Milan Batal Jual Rafael Leao Gegara Sepi Peminat, Beralih ke Nkunku

- AC Milan mengubah strategi transfer musim panas 2026 dengan memasukkan Christopher Nkunku ke daftar jual setelah rencana melepas Rafael Leao tidak berjalan sesuai harapan.
- Leao sepi peminat karena Milan mematok harga sekitar 60 juta euro termasuk bonus; minat Besiktas, Galatasaray, dan Fenerbahce belum menghasilkan tawaran memadai.
- Karena sulit dijual, Leao diprediksi bertahan dan akan membahas perpanjangan kontrak hingga setelah 2028 bersama Gerry Cardinale, tanpa rencana kenaikan gaji.
Jakarta, IDN Times - AC Milan terpaksa mengubah manuvernya di bursa transfer musim panas 2026. Christopher Nkunku dilaporkan masuk dalam daftar jual klub, setelah bos Gerry Cardinale bertemu dengan pelatih Ruben Amorim.
Usut punya usut, pergeseran kebijakan ini disinyalir berkaitan erat dengan nasib Rafael Leao di San Siro. Lantas, apa penyebab sebenarnya dari dinamika transfer yang menyeret nasib Nkunku dan Leao?
1. Sepi peminat karena harganya kemahalan?
Football Italia melansir, skenario awal Milan di bursa transfer musim panas 2026 adalah menjual Leao. Dana segar hasil penjualannya tentu saja untuk mendanai pembelian pemain sayap baru.
Rencana ini diperkuat dengan kedatangan Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain (PSG) yang memakan biaya investasi nyaris 80 juta euro atau sekitar Rp1,6 triliun sesuai kurs saat ini. Nahas, skenario tersebut justru berantakan.
Leao sepi peminat, meski sebenarnya Besiktas, Galatasary, dan Fenerbahce, sempat melirik peluang mendatangkannya. Namun, tawaran dari mereka belum sesuai dengan yang diharapkan Milan.
2. Berapa sih banderol Leao?
Milan memang memagari Leao dengan mahar tinggi, sekitar 60 juta euro (Rp1,2 triliun), sudah termasuk bonus. Banderol itu dianggap terlalu mahal, membuat klub-klub peminat berpikir dua kali.
Sementara, tawaran yang disanggupi Besiktas, Galatasaray, dan Fenerbahce, belum sesuai ekspektasi. Kondisi ini yang membuat Leao diprediksi akan menetap di San Siro.
3. Leao dijadwalkan bertemu langsung dengan bos besar Milan
Kontrak Leao memang akan segera kedaluwarsa pada Juni 2028 mendatang, alias dua musim lagi. Karena niat menjualnya dengan harga mahal mentok, manajemen Rossoneri pun dikabarkan segera mengambil langkah baru.
Langkah taktis itu adalah memperpanjang kontrak winger berusia 27 tahun tersebut. Menurut laporan Sky Sport, Leão dan Cardinale akan membicarakan hal ini pada pekan depan. Namun, Milan dilaporkan enggan menambah gaji Leao.





















