaskan Paul van Hecke, untuk berhadapan langsung dengan Verbruggen. Dengan cepat, Rahimi melepaskan tembakan ke gawang Belanda. Tapi, Verbruggen melakukan penyelamatan krusial dan membuat skor masih bertahan 1-1.
Hingga babak kedua perpanjangan waktu, tak ada gol tercipta. Adu penalti terpaksa digelar demi menentukan pemenang.
Drama tersaji dalam babak tos-tosan. Penendang pertama Maroko, Neil El Aynaoui, gagal menyamakan skor setelah Koopmeiners menjebol gawang Maroko. Tapi, mendadak situasi berubah usai Justin Kluivert gagal juga menunaikan tugasnya buat Belanda.
Rahimi kali ini memanfaatkannya dengan baik untuk menyamakan skor. Gol Rahimi agak lucu, karena Verbruggen sebenarnya bisa memblok bola, namun mendadak masuk ke gawang sendiri.
Belanda kembali unggul setelah Weghorst menjebol gawang Maroko,. Kemudian, Chemsdine Talbi kembali menyamakan skor.
Ketegangan memuncak ketika Crysencio Summerville gagal. Dalam situasi ini, ada potensi Maroko unggul, tapi Achraf Hakimi malah meleset dengan tembakannya. Ismael Saibari akhirnya menjadi pahlawan Maroko. Dia mampu menjadi penentu kemenangan Maroko setelah eksekusinya menaklukkan Verbruggen. Maroko pun menang dengan skor 3-2 atas Belanda lewat adu penalti.

















